Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Improving Speaking Skills through Tiktok Application: An Endevour of Utilizing Social Media in Higher Education Amalia Rahmawati; Moh Syafei; Moh Aris Prasetiyanto
Journal of Languages and Language Teaching Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v11i1.6633

Abstract

TikTok is one of the popular applications that contain short-video sharing. Every year, the number of users grows up in every country. They use TikTok not only as the media for entertainment and business but also as the media for learning. The aim of this research is to describe the effect of the TikTok application to improve students’ speaking skills. This research belongs to quasi-experimental research with group pre-post-test design involving 32  students in Diploma of Midwifery Program Universitas Muhammadiyah Kudus as the population. The sampling technique is total sampling with the experimental group (16 students) and control group (16 students). To know the students’ speaking skills, there are four components that must be measured, such as vocabulary, fluency, pronunciation, and comprehension. Moreover, the students’ score has been classified into five categories, they are very good, good, medium, low, and failed. After treatment, the score of speaking ability is improved for the experimental group. The vocabulary increases 45,6%, fluency increases 40,6%, pronunciation increases 31,6%, and comprehension increases 32,8% from the pre-test score. TikTok is a useful application that not only improves  speaking ability but also improves the students’ creativity, motivation, and vocabulary.If the students have wrong in speaking, they not only get the academic punishment but also digital punishment.
UPAYA UPSKILLING KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI STUNTING DI DESA LORAM KULON , KUDUS Ika Tristanti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Ade Ima Afifa Himayati; Moh Aris Prasetiyanto; Yoga Awalludin Nugraha
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1851

Abstract

Kader kesehatan merupakan komponen masyarakat yang sangat penting dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat.Saat ini, masih banyak kader kesehatan di Desa Loram Kulon yang melaksanakan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan yang kurang sesuai dengan standar operasional prosedurnya (SOP). Tujuan kegiatan Upskilling kader kesehatan dalam deteksi dini stunting adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam melaksanakan tugas,fungsinya sebagai kader dan mampu melaksanakan pengukuran antropometri dengan benar. Metode pelaksanaan kegiatan melalui 2 tahap yaitu 1) Tahap sosialisasi dan survei sebelum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, 2) Tahap pelaksanaan edukasi, pelatihan kader deteksi stunting . Kegiatan diikuti oleh 30 kader kesehatan, petugas desa dan Bidan Desa Loram Kulon. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Hasil evaluasi pelaksanaan upskilling  kader kesehatan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan  kader kesehatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader pada kegiatan posyandu dan kemampuannya dalam melakukan pengukuran antropometri bayi dan balita sebagai upaya deteksi dini stunting. Simpulan , Diharapkan semua kader kesehatan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal. Pemerintah desa dan bidan desa diharapkan selalu melakukan monitoring dan evaluasi kinerja kader kesehatan dalam pelaksanaan posyandu dan deteksi dini stunting
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI IPAS KELAS V SEKOLAH DASAR aufaa rihhadatul aisy; Septina Rahmawati; Yoga Awalludin Nugraha; Dhina Cahya Rohim; Moh. Aris Prasetiyanto
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7926

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the cooperative learning model Student Team Achievement Division (STAD) on students’ learning interest and achievement in the subject of Integrated Science and Social Studies (IPAS) for fifth-grade students at SD 3 Pedawang. The research employed a quasi-experimental method using a non-equivalent control group design. The participants consisted of an experimental class taught using the STAD model and a control class taught using conventional methods. The research instruments included a learning achievement test and a learning interest questionnaire, both of which met the criteria for validity, reliability, item difficulty, and discrimination power. Data analysis was conducted through normality and homogeneity tests, paired sample t-test, independent sample t-test, and N-Gain calculation. The findings reveal that the implementation of the STAD model significantly improved both students’ learning achievement and interest compared to conventional methods. The average post-test score of the experimental class was higher than that of the control class, with the improvement categorized as moderately effective based on the N-Gain results. Furthermore, students in the experimental class demonstrated a significant increase in learning interest, marked by active participation, positive social interaction, and higher learning motivation. This study extends previous research by highlighting the relevance of STAD in IPAS learning at the elementary school level and emphasizes the teacher’s role as a facilitator in creating a collaborative and engaging learning environment. STAD can serve as an alternative instructional strategy to support the implementation of the student-centered Kurikulum Merdeka.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dengan Digital Flipbook Berbasis AI Untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Teks Khotimatul Khusna; Amalia Rahmawati; Moh. Aris Prasetiyanto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan digital flipbook berbasis AI terhadap kemampuan siswa kelas V sekolah dasar dalam memahami teks. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu yang tidak memiliki kelompok kontrol yang setara. Subjek penelitian terdiri dari 63 siswa kelas V SD NU Tanwirul Qulub Kudus, yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data mencakup tes untuk mengukur kemampuan memahami teks, kuesioner untuk mendapatkan tanggapan siswa, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Data dianalisis dengan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen, uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, uji paired sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan memahami teks antara siswa yang menjalani pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan digital flipbook berbasis AI dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, dan hasil N-Gain termasuk dalam kategori sedang hingga tinggi. Respon siswa menunjukkan kategori sangat sesuai terhadap penerapan pembelajaran ini. Oleh karena itu, pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menggunakan digital flipbook berbasis AI terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman teks siswa di tingkat sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantu Media COPER (Corong perkalian) terhadap Hasil Belajar Matematika SD Muhammadiyah Dina Wahyu Ariyandini; Dhina Cahya Rohim; Moh. Aris Prasetiyanto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i4.3725

