Nurrohim Nurrohim
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Khanqah Masa Sultan Nasir Muhammad Ibn Qalawun: Sejarah Berdiri dan Berkembangnya Lembaga Pendidikan Sufi Masa Mamluk Mesir Nurrohim Nurrohim
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tamaddun.v9i1.6048

Abstract

Khanqah which is an important part in the discussion of Islamic History and Islamic Cultural History has not received sufficient portion by researchers in that field. the existence of Khanqah as an educational institution of Sufism in its time has experienced several phases of development. This is evidenced by several differences in naming the institution, such as takiyat, ribat, zawiyat, khanaqah and madrasa in the later period. This research is focused on how the development of khanqah during the reign of Sultan Nasr Muhammad ibn Qalawun, one of the sultans during the Mamluk Bahri Dynasty in Cairo, Egypt around the 14th century AD The research was then complemented by the role of Sultan Nasr and the management and administration regarding the existence khanqah and how the reactions that arise, both from among scholars and the general public. This qualitative research that uses a multidimensional approach produces several facts, namely the active role of Sultan Nasr by providing massive subsidies to both shaykh and shaykh suyukh who are specifically appointed as imams / leaders in each khanqah. In addition, the state also made a large contribution to the Sufi practitioners in the khanqah. the existence of khanqah then caused various reactions such as Ibn Jauzi, Ibn Taimiyah and al-Turkumani who often claimed that this institution was an institution containing lazy people who only hoped for the state. Another reaction is in the positive form of the existence of this institution with the development of the world of education in Islam which began with the Sufi teaching movement in the Mamluk Bahri period.Keywords: khanqah, Nasr Muhammad, Mamluk Bahri
Analisis Historis terhadap Corak Kesenian Islam Nusantara Nurrohim Nurrohim; Fitri Sari Setyorini
Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities Vol 3, No 1 (2018): Millati
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.947 KB) | DOI: 10.18326/mlt.v3i1.125-140

Abstract

The history of Islamic development in Indonesia has different characteristics compared to other Islamic regions such as Turkey, India, Egypt, Syria, and Morocco. The journey of Islam in Indonesia brings different colors and patterns that distinguish it from other Islamic regions. This happens because Islam is spreaded in the archipelago peacefully and in a gradual long time, unlike the other Islamic regions islamization which is not infrequently through the power of the armed forces. This article will explain the results of Islamic interaction with society who previously embraced Hinduism, Buddhism and animist beliefs dynamism in the form of Islamic Nusantara arts. The analytical method used in this paper is a combination of theories of acculturation and assimilation of Nusantara culture and Islamic culture. The combination of Nusantara culture and Islamic culture produces an Islamic art with the uniqueness of Nusantara without eliminating the elements of the old culture. The form of pre-Islamic Nusantara cultural heritage with the Islamic culture can be found in the architecture of mosques, Arabic Malay script, literary arts, painting and sculpture.
Kerajaan dan Komunitasnya: Sejarah dan Teori Keberadaan Komonitas Bahari di Masa Sriwijaya Nurrohim Nurrohim
Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Tsaqofah & Tarikh
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ttjksi.v4i2.1914

