Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Masker Yang Benar Sebagai Upaya Penerapan Protokol Kesehatan Pada Pedagang Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo Syefira Ayudia Johar; Iik Sartika
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1: Januari 2023
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v3i1.384

Abstract

Penggunaan masker merupakan langkah yang disarankan sebagai pencegahan perluasan Covid-19. Pembatasan penyebaran Covid-19 bisa dengan menggunakan masker. Penggunaan masker berfungsi dalam menjaga orang sehat saat berinteraksi dengan orang terinfeksi dalam menanggulangi penularan lebih lanjut. Rekomendasi  dari WHO bahwa di semua fasilitas publik harus menggunakan masker. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, masih ada pedagang yang belum mengerti berkaitan pentingnya memakai masker dalam menanggulangi covid-19, dan tidak disiplin memakai masker yang benar. Tujuan pengabdian ini supaya setelah mendapatkan sosialisasi terkait penggunaan masker yang benar para pedagang pasar meningkat pemahamannya berkaitan dengan penggunaan masker.  Metode sosialisasi ini terdapat pretest sebelum dilakukan sosialisasi dan setelah diberikan sosialisasi diberi posttest. Hasil dari pengabdian secara umum terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 48%. Kegiatan pengabdian mencapai target kehadiran sebesar 98% dari total peserta. Peningkatan pemahaman terkait penggunaan masker yang benar akan berdampak secara langsung pada kesadaran pedagang untuk menggunakan masker yang benar saat berjualan di Pasar.
Sosialisasi Sosialisasi dan Edukasi Bahaya HIV/ AIDS pada Karang Taruna Desa Tanjung Retno Dwi Jayanti; Anisa Nuraini; Fina Septiya; Iik Sartika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5770

Abstract

Kasus HIV (ODHIV) pada bulan September 2023, terdapat sekitar 515.455. Di Jawa Tengah, pada tahun 2022 tercatat 1.484 kasus, sementara di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2023 jumlah kasus mencapai 102. Kementerian Kesehatan telah meluncurkan program Three Zero HIV/AIDS 2030 dengan tujuan untuk mencapai zero infeksi baru, zero kematian, dan zero stigma serta diskriminasi terhadap HIV/AIDS pada tahun 2030. Di Desa Tanjung, terdapat kekhawatiran terkait pengetahuan rendah tentang HIV/AIDS di kalangan remaja karang taruna. Untuk mendukung program pemerintah, Tim PPK Ormawa melakukan pemetaan permasalahan dan mengimplementasikan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi bahaya HIV/AIDS kepada remaja karang taruna. Setelah sosialisasi dan edukasi, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 30%. Kesimpulannya, sosialisasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja karang taruna mengenai bahaya HIV/AIDS, mendukung upaya pemerintah dalam pencapaian program Three Zero.
Education on Vitamin D Consumption for Pregnant Women at 1000 HPK (First Day of Life) to Prevent Stunting in Mertan Village, Sukoharjo Regency Syefira Ayudia; Nur Ani; Iik Sartika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 2 (2025): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i2.7291

Abstract

Stunting in Sukoharjo Regency ranks 9th in Central Java Province. According to the health profile data of Sukoharjo Regency (2023), the percentage of malnourished toddlers in Bendosari District ranks 4th in Sukoharjo Regency. According to data from the Village Midwife of Mertan as of January 16, 2025, the number of stunted toddlers is 20 cases and 1 pregnant woman with KEK(Chronic Energy Deficiency). The prevalence of vitamin D deficiency in Indonesia reaches 50% of the total population from various groups, including pregnant women. The goal is to optimize child development and growth by preventing stunting early through meeting the vitamin D needs of pregnant women. Method: The target for this activity is pregnant women in April 2025 totaling 16 at the Village Health Post in Mertan. This activity uses interactive lecture methods and comprehensive stunting prevention packages for mothers. The instrument is a questionnaire. The evaluation of the activity is assessed from the pretest and posttest scores. The results of the service show a general increase in knowledge of 38%. The service activity reached a attendance target of 75% of total participants. Itis expected to be carried out sustainably for that activity.
Implementasi Hot Work Permit sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan di Proyek Jaringan Distribusi Utama SPAM Wosusokas Segmen 3 Arham Hanif Febria; Iik Sartika; Nur Ani; Wartini Wartini
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5224

Abstract

Wosusokas SPAM Main Distribution Network Project Segment 3 PT PP-Selaras Join Operation involves various work activities, one of which hot work activities that have high potential fire hazards. During project implementation period, 11 near miss incidents and 25 cases Non-Conformity were recorded in hot work. This study examine implementation hot work permit system effort to prevent work accidents. Study used qualitative descriptive approach with data collection techniques through indepth interviews, observation, and documentation. Subjects this study consisted 6 informants. The object this study was implementation hot work permits at PT PP-Selaras Join Operation. Data analysis was carried out through reduction, presentation, and drawing conclusions. Data validity tested using triangulation sources and methods. Implementation hot work permit carried determining work area through field assessment covering activities such welding, cutting, and grinding. Preparation stage included initial coordination, preparation work methods and JSA, hazard control. Permit valid for 12 hours after validation, but hampered by limited gas testing, number of supervisors, and size of the work area. Hot work permit process has been running well, indicated by the placement documents on permit board, permit extension, supervision, suspension, and emergency handling. Completion hot work permit after work area declared safe through final inspection, closure validation, and permit storage. Implementation of hot work permits on project has been running well through systematic stages, optimization implementation hot work permits can through digitalization of work permits and addition supervisory personnel to ensure all work areas undergo gas testing to minimize potential hazards.