Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS ALUR KERJA DAN DOKUMEN PADA BIDANG KEAGENAN DI PT. JALA TRANS SINERGI Bambang Fry; Irnita Rosariasanti
Pena Jangkar Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/jpj.v2i1.30

Abstract

Perusahaan pelayaran yang menyediakan pelayanan keagenan kapal harus dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik dan benar. Disini agen bertindak sebagai pihak yang mewakili pemilik kapal dalam mempersiapkan segala sesuatu agar kegiatan kapal selama di pelabuhan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Agen juga harus mempersiapkan fasilitas dan sebelum kapal tiba dan memastikan kegiatan bongkar muat dapat berjalan dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan sepenuhnya terhadap kepentingan kapal selama di pelabuhan Pada metode penelititian ini adalah metode kualititatif, dengan tujuan untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis melakukan melakukan langkah-langkah dalam mengumpulkan data melalui Data Primer yang mana Data primer adalah data yang diperoleh dengan melakukan wawancara langsung pada karyawan dan dokumentasi PT. Jala Trans Siner, Sungai danau Hasil pembahasan Alur Latter of appoitment adalah surat penunjuk keagenan yang dikeluarkan oleh pemilik kapal yang ditujukan kepada agen yang ditunjuk.(Sambil menunggu kapal datang). Serta menyiapkan beberapa langkah-langlah sesuai ketentuan yang berlaku, Kemudian agen menuju ke kantor Syahbandar dan membawa beserta surat-surat atau dokemen-dokumen yang di kumpulkan tadi untuk mengurus atau membuat SPB (surat persetujuan berlayar). Dan setelah surat SPB di terbitkan oleh Syahbandar dan diserahkan ke agen maka kapal siap untuk di berangkatkan.
ANALISIS ALUR KERJA DAN DOKUMEN PADA BIDANG KEAGENAN DI PT. JALA TRANS SINERGI Bambang Fry; Rosariasanti, Irnita
Pena Jangkar Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/jpj.v2i1.30

Abstract

Perusahaan pelayaran yang menyediakan pelayanan keagenan kapal harus dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik dan benar. Disini agen bertindak sebagai pihak yang mewakili pemilik kapal dalam mempersiapkan segala sesuatu agar kegiatan kapal selama di pelabuhan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Agen juga harus mempersiapkan fasilitas dan sebelum kapal tiba dan memastikan kegiatan bongkar muat dapat berjalan dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan sepenuhnya terhadap kepentingan kapal selama di pelabuhan Pada metode penelititian ini adalah metode kualititatif, dengan tujuan untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis melakukan melakukan langkah-langkah dalam mengumpulkan data melalui Data Primer yang mana Data primer adalah data yang diperoleh dengan melakukan wawancara langsung pada karyawan dan dokumentasi PT. Jala Trans Siner, Sungai danau Hasil pembahasan Alur Latter of appoitment adalah surat penunjuk keagenan yang dikeluarkan oleh pemilik kapal yang ditujukan kepada agen yang ditunjuk.(Sambil menunggu kapal datang). Serta menyiapkan beberapa langkah-langlah sesuai ketentuan yang berlaku, Kemudian agen menuju ke kantor Syahbandar dan membawa beserta surat-surat atau dokemen-dokumen yang di kumpulkan tadi untuk mengurus atau membuat SPB (surat persetujuan berlayar). Dan setelah surat SPB di terbitkan oleh Syahbandar dan diserahkan ke agen maka kapal siap untuk di berangkatkan.
MEMBUAT SENYUM BAHAGIA DENGAN BERBUKA BERSAMA SEKALIGUS BERBAGI BINGKISAN LEBARAN UNTUK ANAK YATIM DILAKSANAKAN OLEH AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN. Elisa Rosiana; Hidayati Desy; Bambang Fry; Rasidi, Rasidi; Yusuf, Yusuf; Susi Herawati; Etik Purwanti; Prihatin, Prihatin
Balanting Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v3i1.149

Abstract

Abstract In Indonesia there is a priority scale in providing compensation to orphans; compensation for orphans is greater than compensation for children who are simply called orphans. In the Indonesian context, the name orphan is used for children whose fathers have died. Meanwhile, if both the father and mother die, the child is said to be an orphan. There is an interesting phenomenon that arises from this distinction The implementation method was carried out at the Roditha Banjarmasin hotel, preparations were carried out by the Banjarmasin Nusantara Maritime Academy cadets by submitting a proposal several months before the month of Ramadhan arrived, so that the budget and venue, event activities and food menu had been prepared by the cadets. Apart from that, the activity of making happy smiles by breaking the fast together and sharing Eid gifts for orphans was carried out by the Nusantara Maritime Academy, Banjarmasin. It is a routine activity every year with gatherings to invite AMNUS Banjarmasin Alum, as well as breaking the fast, and of course community service to share together with orphans, as a form of caring and gratitude for life. The results of the community service discussion on "Creating happy smiles by breaking the fast together and sharing Eid gifts for orphans was carried out by the Nusantara Maritime Academy Banjarmasin", attended by all leaders and lecturers as well as staff, Alumni, and Cadets/i levels I and II. In this activity there were several gifts and zakat for orphans who attended the breaking fast together, to maintain friendship and increase faith by sharing as a form of gratitude that Allah SWT has given to creatures in the world.   Key words: sharing, gifts, orphans Abstrak Di Indonesia terjadi skala prioritas dalam pemberian santunan terhadap anak yatim; santunan terhadap yatim piatu lebih besar dari pada santunan terhadap anak yang disebut yatim saja Konteks keIndonesiaan, nama yatim dipergunakan anak yang bapaknya meninggal dunia. Sedangkan bila yang meninggal adalah bapak dan ibu sekaligus, maka anak tersebut dikatakan yatim piatu. Ada fenomena menarik yang muncul dari pembedaan ini Metode pelaksanaan di lakukan di hotel Roditha Banjarmasin, persiapan yang dilakukan oleh Taruna/i Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin dengan mengajukan proposal  beberapa bulan sebelum Bulan Ramadhan tiba, sehingga anggaran dan tempat, kegiatan acara, dan menu makanan sudah dipersiapkan oleh Taruna-taruni tersebut. Selain itu pada pelaksanaan kegiatan Membuat senyum bahagia dengan berbuka bersama sekaligus berbagi bingkisan lebaran untuk anak yatim dilaksanakan oleh Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Merupakan kegiatan rutin setiap tahum dengan silaturrahmni mengundang Alum AMNUS Banjarmasin, sekaligus  berbuka puasa, dan tentunya pengabdian kepada masyarakat untuk berbagi bersama kepada anak yatim, sebagai bentuk rasa peduli dan syukur pada kehidupan. Hasil pembahasan pengabdian kepada masarakat tentang “Membuat senyum bahagia dengan berbuka bersama sekaligus berbagi bingkisan lebaran untuk anak yatim dilaksanakan oleh Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin”, dihadiri seluruh pimpinan dan dosen serta staff, Alumni, dan Taruna/i tingkat I dan II,. Pada kegiatan tersebut ada beberapa bingkisan serta zakat untuk anak yatim yang hadir pada kegiatan buka bersama tersebut, dalam menjalijn silaturrahmi dan menambah keimanan dengan berbagi sebagai bentuk rasa syukur yang Allah Swt Berikan kepada makhluk di dunia.                          Kata kunci: Berbagi, bingkisan, anak yatim.