Abstract

Sriwijaya adalah satu dari beberapa kerajaan besar yang  pernah berjaya di wilayah Nusantara. Letaknya diyakini berada di pinggiran sungai Musi menguatkan beberapa teori tentang penguasaan Sriwijaya terhadap jalur perdagangan di Nusantara kala itu. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kembali berbagai teori dan versi sejarah tentang berkembangnya komunitas bahari di wilayah kerajaan Sriwijaya. Metode yang digunakan adalah metode historis analisis objek kajian berkenaan dengan peristiwa atau objek masa lampau. Analisis komparatif juga dibutuhkan karena berkenaan dengan teori tentang keberadaan masyarakat bahari. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kemungkinan adanya masyarakat bahari pada masa kerajaan Sriwijaya adalah sangat kuat. Hal ini didukung dengan data historis dari beberapa catatan pelawat ke wilayah Sriwijaya saat itu. Salah satu di antaranya adalah Chau Ju-Kua, seorang pegawai resmi Dinasti Song yang menuliskan dalam bukunya Chu-fan-chi tentang masyarakat Sriwijaya yang saat itu tinggal di atas rumah-rumah apung meski ia sendiri hanya mendapatkan informasi tersebut dari para pelancong yang datang ke Sriwijaya dan bertemu dengannya di Guangzhou, salah satu kota terbesar di Cina selatan.
Pentingnya Pendidkan Keislaman Pada Anak Usia Dini Di Wadas Kelir Purwokerto Shaffaroqumuzih Shemyt Aqil Negara; Syifa Khaerunnisa; Nurrohim Nurrohim
Jurnal Kajian Gender dan Anak Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/gender.v6i2.5053

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa Pendidikan Keislaman pada anak usia dini di Wadas Kelir Purwokerto merupakan sesuatu yang penting. Lembaga PAUD menanamkan nilai-nilai agama yang penting untuk diberikan kepada anak sejak dini. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pentingnya Pendidikan Keislaman pada anak usia dini. Mengetahui penerapan nilai-nilai keislaman, serta potensi-potensi yang diterapkan. Metode penelitian yaitu dengan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data secara triagulasi (gabungan). Hasil penelitian menunjukkan: Pendidikan Keislaman yang diajarkan yaitu praktek ibadah, wawasan dan keislaman, serta hafalan. Potensi-potensi anak usia dini yang merupakan modal dalam menanamkan nilai keislaman. Metode dan dampak penanaman nilai-nilai keislaman pada anak usia dini.
Prophеt Muhammad Mawlίd Cеlеbratίon: A Sunnί or Shί’ί Tradίtίon? Nurrohim, Nurrohim; Setyorini, Fitri Sari
Jurnal SUARGA: Studi Keberagamaan dan Keberagaman Vol. 2 No. 1 (2023): Decolonialization of Religious Studies
Publisher : Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/suarga.v2i1.9119

Abstract

Thе cеlеbratίon of thе Prophеt Muhammad's Mawlίd holds grеat sίgnίfίcancе wίthίn thе Ίslamίc world, but ίts obsеrvancе varίеs bеtwееn Sunnί and Shί'ί tradίtίons. Thίs papеr aίms to provίdе a comparatίvе analysίs of thе Mawlίd cеlеbratίon ίn Sunnί and Shί'ί Ίslam. By еxamίnίng thе hίstorίcal, thеologίcal, and cultural aspеcts of thеsе two tradίtίons, thе papеr aίms to shеd lίght on thе sίmίlarίtίеs and dίffеrеncеs ίn thеίr approachеs to commеmoratίng thе bίrth of thе Prophеt Muhammad. Ίn Sunnί Ίslam, thе Mawlίd cеlеbratίon ίs commonly obsеrvеd and holds a cеntral placе ίn thе rеlίgίous and cultural lίfе of many communίtίеs. Thе rеsеarch rеsults shows that Sunnί Muslίms commеmoratе thе bίrth of thе Prophеt Muhammad wίth varίous rίtuals, ίncludίng rеcίtatίons of poеtry, lеcturеs on thе Prophеt's lίfе, and communal gathеrίngs that еmphasίzе lovе and rеvеrеncе for hίm. Thе spеcίfίc practίcеs and customs assocίatеd wίth thе Mawlίd may vary across dίffеrеnt rеgίons and sеcts wίthίn Sunnί Ίslam. On thе othеr hand, thе Mawlίd cеlеbratίon ίn Shί'ί Ίslam follows a dίstίnct pattеrn ίnfluеncеd by Shί'ί bеlίеfs and practίcеs. Shί'ί Muslίms obsеrvе thе bίrth of thе Prophеt Muhammad and hίs dеscеndants, partίcularly thе bίrth of Ίmam Alί ίbn Abί Talίb, who holds a spеcίal placе ίn Shί'ί thеology. Shί'ί Mawlίd commеmoratίons may ίnvolvе rеcίtatίons of poеtry, sеrmons, and procеssίons that hίghlίght thе vίrtuеs and achίеvеmеnts of thе Prophеt and hίs famίly.Dеspίtе thеsе dίffеrеncеs, both Sunnί and Shί'ί Mawlίd cеlеbratίons sharе a common goal of еxprеssίng lovе and dеvotίon to thе Prophеt Muhammad. Thеy provίdе opportunίtίеs for bеlίеvеrs to dееpеn thеίr connеctίon wίth thе Prophеt, lеarn from hίs tеachίngs, and еxprеss gratίtudе for hίs rolе as thе fίnal mеssеngеr of Ίslam.
MANFAAT PENGGUNAAN SISTEM AUDIT SECARA MANDIRI DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS DAN KEBERLANGSUNGAN UMKM Ihsan, Nuzul; Nurrohim, Nurrohim
JURNAL GLOBAL MANAJEMEN Vol 13 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitass Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/global.v13i1.4699

