Abdul Rani
Program Pasca Sarjana Universitas Islam Malang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI DAN ASESMEN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI ANEKDOT UNTUK SISWA SMA Yuanita Widiastuti; Abdul Rani; Sri Wahyuni
Jurnal Semantik Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Number 1, February 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i1.p61-74

Abstract

This study aims to describe the implementation and assessment of differentiated learning on anecdotal material for high school students by reviewing the alignment of predetermined learning instruments. The design in this study is a mix method. The data collection procedure was carried out by researchers by distributing questionnaires and interviewing Indonesian language teachers in class X as respondents. Respondents filled out the prepared questionnaire using the Google Form format. Data analysis was carried out descriptively. The findings of the differentiated learning assessment research on content differentiation components are well implemented. The assessment of the process differentiation component was implemented well in two aspects, namely the implementation of the way in which the material was delivered varied according to students' understanding abilities and there were variations in activities to understand the material based on the container. Three aspects of the assessment indicators are still experiencing differentiation. Differentiated learning assessment on product differentiation components is well implemented. The results of the research on the implementation of differentiated learning assessments on anecdotal material for high school students serve as a guideline for Indonesian teachers in conducting assessments in favor of learning profiles.
Motivasi Berbicara Siswa dalam Kegiatan Bercerita Melalui Meshotell (Studi Kasus Kelas IX MTs Al-In’am) Faiqatul Jamilah; Ahmad Tabrani; Abdul Rani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1058

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil motivasi berbicara siswa dalam kegiatan bercerita melalui penggunaan metode pembelajaran show and tell. Lemahnya keterampilan berbicara siswa kelas IX MTs Al-In’am menjadi masalah yang mencoba diatasi dengan penerapan metode pembelajaran show and tell. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi Penelitian ini bertempat di MTs Al-In’am, Desa Banjar Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Data diperoleh melalui wawancara terhadap guru bahasa Indonesia di kelas tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Ditemukan hasil penelitian berupa terbentuknya beragam motivasi baru siswa berupa terbentuknya rasa percaya diri yang lebih baik, meningkatnya keterampilan berbicara di depan umum, sebagai metode baru yang menarik, menjadi metode mengasah public speaking hingga termotivasi bercerita dengan baik.
Penerapan E-Modul Pembelajaran Exe Learning Sebagai Website Responsive Digital dalam Membangun Pengetahuan Teks Eksplanasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia As'ad Norsalam; Abdul Rani
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan modul pembelajaran berbasis eXe Learning sebagai website responsive digital guna membangun pengetahuan siswa terkait pengajaran teks eksplanasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan studi kepustakaan yang melibatkan beberapa tahapan diantaranya pencarian studi literatur, pengembangan e-modul, dan pengujian kepada siswa. E-modul ini dikembangkan dengan memperhatikan konten materi yang sesuai dengan kurikulum terkini dan memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa. Dari hasil penelitian, terbukti bahwa e-modul pembelajaran Exe Learning sebagai platform website responsif memberikan banyak keunggulan. Siswa merasa e-modul ini sangat membantu dalam memahami pembelajaran teks eksplanasi. E-modul sebagai media pembelajaran mandiri juga mendapatkan respons positif dari siswa, karena mereka bisa akses dimanapun dan kapanpun. E-modul juga memberikan manfaat sebagai sarana evaluasi diri untuk mengukur penguasaan materi teks eksplanasi dengan adanya soal-soal interaktif. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kekurangan pada e-modul pembelajaran Exe Learning, yaitu tampilan yang masih terlalu simple dan konten yang kurang kompleks. Namun, dengan memperhatikan rekomendasi peneliti, e-modul dapat diperbaharui dan disempurnakan agar dapat mencakup seluruh aspek yang diperlukan dalam pembelajaran teks eksplanasi. Penelitian ini memberikan kontribusi baik terhadap perkembangan model pembelajaran berbasis teknologi. Diharapkan dari hasil penelitian ini memberikan dampak baik terhadap pendidik dan siswa dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dalam konteks pembelajaran teks eksplanasi. Penggunaan e-modul Exe Learning sebagai alat pembelajaran memberikan fleksibilitas dalam mengadaptasi dan mengubah konten sesuai perkembangan pembelajaran. Melalui pemanfaatan teknologi ini, pendidik dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih dinamis dan mendukung siswa dalam mencapai hasil belajar yang optimal.
Pengunaan bahasa yang merepresentasikan dominasi kekuasaan dan perlawanannya dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi Valliant Mulky Azzuri; Abdul Rani; Hasan Busri
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.15480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis praktik-praktik bahasa yang digunakan untuk mempertahankan maupun menentang dominasi kekuasaan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclough. Populasi penelitian adalah keseluruhan teks dalam novel Orang-Orang Oetimu, sedangkan sampel penelitian berupa kutipan-kutipan yang mengandung indikasi dominasi kekuasaan dan perlawanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka pembacaan intensif, dan pencatatan kutipan-kutipan yang relevan. Data dianalisis melalui tiga dimensi utama dalam analisis wacana kritis, yaitu dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi kekuasaan dalam novel direpresentasikan melalui penggunaan bahasa yang bersifat otoritatif, imperatif, dan mengandung ideologi institusi seperti militer, gereja, dan negara. Sementara itu, perlawanan terhadap dominasi tersebut muncul melalui penolakan eksplisit, penggunaan ironi, kritik tersembunyi dalam narasi, serta pembalikan makna dalam dialog tokoh. Bahasa menjadi arena ideologis yang memperlihatkan pertarungan antara kekuasaan dominan dan upaya resistensi dari tokoh-tokoh yang mengalami ketertindasan.
Preserving The Majapahit Cultural Heritage in Trowulan Through Innovative Indonesian Language Teaching Materials Nurul Kholifah; Sri Wahyuni; Abdul Rani
Aksara Vol 38, No 1 (2026): AKSARA, EDISI JUNI 2026
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v38i1.4947.247-264

