Afriyadi Afriyadi
Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pembangunan, Tanjungpinang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERMATA : PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI TANAMAN ALPUKAT DI DESA AIR GLUBI Afriyadi Afriyadi; Eka Kurnia Saputra; Muhammad Faiz Ramadhan; Oky Dinata
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 5 No 1 (2022): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v5i1.5431

Abstract

Kegiatan dilaksanakan di Desa Air Glubi yang kondisi masyarakatnya selain sebagai nelayan, mereka juga bekerja sebagai petani. Hasil pertaniannya sebagian besar hanya dikonsumsi sendiri dan belum dijadikan sebagai salah satu peluang usaha guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Tujuan pada kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat guna memanfaatkan lahan kosong yang kurang produktif untuk kegiatan pertanian agar meningkatkan perekonomian, melalui program PERMATA (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Tanaman Alpukat). Metode yang digunakan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat akan pelatihan serta kebenaran dari masalah yang ditemukan adalah Rapid Rural Appraisal (RRA); berupa wawancara nonformal dengan masyarakat desa secara acak baik pemuda, maupun tokoh masyarakat dan pelaku usaha pertanian. Pelaksanaan program antara lain; sosialisasi program dan seminar bisnis pertanian, persiapan tempat, alat, dan prasarana, praktik okulasi, penanaman; dan pelatihan pengelolaan pemasaran. Tingkat kepuasan peserta dalam seluruh rangkaian kegiatan ini mencapai nilai 4,53 artinya pelaksanaan telah terlaksana dengan baik dan masyarakat mampu memahami materi dan dapat langsung mempraktikannya.
PELATIHAN ECOPRINT DALAM PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA GUNUNG KIJANG, KABUPATEN BINTAN Afriyadi Afriyadi; Helen Helen; Anugerah Prasetyo Laudyto; Elin Apriani; Masrina Yunitasari; Muhammad Ryo Dwi Satria; Yara Ardela
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 2 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i2.6950

Abstract

Ecoprint adalah salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh Ibu-Ibu PKK Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Ecoprint merupakan teknik membuat batik dengan menggunakan bahan alami berupa batang, bunga dan daun yang mampu menghasilkan pigmen warna. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Ibu-Ibu PKK dalam membatik dengan menggunakan bahan alami. Kondisi Desa Gunung Kijang, yang mayoritas menggeluti bidang pertanian dengan berbagai tanaman, termasuk ketapang, jarak, kayu putih, kenikir, jati, cemara udang dan matoa, menekankan perlunya kesadaran terhadap kegiatan usaha yang ramah lingkungan. Relevansi ecoprint, teknik-tekniknya, bahan-bahan ramah lingkungan, dan peran baru dalam industri fashion dieksplorasi. Fenomena aktivitas UMKM yang dominan di Desa Gunung Kijang menunjukkan bahwa ecoprint menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK. Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada hasil survei, mengungkapkan bahwa sebagian besar praktisi UMKM, khususnya ibu-ibu PKK, sangat mengandalkan sektor ini sebagai mata pencaharian mereka. Melalui pelatihan ecoprint diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitar dan dapat menjadi peluang usaha guna peningkatan pendapatannya.
PELATIHAN ECOPRINT DALAM PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA GUNUNG KIJANG, KABUPATEN BINTAN Afriyadi Afriyadi; Helen Helen; Anugerah Prasetyo Laudyto; Elin Apriani; Masrina Yunitasari; Muhammad Ryo Dwi Satria; Yara Ardela
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 2 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i2.5761

