Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT DALAM MEMBUANG SAMPAH DI SUNGAI BEDADUNG KABUPATEN JEMBER Syarifah Y Nur Azizah; Sudarti Sudarti
Jurnal Ilmiah Publika Vol 11, No 1 (2023): JURNAL ILMIAH PUBLIKA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v11i1.8202

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia masih belum terselesaika sampai saat ini. Hal ini dikarenakan kurangnya kepedulian masyarakat terhadap akibat dari membuang sampah sembarangan tanpa diolah terlebih dahulu di sekitar area sungai. Penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah rumah tangga di bantaran Sungai Bedadung Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data primer menggunakan cara observasi dan wawancara. Sampel dari penelitian ini yaitu 15 masyarakat yang membuang sampah di bantaran Sungai Bedadung. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan didapatkan hasil perilaku masyarakat dalam membuang sampah di bantaran sungai disebabkan karena tidak adanya sarana pembuangan sampah di sekitar bantaran sungai. Hal ini didukung dengan hasil dari wawancara yang menunjukkan bahwa sebanyak 12 warga mengatakan bahwa di sekitar bantaran sungai Bedadung tidak terdapat sarana pembuangan sampah yang memadai.  Selain itu, tidak terdapat pengelolaan sampah organic dan anorganik yang dilakukan di daerah tersebut. Hal ini didasarkan pada hasil wawancara yang dilakukan. Sebanyak 8 dari 15 responden tidak mengelola sampah sebelum dibuang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu faktor yang menyebabkan perilaku masyarakat membuang sampah di Sungai Bedadung yaitu kurangnya sarana dan prasarana pembuangan sampah, kurangnya pemahaman masyarakat dalam mengelola sampah, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk menaati larangan membuang sampah di sungai.
Formation of Creativity Skills in Scouting Scout Groups (Case Study at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 Academic Year 2022-2023) Syarifah; Farida Isroani; St. Shofiyah; Shulhan; Diventi Kiki Susekti
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.809

Abstract

Indonesia is a country that has facilitators, facilities and infrastructure that are increasingly sophisticated and at a very advanced age. However, there is a lack of levels of young people who have natural creativity skills because they use the internet. Intensifying the creativity skills of the pitcher using handing over the former part of the preparation at Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2 without using the scouting program every Thursday and at the same time using the scouting diary and assisted with the following events: InsiDentil, LPG/TPI, Pinsa Pinru, camping Thursday and Friday, National Jamboree. Research Objectives To find out the process of forming creativity skills in the Scout Raising Group (Case Study of Campus 2 Gontor Putri). The type of research used in this research is: the researcher uses a case study approach with a qualitative research type. In collecting data, the whereabouts of the researcher was known by the informant. Data collection techniques using interview techniques, observation and documentation. Data analysis used includes data collection, data reduction, data presentation and verification. Based on the results of data analysis, this study provides conclusions related to the process of forming creative skills on Campus 2 Gontor Putri, as follows: Formation of Creativity Skills on Campus 2 Gontor Putri. through creating a conducive educational environment by holding activities and competitions that support the growth and development of creative skill seeds through the following activities: InsiDentil, Pinsa Pinru, LPG/TPI, Thursday and Friday Camps. Inhibiting factors in the process of forming creativity skills in scout groups on Campus 2 Gontor Putri. Islamic boarding schools are as follows: (1) the dense activity of female students in Islamic boarding schools results in a lack of practice in this type of activity, (2). The lack of female students' interest in scouting is because not all female students have an interest in scouting