Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANTIOXIDANT EFFECTIVENESS TEST USING UV-VISIBLE SPECTROPHOTOMETRY IN FORMULATIONS ETHANOL EXTRACT OF KELUBI FRUIT FLESH (Eleiodoxa conferta (Griff.) Burret) MOISTURIZING CREAM PREPARATIONS Kanne Dachi; Sudewi Sudewi; Nilsya Febrika Zebua; Siti Salmiyah; Ika Julianti Tambunan
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17617

Abstract

Buah kelubi (Eleiodoxa conferta (Griff.) Burret)  adalah tanaman buah yang mengandung senyawa flavonoid sangat bermanfaat untuk kulit. Kebaruan penelitian ini karena peneliti melakukan pengujian efektivitas antioksidan menggunakan spektrofotometri uv-visible pada formulasi ekstrak etanol daging buah kelubi dalam sediaan krim pelembab kulit. Tujuan penelitian untuk menganalisis ekstrak etanol daging buah kelubi yang diformulasikan kedalam sediaan krim pelembab pada beberapa variasi konsentrasi yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan eksperimental dengan bahan uji daging buah kelubi yang di maserasi menggunakan penyari etanol 96% diformulasikan kedalam krim pelembab menggunakan konsentrasi 1,5%, 2,0%, 2,5% serta blanko. Hasil pengujian pada sediaan krim pelembab menunjukkan bahwa ekstrak etanol daging buah kelubi (Eleiodoxaconferta (Griff.) Burret) dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan krim pelembab yang homogen dengan tipe emulsi M/A serta mempunyai nilai pH yang sesuai denga pH kulit fisiologis manusia yaitu nilai pH sediaan krim pelembab sesaat setelah dibuat adalah 6,1-6,5 dan pH sediaan krim pelembab setelah dilakukan Cycling test adalah 6,0-6,3. Sediaan krim pelembab dengan konsentrasi ekstrak etanol daging buah kelubi sebesar 2,5% adalah sediaan terbaik yang mampu memberikan kelembaban pada kulit sukarelawan dengan nilai 56 dimana nilai tersebut dikategorikan  “Hidrasi”, dengan persen pemulihan kelembapan pada kulit sebesar 28,04% selama 4 minggu pemakaian dengan kategori antioksidan sedang (IC50= 118,4903 ppm) dan blanko tergolong sebagai antioksidan yang sangat lemah (IC50= 243,0549 ppm). Kesimpulannya sediaan krim pelembab ekstrak etanol daging buah kelubi tidak menimbulakan efek mengiritasi kulit.Kata Kunci: Antioksidan; Ekstrak etanol; Buah kelubi; Krim pelembab.AbstractKelubi fruit (Eleiodoxa conferta (Griff.) Burret) is a fruit plant that contains flavonoid compounds that are very beneficial for the skin. The novelty of this study is that researchers tested the effectiveness of antioxidants using UV-visible spectrophotometry on the formulation of ethanol extract of kelubi fruit flesh in skin moisturizing cream preparations. The purpose of the study was to analyze ethanol extract of kelubi fruit flesh formulated into a moisturizing cream preparation at several concentration variations that have activity as antioxidants and do not cause irritation to the skin. The study used descriptive and experimental methods with test materials for kelubi fruit flesh which was macerated using 96% ethanol filtering formulated into a moisturizing cream utilizing a concentration of 1.5%, 2.0%, 2.5%, and blanks. The test results on moisturizing cream preparations showed that ethanol extract of kelubi fruit flesh (Eleiodoxaconferta (Griff.) Burret) can be formulated in the dosage form of a homogeneous moisturizing cream with an M / A emulsion type and has a pH value that is under the pH of human physiological skin, namely the pH value of the moisturizing cream preparation shortly after it is made is 6.1-6.5, and the pH of the moisturizing cream preparation after the cycling test is 6.0-6.3. A moisturizing cream preparation with a concentration of ethanol extract of kelubi fruit flesh 2.5% is the best preparation that can provide moisture to the skin of volunteers with a value of 56 where the value is categorized as "Hydration," with a moisture recovery percent on the skin of 28.04% for 4 weeks of use with a moderate antioxidant category (IC50 = 118.4903 ppm) and blanks classified as very weak antioxidants (IC50 = 243.0549 ppm). In conclusion, preparing the moisturizing cream of ethanol extract from kelubi fruit flesh does not cause an irritating effect on the skin.
Formulation and Antioxidant Activity Test Of Body Lotion Preparation of Ethanol Extract of Sky Mustard Leaves (Cyanthillium cinereum (L) H.Rob) As A Moisturizer Ika Julianti Tambunan; Siti Muliani
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v7i2.2441

