Taufik Muzakkir
Politeknik Negeri Pontianak

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Monitoring Daya Listrik Dan Kontrol Beban Di Laboratorium Robotika POLNEP Sebagai Modul Pembelajaran Pendidikan Vokasi Bidang Elektronika Industri Eko Mardianto; Taufik Muzakkir; Rianda Rianda
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v5i2.25629

Abstract

Beban hidup masyarakat dirasakan meningkat akibat kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, sehingga perlu dilakukan penghematan terutama penggunaan energi listrik. Beban listrik dapat dimonitoring dan dikontrol penggunaannya sehingga diperoleh hemat energi. Sasaran tepat dalam memasyarakatkan metode ini melalui pengembangan kurikulum laboratorium mahasiswa sebagai masyarakat dapat menerapkannya dan sekaligus penerapan solar sel, jaringan dc dan beban dc. Metodologi yang digunakan adalah merangcang perangkat keras dan perangkat lunak system monitoring dan kontrol sumber dc dan beban dc. Hasilnya dapat menampilkan grafik sumber energi dan beban harian. Dengan metode tersebut beban listrik dapat diatur terhadap ketersediaan energi listrik yang tersimpan di aki. Monitoring dan kontrol beban menggunakan media Internet of things dan thingspeak menggunakan smartphone. Media ini dapat memonitoring dan mengontrol beban dari jarak jauh.
Monitoring Daya Listrik Dan Kontrol Beban Di Laboratorium Robotika POLNEP Sebagai Modul Pembelajaran Pendidikan Vokasi Bidang Elektronika Industri Eko Mardianto; Taufik Muzakkir; Rianda Rianda
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 5, No 2 (2022): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v5i2.25629

Abstract

Beban hidup masyarakat dirasakan meningkat akibat kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, sehingga perlu dilakukan penghematan terutama penggunaan energi listrik. Beban listrik dapat dimonitoring dan dikontrol penggunaannya sehingga diperoleh hemat energi. Sasaran tepat dalam memasyarakatkan metode ini melalui pengembangan kurikulum laboratorium mahasiswa sebagai masyarakat dapat menerapkannya dan sekaligus penerapan solar sel, jaringan dc dan beban dc. Metodologi yang digunakan adalah merangcang perangkat keras dan perangkat lunak system monitoring dan kontrol sumber dc dan beban dc. Hasilnya dapat menampilkan grafik sumber energi dan beban harian. Dengan metode tersebut beban listrik dapat diatur terhadap ketersediaan energi listrik yang tersimpan di aki. Monitoring dan kontrol beban menggunakan media Internet of things dan thingspeak menggunakan smartphone. Media ini dapat memonitoring dan mengontrol beban dari jarak jauh.
Analisis Efisiensi Motor Induksi Tiga Phasa Rotor Sangkar Dengan Kondisi Pembebanan Yang Berbeda Rusman Rusman; Suparno; Taufik Muzakkir
Jurnal ELIT Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal ELIT
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Three-phase induction motors are AC electric motors widely used in both industry and household applications. Over time, these motors experience a decline in performance, including a reduction in torque and efficiency due to the deterioration of material resistance. One of the challenges in measuring the efficiency of induction motors during operation is the difficulty in measuring the motor's output parameters without disconnecting the motor from its load. This study aims to provide an alternative solution for measuring the efficiency of three-phase induction motors while they are in operation in industrial settings. The method used involves calculating the load as a percentage of the motor's rated output capacity, followed by current load estimation using the Line Current Measurement method. A digital power meter, LCD module for data display, and PLC as a control device were employed for monitoring. The study was conducted on a 1.1 kW three-phase induction motor, tested in the Electrical Engineering Laboratory at POLNEP. The results show that the developed measurement device can monitor the motor's parameters and display efficiency in real-time. The accuracy of the device is good within the load range of 65% to 76% of the rated capacity, but decreases at lower load levels. Comparison between the measured values and theoretical calculations indicates a low margin of error at specific load ranges, with the error increasing as the load decreases. The optimal load range for the motor is between 60% and 80% of its rated capacity.
Rancang Bangun Mixer Otomatis Pengatur Takaran Adonan Brownies Kukus Berbasis Arduino Mega 2560 Dito Febri Bachtiar; Taufik Muzakkir; Satriyo Satriyo; Wiwit Indah Rahayu
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i5.12511

Abstract

growth of the culinary MSME sector has led to an increased demand for steamed brownies. However, manual production processes particularly during the ingredient measuring and batter mixing stages result in measurement inaccuracies, inefficient production times, and potential contamination. Issues highlight the need for an automated device capable of delivering more accurate, rapid, and consistent results. This study involved the design and construction of an Arduino Mega 2560-based automatic mixer capable of measuring and mixing ingredients. The system utilizes a load cell sensor to weigh ingredients, a servo motor to operate the dry ingredient valve, a dosing pump to dispense liquid ingredients, and a DC motor to mix the batter. Test results showed an average weight sensor error of 1.8 grams, the dosing pump dispensed liquid ingredients accurately, and a 14-minute mixing cycle produced a uniformly mixed batter. However, the servo mechanism for dry ingredients lacked efficiency and requires further refinement.