Ismed Krisman Amazihono
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA Ismed Krisman Amazihono; Evi Martalinda Harefa
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.283 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v16i1.1058

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak BALITA ( Bayi Dibawah Lima Tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita baik di dunia, Indonesia, Sumatera Utara dan di Kota Gunungsitoli saat ini.Stunting pada balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan status kesehatan pada anak. Berdasarkan studi literature ditemukan beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting pada anak antara lain sosial ekonomi meliputi pendidikan, pekerjaan, pendapatan dan karakteristik ibu meliputi umur, pengetahuan, jumlah anak, pemberian makanan tambahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sosial ekonomi (pendidikan, pekerjaan, pendapatan) dan karakteristik ibu (umur, pengetahuan, jumlah anak, pemberian makanan tambahan) dengan kejadian stunting pada anak Balita di Desa Hiliweto Idanoi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli Idanoi tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah secara kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki Balita di desa Hiliweto Idanoi yaitu berjumlah 63 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis chi square, jika tidak memenuhi syarat harus diganti dengan uji alternatifnya yaitu fisher’s exact test (tabel 2 x 2), uji Kolmogorov smirnov ( tabel 2 x K) atau penggabungan sel ( tabel selain 2 x 2 dan 2 x K). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pendapatan, pekerjaan, jumlah anak dan pemberian makanan tambahan dengan kejadian stunting dimana hasil nilai significancy masing – masing adalah 0,001, 0, 025, 0,030 dan 0,000 dan tidak terdapat hubungan pendidikan, pengetahuan dan umur dengan kejadian stunting dimana hasil nilai significancy masing – masing adalah 0,418, 0,197 dan 0, 493. Kata kunci : Sosial Ekonomi, Karakteristik Ibu, Stunting, Gizi Anak Balita. Daftar Pustaka : 29 (2009 – 2019)
Efektivitas Media Leaflet Dan Spanduk: Media Leaflet Dan Spanduk Ismed Krisman Amazihono,SKM,MPH; Lismawati Pertiwi Waruwu, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.096 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v17i2.1302

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting, menjadi salah satu dari empat prioritas penyakit tidak menular yang ditargetkan untuk ditindaklanjuti oleh para pemimpin dunia. (Laporan Global WHO, 2016). Leaflet dan spanduk merupakan media atau alat yang dapat digunakan dalam penyuluhan. Diabetes Mellitus merupakan penyakit dengan jumlah kunjungan terbanyak di wilayah UPTD Puskesmas Kabupaten Gunungsitoli Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas leaflet dan spanduk terhadap perilaku pasien diabetes mellitus di wilayah UPTD Puskesmas Gunungsitoli Utara Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian quasi eksperimen dengan pre test. dan post-test tanpa kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus di wilayah UPTD Puskesmas Kabupaten Gunungsitoli Utara tahun 2021. Sampel penelitian adalah pasien diabetes melitus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku setelah diberikan penyuluhan dengan media leaflet dan banner dengan hasil uji wilcoxon diperoleh p value < 0,005 yang berarti secara statistik menunjukkan bahwa media leaflet dan banner efektif dalam meningkatkan perilaku pasien Diabetes Mellitus di UPTD Puskesmas Gunungsitoli Utara.