Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Paving Block dalam Rangka Percepatan Zero Waste Adam Aswin Usman; Khitara Aldilla Chandra; Silfia Silfia; Yoke Sukma Indhiradita; Agus Susanto
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): PADMA Januari 2023
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v3i1.28293

Abstract

Limbah sampah plastik adalah permasalahan global disetiap negara, khususnya di Indonesia, dimana industri daur ulang masih terbatas. Salah satu alternatif daur ulang limbah plastik yang potensial adalah digunakan untuk produksi bahan kontruksi, yaitu untuk produksi paving block. Banyak konsumen yang memilih Paving block karena kontruksi perkerasan yang baik, ramah lingkungan, membantu penyerapan air kedalam tanah, pelaksanaan lebih cepat, biaya yang relatif murah, dan memiliki berbagai macam bentuk yang menambah nilai estetika. Oleh karena itu dilakukan pengabdian masyarakat tentang pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan pembuatan paving block sekaligus sebagai upaya untuk mengurangi limbah plastik di kabupaten Bogor. Dengan memanfaatkan sifat plastik yang memiliki titik leleh yang rendah dan pada suhu normal dapat menjadi sangat keras sehingga cocok digunakan sebagai bahan pembuat paving block. Hasil pelatihan ini menunjukkan 92,8 % responden menyatakan paham tentang tata cara produksi, pengolahan dan pengembangan paving block berbahan baku sampah plastik.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Paving Block dalam Rangka Percepatan Zero Waste Adam Aswin Usman; Khitara Aldilla Chandra; Silfia Silfia; Yoke Sukma Indhiradita; Agus Susanto
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): PADMA Januari 2023
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v3i1.28293

Abstract

Limbah sampah plastik adalah permasalahan global disetiap negara, khususnya di Indonesia, dimana industri daur ulang masih terbatas. Salah satu alternatif daur ulang limbah plastik yang potensial adalah digunakan untuk produksi bahan kontruksi, yaitu untuk produksi paving block. Banyak konsumen yang memilih Paving block karena kontruksi perkerasan yang baik, ramah lingkungan, membantu penyerapan air kedalam tanah, pelaksanaan lebih cepat, biaya yang relatif murah, dan memiliki berbagai macam bentuk yang menambah nilai estetika. Oleh karena itu dilakukan pengabdian masyarakat tentang pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan pembuatan paving block sekaligus sebagai upaya untuk mengurangi limbah plastik di kabupaten Bogor. Dengan memanfaatkan sifat plastik yang memiliki titik leleh yang rendah dan pada suhu normal dapat menjadi sangat keras sehingga cocok digunakan sebagai bahan pembuat paving block. Hasil pelatihan ini menunjukkan 92,8 % responden menyatakan paham tentang tata cara produksi, pengolahan dan pengembangan paving block berbahan baku sampah plastik.
Empowering Communities Through Maggot Management for Livestock Feed and Organic Fertilizer Alfikri, M Reza; Silfia, Silfia
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i2.21098

Abstract

Organic waste management presents a significant challenge for many communities, especially in the agricultural and livestock sectors. The increasing amount of organic waste, particularly in urban areas, has led to environmental issues such as landfill overflow, methane emissions, and pollution. As an innovative solution, the use of Black Soldier Fly (BSF) larvae has proven effective in converting organic waste into animal feed and organic fertilizers. This study aims to develop a community-based training program focusing on the utilization of BSF larvae for organic waste management and the production of value-added products. The implementation method includes identifying suitable locations, designing the training program, and providing post-training support to participants. Results show that participants successfully applied BSF farming techniques using local organic waste, producing high-quality animal feed and organic fertilizers that enhanced agricultural productivity. Additionally, this technology reduced feed costs, lessened dependence on chemical fertilizers, and minimized the volume of waste disposed of in landfills. The discussion highlights challenges related to infrastructure and the availability of quality organic waste. The main conclusion of the study is that BSF farming provides a sustainable solution that can improve food security, reduce environmental impacts, and strengthen local economies through community empowerment.
Economic, Technological, and Environmental Feasibility of Green Hydrogen Adoption in Transportation: A Techno-Economic and Life Cycle Assessment Approach in Indonesia Silfia; Khitara Aldilla Chandra; Ayu Putri Ana; M Reza Alfikri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13443

Abstract

This research comprehensively evaluates the economic, technological, and environmental feasibility of green hydrogen adoption in Bogor City's transportation sector. Utilizing Techno-Economic Assessments (TEA), Life Cycle Assessment (LCA), and Scenario Modeling, the study compares centralized versus decentralized production pathways. TEA findings indicate that decentralized production is not financially viable, while centralized production with CCS technology shows positive financial potential, underscoring the role of economies of scale. LCA results confirm that green hydrogen offers significant emission reduction potential, up to 90% compared to fossil fuel alternatives, and produces zero emissions at the point of use, though high CCS costs remain a constraint. Scenario Modeling determined that Scenario 3 (high carbon tax, government subsidies, and reduced renewable energy prices) is the most effective pathway for accelerated adoption. Cost-Benefit Analysis (CBA) suggests that long-term non-economic benefits, such as improved public health and reduced air pollution, significantly outweigh high initial infrastructure costs. This study provides a novel, integrated assessment for a high-density urban context, advising policymakers to implement a higher carbon tax and subsidies to expedite the transition.
Optimalisasi Pengelolaan Limbah Kulit Buah Menjadi Pupuk Kompos Sederhana di Sentra UMKM Jus Buah Segar Silfia, Silfia; Alfikri, M Reza; Fitri, Dian Arsita; Ana, Ayu Putri; Sitohang, Ester Juliana; Chandra, Khitara Aldilla
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i1.3845

Abstract

Limbah kulit buah yang dihasilkan setiap hari umumnya belum dikelola secara optimal dan masih diperlakukan sebagai sisa produksi yang dibuang, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan serta meningkatkan biaya operasional usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah kulit buah di sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jus buah segar melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek manajemen dan teknis. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan secara partisipatif dan aplikatif, meliputi identifikasi jenis dan volume limbah dominan, penguatan pemahaman manajemen limbah berbasis ekonomi sirkular dan prinsip 3R, pelatihan teknik komposting sederhana menggunakan metode yang sesuai untuk skala UMKM, serta pendampingan pemanfaatan hasil komposting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola limbah kulit buah menjadi pupuk kompos sederhana, serta perubahan sikap mitra dalam memandang limbah sebagai sumber daya yang bernilai. Selain itu, tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) sederhana mendukung keberlanjutan praktik pengomposan sebagai bagian dari strategi manajemen limbah UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan limbah organik yang aplikatif dan berkelanjutan bagi sentra UMKM jus buah segar.