Abstract

The skin is the first protection to ward off free radicals. Cosmetics used on the skin throughout the body are body lotions. The content of the sky mustard leaves (Cyanthillium cinereum (L) H. Rob) are alkaloid compounds, phenols, saponins, steroids, tannins, and flavonoids that function as antioxidants. This study aims to determine the antioxidant activity of the formulation of body lotion preparations of ethanol extract of sky mustard leaves. This study was conducted using an experimental method. The method of maceration of sky mustard leaves (Cyanthillium cinereum (L) H. Rob) using 96% ethanol. The methods used include selecting a standard formula, making body lotion preparations in concentrations of 1%, 1.5%, 2% and blanks, as well as evaluating the physical quality of the preparations and testing antioxidant activity using the DPPH method. The results showed that the leaves of the sky mustard (Cyanthillium cinereum (L) H. Rob) can be formulated into a body lotion preparation. The preparation obtained was stable and homogeneous, an oil-in-water emulsion type, pH immediately after being made 5.6 - 6.0 and after the cycling test 6.0 - 6.05, with a viscosity value of 2,300-4750 mPa's. The body lotion preparation of the sky mustard leaves with a concentration of 2% was the best preparation with a recovery percentage of 57.53% and an IC50 value of 61.38 ppm, including the "strong" category. The extract of the sky mustard leaves had an IC50 value of 14.75 ppm, which was categorized as "very strong". The blank preparation had an IC50 value of 156.91 ppm, including the "moderate" category.
Supervisi Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penggunaan Masker Peel-Off untuk Pencegahan Jerawat pada Remaja Pravil Mistryanto Tambunan; Supran Hidayat Sihotang; Nurmala Sari; Fanny Rizky Sembiring; Mariany Razali; Bunga Rimta Barus; Ika Julianti Tambunan
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v4i1.906

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) merupakan masalah dermatologis yang sangat umum pada remaja, dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Minimnya pengetahuan tentang perawatan kulit yang tepat, termasuk pemilihan dan penggunaan produk seperti masker peel off, sering menyebabkan penanganan yang tidak optimal dan berisiko iritasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode penyuluhan yang dikombinasikan dengan demonstrasi langsung dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis siswa SMA mengenai pencegahan jerawat menggunakan masker peel off. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan partisipatif, terdiri dari sesi ceramah interaktif, demonstrasi oleh ahli, dan praktik langsung pembuatan serta aplikasi masker peel off berbahan alami (seperti green tea dan lidah buaya). Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Medang Deras dengan peserta sebanyak 35 siswa kelas XI. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta yang signifikan. Rata-rata skor pre-test adalah 52.4 (dari skala 100), meningkat menjadi 84.7 pada post-test. Seluruh peserta (100%) juga berhasil mendemonstrasikan langkah-langkah aplikasi dan pelepasan masker peel off dengan benar pada sesi praktik. Kombinasi penyampaian materi dengan pengalaman praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan motorik terkait perawatan kulit. Penyuluhan dengan pendekatan partisipatif dan demonstrasi efektif meningkatkan literasi kesehatan kulit remaja mengenai pencegahan jerawat, yang diharapkan dapat mendorong perilaku perawatan kulit yang lebih aman dan mandiri.