Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendayagunaan Zakat Produktif Dalam Penurunan Tingkat Kemiskinan Material Dan Kemiskinan Spiritual Berdasarkan Cibest Model ( Studi Kasus Pada Laz Umat Sejahtera Kabupaten Ponorogo) Susilawati, Ika
Kodifikasia Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.579 KB) | DOI: 10.21154/kodifikasia.v12i1.1419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program dana zakat produktif dapat meningkatkan kesejahteraan material dan meningkatkan spiritualitas mustahik. Tempat penelitian di LAZ Umat Sejahtera. Penelitian ini mengambil sampel secara acak yang berada di dua kecamatan yaitu kecamatan kota dan kecamatan siman, dalam penelitian ini terdiri dari 25 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Serta menggunakan Model Center of Islamic Business and Economics Studies (CIBEST) untuk mengukur hal-hal yang bersifat material (Material Value) dan hal-hal yang bersifat spiritual (Spiritual Value). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ekonomi mandiri dari Masyarakat Ekonomi Sejahtera LAZ Umat Sejahtera dapat dikatakan berhasil. Karena dari 25 mustahik yang di teliti sebanyak 24 keluarga mengalami peningkatan baik dari sisi material maupun spiritual, dan hanya 1 keluarga  yang tidak mengalami peningkatan baik dari sisi material maupun spiritual. Dengan Alasan karena harus bekerja secara berat.  
PRAKTIK TEKNIK MENYIMPAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KANTONG NILAI TEMPAT BILANGAN Susilawati, Ika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JP2N: Mei - Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/zfvbtp38

Abstract

This research was conducted following the discovery of low proficiency among second-grade elementary school students in addition using the regrouping technique. The study involved 24 second-grade students and their teacher as data sources. Data collection employed multiple methods: interviews, observation, documentation review, tests, and field notes. Data validity was ensured through source triangulation and time triangulation techniques.  This classroom action research was designed in two iterative cycles, with each cycle comprising four standard phases: planning, action implementation, observation, and reflection. Pre-intervention assessment revealed an initial mean student score of 59.38. Following Cycle I implementation, significant improvement occurred with the mean score reaching 75. Progress continued in Cycle II, where the mean score rose substantially to 87.5. Based on comprehensive data analysis, it is concluded that the implementation of visual aids effectively enhances students' conceptual understanding and mathematics learning outcomes. The intervention’s efficacy is empirically confirmed through consistent and significant score improvements across research cycles. These findings indicate that visual/manipulative tools play a crucial role in facilitating comprehension of complex addition concepts among elementary-level learners.
Masyarakat dan Problematika Administrasi Wakaf (Upaya Pemberdayaan Produktivitas Aset Wakaf di Desa Sooko, Kabupaten Ponorogo) Noviana, Lia; Susilawati, Ika; Awaludin, Asep
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 21 No. 2 (2021)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2021.212.9219

Abstract

Problems related to the misused of waqf assets have been taking their long way since previous decades to this era, as what has happened in Sooko Village, Ponorogo. Of the 31 mosques and prayer rooms that do not yet have a certificate, 11 areas have AIW while the rest of those have not recorded to have a waqf pledge. In addition, the discovery of Nadzir data, which recorded almost all of them have died and the waqf data entered in the Ministry of Religion's web (siwak) only lists the use of objects and addresses globally, which becomes a problem in the management of waqf assets. The method used in this research is Asset Based Community Development (ABCD). The results showed that the majority of waqf conditions in Sooko Village, Ponorogo, were not yet certified, Nadzir's Human Resources also still did not meet the expected standards. Stakeholder efforts in solving waqf problems in Sooko village, Ponorogo, are by organizing nadzir professionalism training in managing waqf assets and mass waqf pledges in Sooko sub-district, Ponorogo.Permasalahan yang berkaitan dengan aset wakaf yang disalahgunakan bukanlah merupakan hal baru, begitu pula yang terjadi di desa Sooko Kabupaten Ponorogo. Dari 31 masjid dan mushola belum memiliki sertifikat (11 bidang sudah AIW selebihnya belum melakukan ikrar wakaf). Selain itu, ditemukannya data Nadzir yang tercatat hampir keseluruhan sudah meninggal dunia serta data wakaf yang diinput dalam siwak web kementerian agama hanya mencantumkan kegunaan objek dan alamat secara global menjadi masalah dalam pengelolaan aset wakaf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Asset Bassed Community Development (ABCD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi wakaf di desa Sooko Kabupaten Ponorogo mayoritas belum tersertifikasi, Sumber Daya Manusia Nadzir juga masih belum memenuhi standar yang diharapkan. Adapun upaya Stakeholder dalam penyelesaian problematika wakaf di desa Sooko Kabupaten Ponorogo ialah dengan menyelenggarakan pelatihan profesionalisme nadzir dalam mengelola asset wakaf serta ikrar wakaf massal se kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo.