Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pilihan Rasional Siswa dalam Memilih Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan (Studi Kasus Di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros) Sultan Sakri; M Ridwan Said Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 2, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.615 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Rasionalitas siswa dalam memilih sekolah menengah umum dan kejuruan untuk melanjutkan pendidikan, 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa memilih sekolah menengah umum dan kejuruan untuk melanjutkan pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan siswa sekolah menengah umum dan kejuruan yang berdomisili di Kecamatan Tompobulu. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan member check. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Rasionalitas siswa dalam memilih sekolah tingkat menengah umum dan kejuruan di Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros dilandasi oleh dua pilihan rasional utama antara lain; a) Kualitas sekolah, dan b) Cita-cita individu. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam memilih sekolah menengah umum dan kejuruan antara lain; a) Faktor biaya pendidikan, b) Faktor geografis, dan c) Dorongan orangtua dan teman sebaya.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM MENGHADAPI DISRUPSI TEKNOLOGI DI DUNIA PENDIDIKAN Fajir Akbar Putra; Abdillah Maulana Islam Muhajir; Dian Anugrah; M Ridwan Said Ahmad
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i2.6119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bentuk kompetensi kepribadian guru dalam menghadapi disrupsi teknologi di dunia pendidikan, (2) faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan atau penurunan kompetensi kepribadian guru di era digital, dan (3) strategi penguatan kompetensi kepribadian guru agar tetap relevan dan efektif di tengah perkembangan teknologi. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui telaah terhadap berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025, menggunakan sumber dari Google Scholar dan Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian guru di era disrupsi teknologi mencakup kemampuan untuk menjadi teladan moral, beradaptasi secara emosional, serta mengintegrasikan etika digital dalam praktik pembelajaran. Faktor internal seperti kesadaran diri, motivasi, dan literasi digital berperan besar dalam membentuk kepribadian guru yang tangguh, sedangkan faktor eksternal meliputi budaya sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, kebijakan pemerintah, serta pengaruh media digital. Strategi penguatan yang efektif meliputi refleksi diri, pembinaan spiritual dan moral berbasis etika digital, mentoring profesional, serta pengembangan komunitas belajar guru yang humanis dan kolaboratif. Dengan demikian, kompetensi kepribadian guru menjadi landasan utama dalam menjaga nilai kemanusiaan di tengah derasnya arus digitalisasi pendidikan.
Relevansi Filsafat Ilmu dalam Mengonstruksi Asas Keilmuan Pendidikan sebagai Dasar Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah Ma'shumah Syamsir; Welly Ervina Solissa; Muhammad Syukur; M Ridwan Said Ahmad
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.1008

Abstract

Low learning quality in schools, as reflected in national literacy performance, limited higher-order thinking activities, and the dominance of teacher-centered instruction, indicates a fundamental issue within the epistemic structure of education. This study aims to examine the relevance of philosophy of science in constructing the foundational principles of educational science as a basis for improving learning quality in schools. The research employs a qualitative approach with a structured literature study design. Data were obtained through the selection of relevant scholarly sources, including educational policy documents, national performance reports, philosophy of science textbooks, and indexed research articles. Data analysis was conducted using content analysis techniques, involving data reduction, conceptual categorization, synthesis of findings, and the identification of relational patterns between empirical phenomena and the philosophical framework of science. The findings reveal that weak learning quality stems from the lack of integration among three core dimensions of educational science: ontology, epistemology, and axiology. Learners are not yet understood as active learning subjects; knowledge continues to be treated as a final object to be transmitted; and humanistic values have not become the foundation of instructional orientation. This conceptual fragmentation results in educational practices that are mechanistic and misaligned with scientific principles and the demands of the twenty-first century. The integration of philosophy of science provides a robust conceptual framework for reconstructing the foundational principles of educational science, enabling educators to develop learning processes that are more reflective, dialogical, critical, and value-oriented. The study affirms that improving learning quality requires the transformation of educators’ epistemic paradigms rather than mere technical innovation.