Abstract

Menurut Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), jumlah UMKM pada tahun 2018 berjumlah 64,2 juta, atau mencakup 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Hal ini membantu menyerap 117 juta tenaga kerja atau 97,1% dari kapasitas penyerapan tenaga kerja sektor korporasi. Dijelaskan lebih lanjut bahwa usaha kecil, menengah, dan mikro sebagian besar merupakan usaha mikro yang jumlahnya mencapai 98,68% dan kemampuan menyerap tenaga kerja sekitar 89%. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa usaha kecil, menengah, dan mikro merupakan penopang perekonomian daerah dan nasional. Usaha mikro, kecil, dan menengah mempunyai banyak peran strategis yang penting. UMKM merupakan pemain utama dalam kegiatan ekonomi, memberikan kesempatan kerja yang maksimal, pembangunan ekonomi lokal, inovasi dan penciptaan pasar baru, transfer teknologi, pemerataan dan distribusi pendapatan, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan ekonomi pedesaan dan untuk pembangunan yang seimbang memberikan kontribusi. Pembayaran. Namun para pelaku UMKM juga merupakan kelompok yang paling rentan terhadap kegagalan, Sekitar 30 juta UMKM bangkrut pada tahun 2020 karena Covid-19, oleh Ikhsan Ingratubun, Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo). dan hal-hal lainnya. Audit Penting untuk pembangunan berkelanjutan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Proses audit membantu UMKM memahami kondisi keuangan dan operasional mereka dengan lebih baik. Penilaian yang objektif ini dapat mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul dan memberikan dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis. Audit juga berfungsi sebagai alat pengendalian internal yang efektif, membantu UMKM merumuskan kebijakan dan prosedur yang lebih baik. Dengan mengikuti standar akuntansi dan praktik terbaik, UMKM dapat mengurangi risiko kesalahan dan penipuan, serta meningkatkan efisiensi operasional. Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu melihat audit sebagai investasi strategis, yang tidak hanya berguna untuk kepatuhan, tetapi juga meningkatkan daya saing di pasar. Penerapan audit yang tepat bisa menjadi kunci keberhasilan UMKM dalam mencapai tujuan jangka panjang.
ETIKA PERANG SALAHUDDIN AL-AYYUBI DALAM PERANG SALIB 1174-1192 M. Nurrohim, Nurrohim
CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 2 No 2 (2024): CARITA : Jurnal Sejarah dan Budaya
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/carita.v2i2.6486