Abstract

This study aims to develop digital Indonesian language teaching materials incorporating Majapahit culture in Trowulan to strengthen junior high school students’ cultural literacy and character development. The study employed a Research and Development method using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research subjects included Indonesian language teachers, junior high school students, and expert validators consisting of media experts and language/content experts. The research data comprised teacher and student needs analysis data, expert validation data, practicality test data, and effectiveness data. Data were collected through questionnaires, test, and validation sheets. Quantitative data were analyzed using SPSS, while qualitative data were analyzed descriptively to support interpretation. The results indicate that the developed digital teaching materials are valid based on expert evaluation and fall within the practical to very practical categories according to teacher and student responses. The materials demonstrate strengths in content relevance, ease of use, clarity of presentation, and integration of cultural values. Students also showed positive responses in terms of visual attractiveness, comprehension, and perceived usefulness. These findings suggest that integrating Majapahit culture into digital teaching materials supports contextual and meaningful Indonesian language learning. Therefore, the developed materials are feasible and effective as an alternative resource for culture-based learning aligned with the Merdeka Curriculum. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar bahasa Indonesia digital yang menggabungkan budaya Majapahit di Trowulan untuk memperkuat literasi budaya dan pengembangan karakter siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Subjek penelitian meliputi guru bahasa Indonesia, siswa SMP, dan validator ahli yang terdiri dari pakar media dan ahli bahasa/konten. Data penelitian terdiri dari data analisis kebutuhan guru dan siswa, data validasi ahli, data uji kepraktisan, dan data efektivitas. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes, dan lembar validasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan SPSS, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk mendukung interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar digital yang dikembangkan valid berdasarkan evaluasi ahli dan termasuk dalam kategori praktis hingga sangat praktis sesuai respon guru dan siswa. Materi menunjukkan kekuatan dalam relevansi konten, kemudahan penggunaan, kejelasan penyajian, dan integrasi nilai-nilai budaya. Siswa juga menunjukkan respon positif dari segi daya tarik visual, pemahaman, dan kegunaan yang dirasakan. Temuan ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan budaya Majapahit ke dalam bahan ajar digital mendukung pembelajaran bahasa Indonesia yang kontekstual dan bermakna. Oleh karena itu, materi yang dikembangkan layak dan efektif sebagai sumber alternatif pembelajaran berbasis budaya yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. 
ChatGPT as a Macro-Level Cognitive Scaffold for First-Language Argumentative Writing: A Quasi-Experimental Study in a Madrasah Context Jumaddil Jumaddil; Abdul Rani; Dyah Werdiningsih
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um039v11i12026p170-184

Abstract

Empirical evidence on the use of generative AI for first-language (L1) writing instruction in Indonesian secondary schools remains limited, and few studies have examined which specific writing competencies benefit most from such interventions. This study addresses this gap by positioning ChatGPT not merely as a text-generating tool, but as a dialogic scaffold that supports learners within their zone of proximal development. A quasi-experimental nonequivalent pretest-posttest control group design was conducted with sixty eleventh-grade students at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parigi, Central Sulawesi, Indonesia, taught by the same teacher across eight instructional meetings. Argumentative writing performance was assessed using an analytical rubric adapted and validated for L1 Indonesian contexts. The findings showed that ChatGPT-assisted instruction produced a large overall effect on argumentative writing achievement (Cohen’s d = 1.30). However, after Holm-Bonferroni correction for multiple comparisons, significant effects remained only in the macro-level dimensions of organisation and content, whereas vocabulary, language use, and mechanics did not retain statistical significance. The study contributes a dimensional-specificity perspective, suggesting that the pedagogical benefits of generative AI in writing instruction are not uniformly distributed across writing components but are concentrated at the level of argumentative macrostructure. These findings extend Vygotskian scaffolding theory into human-AI interaction and deepen current understanding of how generative AI supports L1 writing development in under-researched madrasah and geographically disadvantaged educational contexts.