Valliant Mulky Azzuri
Universitas Islam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GERAKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN PENCEGAHAN BENCANA MELALUI PROGRAM KALI BERSIH (PROKASI) Ainul Chanafi; A`izza Miftakhur Ro`ifa; Muhammad Y. Amrulloh; Imam M. Hidayatullah; Annis Duwi R. Khoiroh; Ismi Yulinda A. Apsari; Waisil Quro; Savela Arthamevia Ramadhina; Tarisa Daffa Maulidia; Nur'afiatun Nur'afiatun; Achmad Afif Ridho; Nizar Fahmi Ilmu; Valliant Mulky Azzuri
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan merupakan faktor utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Salah satu unsur lingkungan yang perlu dijaga adalah kebersihan sungai. Permasalahan kebersihan sungai selalu menjadi masalah utama dalam kebersihan lingkungan.  Selain itu, dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan untuk mencegah terjadinya bencana, diperlukan Gerakan yang berkelanjutan. Program Kali Bersih (PROKASI) adalah salah satu upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan di Desa Kalipare, Kabupaten Malang. Program pengabdian kepada masyarakat ini  menekankan pada gerakan kebersihan berkelanjutan dan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.  Langkah-langkah yang dilaksanakan dalam pelaksanaan program ini adalah Gerakan bersih-bersih di beberapa titik sungai di desa tersebut, serta  sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan kepada warga desa. Berbagai langkah ini dilakukan dalam jangka waktu tiga minggu dan mendapat sambutan baik dari warga desa. Diharapkan berbagai kegiatan yang dilakukan tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih baik dan menumbuhkan kesadaran warga Desa Klalipare tentang pentingnya kebersihan lingkungan dan kebiasaan menjaga lingkungan sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat desa yang sehat.
Pengunaan bahasa yang merepresentasikan dominasi kekuasaan dan perlawanannya dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi Valliant Mulky Azzuri; Abdul Rani; Hasan Busri
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.15480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis praktik-praktik bahasa yang digunakan untuk mempertahankan maupun menentang dominasi kekuasaan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Populasi penelitian adalah keseluruhan teks dalam novel Orang-Orang Oetimu, sedangkan sampel penelitian berupa kutipan-kutipan yang mengandung indikasi dominasi kekuasaan dan perlawanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka pembacaan intensif, dan pencatatan kutipan-kutipan yang relevan. Data dianalisis melalui tiga dimensi utama dalam analisis wacana kritis, yaitu dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi kekuasaan dalam novel direpresentasikan melalui penggunaan bahasa yang bersifat otoritatif, imperatif, dan mengandung ideologi institusi seperti militer, gereja, dan negara. Sementara itu, perlawanan terhadap dominasi tersebut muncul melalui penolakan eksplisit, penggunaan ironi, kritik tersembunyi dalam narasi, serta pembalikan makna dalam dialog tokoh. Bahasa menjadi arena ideologis yang memperlihatkan pertarungan antara kekuasaan dominan dan upaya resistensi dari tokoh-tokoh yang mengalami ketertindasan.