Abstract

Ecoprint adalah salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh Ibu-Ibu PKK Desa Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Ecoprint merupakan teknik membuat batik dengan menggunakan bahan alami berupa batang, bunga dan daun yang mampu menghasilkan pigmen warna.  Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Ibu-Ibu PKK dalam membatik dengan menggunakan bahan alami. Kondisi Desa Gunung Kijang, yang mayoritas menggeluti bidang pertanian dengan berbagai tanaman, termasuk ketapang, jarak, kayu putih, kenikir, jati, cemara udang dan matoa, menekankan perlunya kesadaran terhadap kegiatan usaha yang ramah lingkungan. Relevansi ecoprint, teknik-tekniknya, bahan-bahan ramah lingkungan, dan peran baru dalam industri fashion dieksplorasi. Fenomena aktivitas UMKM yang dominan di Desa Gunung Kijang menunjukkan bahwa ecoprint menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK. Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada hasil survei, mengungkapkan bahwa sebagian besar praktisi UMKM, khususnya ibu-ibu PKK, sangat mengandalkan sektor ini sebagai mata pencaharian mereka. Melalui pelatihan ecoprint diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan sumber daya alam di sekitar dan dapat menjadi peluang usaha guna peningkatan pendapatannya.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DALAM MENUNJANG DESA BUSUNG SEBAGAI DESA WISATA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN DARI GONGGONG Afriyadi Afriyadi; Arif Budiman; Dea Dwita; Endi Nelson; Ester Dwi Saputri; Muhamad Hairil Idham; Ramadhayani Putri
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 1 (2023): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i1.6411

Abstract

Sebagai salah satu daerah penghasil gonggong (Strombus canarium) terbesar di Kabupaten Bintan, limbah gonggong belum dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu hasil kerajinan tangan yang mampu memberikan nilai tambah pendapatan bagi masyarakat Desa Busung, dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pengolahan cangkang gonggong menjadi kerajinan tangan. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Busung dari nilai jual aksesoris gonggong. Pelatihan dilaksanakan terhadap 30 ibu-ibu rumah tangga. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah penyampaian materi terhadap nilai tambah yang akan diperoleh masyarakat dari pengolahan limbah gongong, pelatihan pengolahan limbah gonggong melalui pembuatan gantungan kunci, bross, magnet kulkas dan pembuatan tempat tisu. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya tingkat pengetahuan ibu-ibu rumah tangga terhadap pengolahan limbah gonggong dan mampu membuat kerajinan tangan secara mandiri, dengan tingkat kepuasan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan sebesar 4,44 (sangat baik). Hasil kerajinan gonggong dapat dipasarkan sebagai cendera mata dalam mendukung Desa Busung sebagai Desa Wisata.
STRATEGI PEMASARAN MADU KELULUT (TRIGONA) SEBAGAI ALTERNATIF PELUANG USAHA MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG PRODUK UNGGULAN DESA PENAGA Afriyadi Afriyadi; Muhammad Mariq Vadarian; Wa Rusna; Reza Resmaliana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 1 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i1.7315

Abstract

Kandungan gizi dan manfaat kesehatan madu lebah tanpa sengat yang dibuat oleh lebah Trigona menjadikannya sebagai produk lokal yang menjanjikan bagi UMKM di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. Agar dapat bersaing di pasar yang lebih besar, UMKM tersebut harus mengatasi sejumlah kendala, terutama yang terkait dengan identifikasi produk dan taktik pemasaran. Dengan menggunakan teknik yang lebih canggih dan kekinian, program ini bertujuan untuk membantu UMKM Madu Lebah Tanpa Sengat dalam meningkatkan identitas merek dan mengembangkan pemasaran produk. Metode yang digunakan meliputi wawancara mendalam dengan pemilik UMKM dan partisipasi aktif dalam kegiatan pendampingan, seperti pembuatan logo baru, desain ulang kemasan, sertifikasi halal, serta pelatihan pemasaran digital menggunakan media sosial. Peningkatan penjualan dan citra produk, serta daya tarik konsumen, merupakan hasil dari pendampingan tersebut. Penggunaan media sosial dan penciptaan identitas produk yang kuat dapat membantu UMKM menjadi lebih kompetitif dan meningkatkan ekonomi lokal, seperti yang ditunjukkan oleh program ini.