Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PELAKSANA MANAJEMEN GUDANG LOGISTIC PADA PT. ICON CONTAINER LIN CABANG BANJARMASIN Kamsariaty; Juhrani; Hidayati Desy
Pena Jangkar Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/jpj.v2i1.36

Abstract

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebagai jantung pergerakan barang di tuntut untuk selalu memberikan pelayanan yang efesien terhadap arus barang yang masuk dan keluar pada PT. Icon Container Line Cabang Banjarmasin. Pada umumnya tugas pokok pelabuhan adalah menyediakan fasilitas dan peralatan yang dapat melayani secara cepat, aman dan biayanya relatif murah. Dilakukan juga perhitungan tingkat pemakaian dan daya lalu gudang dan lapangan penumpukan. Sedangkan untuk menghitung lamanya waktu penumpukan barang di gudang dan lapangan penumpukan digunakan metode antrian yang didapatkan dari arus kedatangan barang dan lamanya barang disimpan. Hal ini sesuai tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan dalam pemberian pelayanan jasa gudang logslistic pada PT. Icon Container Line Cabang Banjarmasin dan mengetahui penyelesaian hambatan yang menjadi kendala terhadap pelayanan dalam pelayanan Jasa gudang logslistic pada PT. Icon Container Line Cabang Banjarmasin. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif yang mana dapat diartikan sebagai penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan). Penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut atau perspektif partisipan. partisipan adalah orang-orang yang diajak berwawancara, diobservasi, diminta memberikan data, pendapat, pemikiran, persepsinya. Pemahaman diperoleh melalui analisis berbagai keterkaitan dari partisipan dan melalui penguraian “pemaknaan partisipan” tentang situasi-situasi ataupun peristiwa-peristiwa. Adapun Lokasi yang dipilih untuk penelitian ini adalah PT. Icon Container Line Cabang Banjarmasin, dengan objek pada pelaksanaan manajemen gudang logistic tersebut Hasil penelitian disimpulkan bahwa setiap barang yang ada digudang PT. Icon Container Line Cabang Banjarmasin harus ada laporan pertanggungjawaban. Laporan pertanggungjawaban ini meliputi laporan pembelian, penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan distribusi barang. Selama barang berada di dalam gudang maka barang tersebut harus diperiksa keberadaannya dan juga jumlahnya. Laporan dibuat setiap satu bulan sekali pada akhir bulan. Tujuannya untuk mengecek apakah ada kesesuaian antara yang tertulis dengan kondisi yang ada di gudang.
KEMAMPUAN LITERASI PARAGRAF DAN KAITANNYA DENGAN PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA PADA TARUNA TINGKAT 1 AKADEMI MARITIM NUSANTARA BANJARMASIN Juhrani; Hidayati Desy; Akhmad Syahbudin
Pena Jangkar Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/penajangkar.v2i2.50

Abstract

Kemampuan menulis merupakan sarana penting bagi individu untuk tetap diperhitungkan dalam pergaulan karena menulis merupakan komunikasi untuk menyampaikan pengetahuan, ide, gagasan, dan perasaan kepada orang lain baik individu atau pun masyarakat baik pada lingkungan lokal, regional maupun global. Sesuai masalah pada penelitian Bagaimana kemampuan literasi paragraf taruna? Bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika pada soal cerita? Bagaimana keterkaitan kemampuan literasi paragraf dan kemampuan penyelesaian masalah matematika pada soal cerita? Menulis juga dapat menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik menggambarkan suatu bahasa yang dipakai oleh seseorang, sehingga orang-orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dari gambaran grafik itu. Dengan demikian, setiap tulisan memiliki gagasan atau ide yang tertuang dalam tulisan harus logis, diekspresiakan secara jelas, dan ditata secara menarik. Karena menulis merupakan sebuah keterampilan, pemerolehan kemampuan menulis pun harus melalui praktik dan latihan secara terus-menerus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah taruna tingkat I Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Sampel dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan kategori yang telah diberikan. Sampel penelitian ini terdiri dari 6 orang, dengan pembagian 2 orang dengan kategori kecemasan tinggi, 2 orang dengan kecemasan sedang, serta dan 2 orang dengan tingkat kecemasan rendah. Selain memperoleh data melalui angket, peneliti juga mengumpulkan data melalui observasi. Hasil pembahasan Berdasarkan data yang didapat dari intrumen kemampuan pemecahan masalah matematika, taruna dengan kemampuan literasi paragraf tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tinggi juga. S-27 dan S-28 mempunyai kemampuan pemecahan matematika yang baik. Mereka bisa memahami soal dengan baik, sudah bisa menghubungkan denga dunia nyata, serta bisa menyelesaikan permasalahan dengan dengan permasalahan yang rumit. Namun untuk membuat generalasi permasalahan matematika tersebut masih belum bisa.Data kemampuan literasi paragraf kategori sedang yaitu untuk subjek S-12 dan S-19. Kemampuan mereka dalam memahami pemecahan masalah matematika cukup baik. Subjek cukup mampu melakukan prosedur penyelesaian permasalahan secara baik. Subjek bisa menggunakan rumus penyelesaian matematika dengan baik. Sehingga untuk permasalahan rutin pada pembelajaran matemattika subjek juga bisa menyelesaikan.
SOSIALISASI MEMBANGUN KEJAYAAN MARITIM UNTUK PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT AGAR LAUT BERSIH, RAKYAT SEJAHTERA BERSAMA LANAL BANJARMASIN DALAM GERAKAN NASIONALLAUT BERSIH TAHUN 2022 Andri Ali Wardhana; Akhmad Syahbudin; Juhrani; Hadiansyah
BALANTING Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v2i1.110

Abstract

AbstractSocialization is a process of planting or transferring habits, or values and rules from one generation to another in agroup orsociety.As for the purpose of community service activities with Lanal Banjarmasin, lecturers and cadets of the BanjarmasinArchipelago Maritime Academy and children from the 10 Tabunio State Elementary School, of course, to motivate andprovide provisions for the surrounding environment that it is important to maintain cleanliness and immediately move toclean action in creating a prosperous life for the community. everything, and of course there is a collaboration built from mutualcooperation when cleaning the coastal environment to make it more beautiful and attractive.The conclusion is in the community service activity entitled socialization to build maritime glory to recover faster, risestrongerso that the sea is clean, the people prosper together with the Banjarmasin lanal in the national clean sea movement in2022.Keywords: Socialization, Maritime, Sea
(Latihan Dasar Kepemimpinan Taruna) Batalyon Taruna Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Moch. Nurdin; Kamsariaty; Irnita Rosaria Santi; Hidayati Desy; Juhrani; Prihatin; Irtania; Ahmad Shofi Khairian
BALANTING Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54315/balanting.v1i2.118

Abstract

Abstract Training can also be said as a systematic practice process that is carried out repeatedly, the amount of training load is increasing day by day. Based on the description above, it can be concluded that training is a process of sports activity that is carried out consciously, systematically, gradually and repeatedly, with a relatively long time, to achieve the ultimate goal of an appearance, namely an increase in optimal performance. This activity aims to instill identity as a leader who can be responsible, disciplined and beneficial to those around him. After the material was explained, it was followed by a discussion in the form of questions and answers between the speaker and the participants, namely the Banjarmasin Archipelago Maritime Academy cadets. Discussions are held so that the trainees better understand the material that has been presented. Techniques or stages of implementing community service in basic leadership training for cadet Battalion cadets at the Banjarmasin Archipelago Maritime Academy. The community service program is carried out in the form of training for cadets of the Banjarmasin Archipelago Maritime Academy and the material is in the form of material presentation.