Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Hipertensi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Salewangan Kabupaten Maros Tahun 2018-2019 Muftia Jauristika Sarifuddin; Asriani Asriani; Henny Fauziah; Arlina Wiyata Gama
Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiks.v5i1.10653

Abstract

AbstrakAsfiksia neonatorum ialah kondisi bayi baru lahir yang mengalami kegagalan bernapas secara spontan ketika lahir yang dapat terjadi pada hipertensi kehamilan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan hipertensi pada ibu hamil dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Salewangan Kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional melalui pengambilan sampel secara purposive sampling dengan 92 sampel, yang diperoleh dari rekam medik. Penelitian dilakukan selama bulan Maret 2020. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil uji chi square diperoleh nilai p = 0,000 dan didapatkan 11 kasus asfiksia pada 46 sampel ibu yang mengalami hipertensi. Simpulan penelitian ini, hipertensi dalam kehamilan yang terjadi di RSUD Salewangan Kabupaten Maros fahun 2018–2019 mengakibatkan asfiksia neonatorum.Kata kunci: Asfiksia neonatorum, hipertensi, ibu hamilThe Relationship of Hypertension on Pregnancy and Neonatal Asphyxia on Salewangan Hospital Maros Regency 2018-2019AbstractNeonatal asphyxia is a condition of newborns that can’t breath spontaneously at birth which can occur because of hypertension on pregnancy. The purpose of this study was to determine the relationship between hypertension in pregnancy and the incidence of neonatal asphyxia at the Salewangan Hospital, Maros Regency during March 2020. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach through purposive sampling with 92 samples obtained from medical records. The results of this study based on the results of the chi square test obtained a p value=0.000 and found that there were 11 cases of asphyxia in 46 samples of hypertension on pregnancy. Conclusion. hypertension on pregnancy that occurred at Salewangan Hospital, Maros Regency, in 2018–2019 resulted in neonatal asphyxia.Keywords: Asphyxia neonatorum, hypertension, pregnant women
Hubungan Profil Darah Rutin dengan Derajat Klinis Pasien DBD Anak Di RSUD Haji Makassar Tahun 2022 Mutmainnah S Patanggu; Henny Fauziah; Jelita Inayah Sari; Suci Aprianti; Abd Rahim Yunus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6935

Abstract

Penyakit menular yang dikenal sebagai Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue dan menyebar melalui nyamuk Aedes aegypti. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui bagaimana kadar hemoglobin, trombosit, leukosit, dan hematokrit berhubungan dengan tingkat keparahan klinis DBD pada anak-anak yang dirawat di RSUD Haji Makassar saat 2022, serta bagaimana kadar hematokrit dan trombosit saling berhubungan. Riset ini menggunakan desain studi potong lintang dan bersifat kuantitatif. Data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien digunakan dalam proses pengumpulan data. Trombosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, dan demam berdarah dengue merupakan variabel independen. Kami menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan uji univariat untuk data univariat. Riset ini menemukan korelasi yang signifikan secara statistik diantara kadar trombosit, leukosit, dan hematokrit dengan tingkat keparahan klinis DBD (p = 0,021, p = 0,004, dan p = 0,005, berturut-turut). Korelasi antara kadar hemoglobin dan tingkat keparahan klinis DBD tidak signifikan secara statistik (p = 0,684). Saat 2022, di RSUD Haji Makassar, terdapat korelasi yang signifikan secara statistik diantara kadar hematokrit dan trombosit pada anak dengan DBD (p = 0,001).