Abstract

Terdapat beberapa cerita berkenaan dengan kemasyhuran etika/ akklak Salahuddin al-Ayyubi terhadap lawannya, salah satunya adalah kisah rivalitas sehat antara dirinya dengan Raja Richard. Dalam upaya merebut Jerussalem dari tangan kekuasaan Salahuddin, Raja Richard memenangkan pertempuran Asur, namun ketika berusaha untuk melanjutkan penyerangan ke Jerussalem Raja Richard menderita kelelahan yang sangat dan kekuarangan suplai makanan. Salahuddin kemudian dengan sukarela mengirimkan bantuan makanan dan mengirim dokter pribadi untuk memeriksa kesehatan Raja Richard. Kisah rivalitas sehat ini yang kemudian masyhur di kalangan Barat. Penelitian ini berusaha menggali data berkenaan tentang individu Salahuddin dan etika yang ia terapkan selama Perang Salib. Batasan 1174-1192 M. adalah batasan ketika Salahuddin mulai memerintah dan mendirikan Daulah Abbasiyah sampai ketika ia meninggal di tahun 1192 M.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah. Pendekatan yang digunakan adalah penedekatan multidimesional yang meliputi pendekatan sejarah, agama dan politik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh Salahuddin selama Perang Salib selalu ia hubungkan dengan pemahaman maupun kepatuhan keagamaannya. Ia berpegang kepada al-Qur’an maupun Hadis serta senantiasa berpegang kepada uswah hasanah Nabi Muhammad SAW. Ini menjadi jawaban terhadap etika perang yang dianut oleh Salahuddin al-Ayyubi.
Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap Muslim di Sri Lanka : Studi Kasus Masa Pandemi Covid-19 Malika Dwi Hermayami; Nurrohim Nurrohim
Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan Vol. 12, No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i3.68659

Abstract

Islam di Sri Lanka merupakan salah satu agama minoritas dengan jumlah sekitar 10% dari populasi negara Sri Lanka. Islam masuk Sri Lanka melalui jalur perdagangann arab sekitar abad ke 7 dan ke 8 masehi, sejak saat itu muslim di Sri Lanka membentuk komunitas terutama di daerah pesisir yang memang merupakan bagian penting dari ekonomi lokal. Pandemi Covid-19 bukan hanya menjadi krisis kesehatan dunia melainkan juga memperburuk ketegangan sosial dan politik di berbagai negara termasuk negara Sri Lanka. Penelitian ini membahas bentuk bentuk diskriminasi dan kekerasan yang dialami komunitas Muslim di negara Sri Lanka saat pandemi Covid-19 berlangsung, mencakup stereotip, pelanggaran HAM hingga tindakan kekerasan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi, hasil penelitan menunjukan adanya diskriminasi dan kekerasan di Sri Lanka selama masa pandemi Covid-19 di buktikan dengan adanya kebijakan yang bersifat diskriminatif yakni kremasi paksa terhadap korban Covid-19 Muslim serta penangkapan terhadap aktifis Muslim.Kata Kunci : Diskriminasi ; Muslim ; Sri Lanka ; COVID-19 ; Abstract Islam in Sri Lanka is a minority religion, with approximately 10% of the country's population. Islam entered Sri Lanka through Arab trade routes around the 7th and 8th centuries AD. Since then, Muslims in Sri Lanka have formed communities, mainly in coastal areas, which are an important part of the local economy. The Covid-19 pandemic has not only become a global health crisis but has also exacerbated social and political tensions in various countries, including Sri Lanka. This study discusses the forms of discrimination and violence experienced by the Muslim community in Sri Lanka during the Covid-19 pandemic, including stereotypes, human rights violations, and acts of social violence. This study uses a qualitative research method with a case study approach, using historical methods that include heuristics, verification, interpretation, and historiography. The results of the study show that there was discrimination and violence in Sri Lanka during the Covid-19 pandemic, as evidenced by discriminatory policies such as the forced cremation of Muslim Covid-19 victims and the arrest of Muslim activists. Keywords: Discrimination; Muslim; Sri Lanka; COVID-19;