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD Muhammadiyah Kriyan, khususnya pada materi perkalian, menunjukkan bahwa pembelajaran yang berlangsung masih belum mampu memberikan pengalaman konkret dan melibatkan siswa secara aktif. Model pembelajaran yang diterapkan cenderung bersifat konvensional dan belum mengakomodasi kebutuhan siswa untuk belajar secara kooperatif, kompetitif, dan bermakna, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dasar matematika. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament  (TGT) berbantu media konkret COPER terhadap hasil belajar matematika siswa. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design, melibatkan satu kelas eksperimen yang belajar menggunakan TGT berbantu COPER dan satu kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar, angket respons siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, dengan rata-rata peningkatan 31,08 pada kelas eksperimen dan 27,13 pada kelas kontrol. Media COPER terbukti membantu siswa memahami konsep perkalian secara konkret, sementara model TGT meningkatkan motivasi, aktivitas, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan model TGT berbantu media COPER efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan kombinasi model kooperatif dan media konkret sebagai strategi pembelajaran inovatif pada materi matematika.
Pengolahan Sampah Organik Daun Kering menjadi Briket Arang Berteknologi Tepat Guna Andre Tri Saputra; Muhammad Khoiril Akhyar; Moh Amar Shofyan; Irfan Arviansyah; Chantika Cinta Almira
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v8i1.16957

Abstract

The socialization activity on sorting and processing organic dry leaf waste into charcoal briquettes in Besito Village aims to enhance community awareness of waste management based on appropriate technology. The implementation methods included interactive socialization and direct demonstrations of charcoal briquette production. Participants consisted of the Besito Village Government, Besito Village-Owned Enterprises (BumDes), the general community, members of the Family Welfare Movement (PKK) at the RT level, and the Besito Village Youth Organization (Karang Taruna). The results indicate an improvement in community understanding regarding waste sorting techniques, charcoal briquette processing, and the potential for reducing organic waste volume. The outputs of this program include the formation of an independent briquette production group, technical guidelines, and the utilization of the product as an eco-friendly alternative energy source
Pengaruh Media Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Menulis Narasi Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah Blimbingrejo Fadhila Muharromah; Deki Wibowo; Moh. Aris Prasetiyanto
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2227

Abstract

Kemampuan menulis narasi siswa kelas IV SD Muhammadiyah Blimbingrejo masih rendah karena pembelajaran Bahasa Indonesia didominasi metode ceramah dan belum memanfaatkan media pembelajaran yang menarik. Media cerita bergambar dinilai mampu meningkatkan minat, memperluas kosakata, dan membantu siswa memahami alur cerita sehingga dapat mendukung keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media cerita bergambar terhadap kemampuan menulis narasi peserta didik. Penelitian menggunakan metode quasi-eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen berupa soal pilihan ganda dan essay digunakan dalam pretest dan posttest. Kriteria Ketetercapaian tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia ditetapkan sebesar 75. Hasil uji Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal dan uji Levene menunjukkan varians homogen. Hasil Independent Samples T-Test dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen 91,38 lebih tinggi dibanding kelompok kontrol 83,11. Nilai N-Gain sebesar 0,7033 berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, media cerita bergambar terbukti berpengaruh signifikan dan efektif meningkatkan kemampuan menulis narasi peserta didik.
PERAN PENDIDIKAN RESOLUSI KONFLIK DALAM MENCEGAH PERUNDUNGAN (BULLYING) DI LINGKUNGAN SEKOLAH Deki Wibowo; Manggalastawa; Moh. Aris Prasetiyanto; Yoga Awalludin Nugraha
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/n982ws26

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of conflict resolution education in preventing bullying behavior in elementary school settings. The research employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected from a range of scholarly sources, including books, national and international journal articles, and other relevant academic literature. The data were analyzed using content analysis through the stages of data reduction, data presentation, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that conflict resolution education plays a crucial role in enhancing students' abilities to regulate their emotions, develop empathy, appreciate diversity, and resolve conflicts peacefully without resorting to violence. The implementation of conflict resolution education through its integration into classroom instruction, the strengthening of character education, conflict mediation practices, and collaborative partnerships between schools and parents has proven effective in fostering a safe, supportive, and inclusive school climate, thereby reducing the incidence of bullying. Therefore, conflict resolution education represents an effective preventive strategy for cultivating a culture of peace in elementary schools and promoting a safe and positive learning environment for all students.