Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI WANITA MAJU JAYA DI KAMPUNG HUSOAK MENGOLAH KEDELAI MENJADI TEMPE UNTUK MENSTIMULUS MINAT MASYARAKAT MENJADI PELAKU USAHA DAN BERDAYA SAING Meri Berliana; Erinus Mosip; Meiky Tuwo; Fransisca Christina Dewi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4881

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan sebuah proses sekaligus tujuan oleh karena itu, pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, mampu menggali dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada didaerahnya, dan membantu masyarakat untuk terbebas dari keterbelakangan atau kemiskinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak pembelajaran dan menambah keterampilan maupun kreativitas yang baik sehingga masyarakat di Distrik Hubikiak terkhusus di kampung Husoak dapat mengembangkan kreativitasnya guna membantu mendorong ataupun meningkatkan pendapatan rumah tangga. Metode pelatihan pengolahan kedelai menjadi tempe ini di harapkan memberikan pengetahuan yang baru bagi masyarakat di Distrik Hubikiak sehingga masyarakat dapat menjadi masyarkat yang produktif, dan dapat menstimulasi minat masyarakat menjadi pelaku usaha juga menciptakan lingkungan sosial yang produktif, mandiri dan berdaya saing, serta mampu mengolah hasil – hasil pertanian, menambah nilai produk dan menghasilkan diversifikasi produk yang berguna bagi masyarakat luas.
PEMBUATAN MINUMAN SEDUHAN “NDOA” DARI DAUN JERUJU (Acanthus illicifolius L.) di KAMPUNG PIGAPU DISTRIK IWAKA KABUPATEN MIMIKA Anti Uni Mahanani; Sumiyati Tuhuteru; Inrianti Inrianti; Meri Berliana; Simon Perez
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.1032

Abstract

Pigapu Village in Iwaka District, Mimika Regency is a mangrove forest area (mangrove). Mangrove leaves (mangrove) have benefits, namely as a brewed drink from jeruju leaves (Acanthus illicifolius L.). This Acanthus leaf brew drink has bioactive compounds that act as antioxidants. This activity aims to introduce teh knowledge and technology of making brewed drinks from Jeruju leaves. Community service is carried out in Pigapu village. Teh community service partners are teh Forest Farmers Group and teh Pigapu Village Institution Social Forestry Business Group which are assisted by teh Sahul Lestari Ecology Foundation. Tehre are about 40 members of teh farmer group. Teh method consists of 3 stages: pre activity, activity and post activity. Making teh brewed drink is collecting Jeruju leaves where teh leaves that are picked are teh leaves from teh first shoot to teh seventh shoot. After teh leaves are cleaned, teh leaves are separated from teh bones of teh leaves and teh bones are washed and tehn sliced ​​thinly using a knife. After being sliced, teh leaves are tehn dried in teh sun for about 5 days. When teh conditions are very dry, tehse leaves are ready to be packaged in dye packs and pouch packs. Teh Pigapu Village Institution Social Forestry Business Group in general has marketed this “Ndoa” brew at local and national events. In conclusion, tehre has been an increase in teh knowledge and skills of teh community in addition to being a source of economic income for teh local community. When teh conditions are very dry, tehse leaves are ready to be packaged in dye packs and pouch packs. Teh Pigapu Village Institution Social Forestry Business Group in general has marketed this “Ndoa” brew at local and national events. In conclusion, tehre has been an increase in teh knowledge and skills of teh community in addition to being a source of economic income for teh local community.
EFEKTIVITAS MIKROORGANISME LOKAL BERBAHAN NASI BASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.) Inrianti Inrianti; Sepling Paling; Alber Tulak; Meri Berliana; Erinus Mosip; Maria Gabriela Mbinu; John Pumoko
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 13 No. 1 (2026): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v13i1.12686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas mikroorganisme lokal (MoL) berbahan nasi basi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) serta mengidentifikasi konsentrasi perlakuan yang paling optimal. Penelitian dilaksanakan pada Juli–September 2022 di Kampung Hom-hom, Kecamatan Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima taraf perlakuan, yaitu tanpa MoL, 20 mL MoL + 80 mL air, 40 mL MoL + 60 mL air, 60 mL MoL + 40 mL air, dan 80 mL MoL + 20 mL air. Masing-masing perlakuan diulang empat kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan berat segar tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MoL nasi basi berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi 80 mL MoL + 20 mL air, yang menghasilkan tinggi tanaman 48,30 cm, jumlah daun 16,20 helai, lebar daun 6,08 cm, dan berat segar 283,32 g. Hasil ini menunjukkan bahwa nasi basi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku MoL yang murah, sederhana, dan ramah lingkungan untuk mendukung budidaya kangkung darat.
Analisis Profitabilitas Dan Kelayakan Usaha: Studi Kasus Pada Pedagang Pinang Di Pasar Tradisional Wamena Meri Berliana; Maria Gabriela Mbinu; Inrianti Inrianti; Sepling Paling
JURNAL VIGOR Vol 11, No 1 (2026): VIGOR: JURNAL ILMU PERTANIAN TROPIKA DAN SUBTROPIKA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/vigor.v11i1.9860

Abstract

This study aims to analyze the feasibility of the areca nut trading business in Wamena. The study employed a quantitative descriptive approach. The research sample consisted of 20 respondents who were active areca nut traders in Wamena. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. The analysis focused on market, technical, and financial aspects, including profit analysis, Revenue-Cost (R/C) Ratio, and Break Even Point (BEP). The results showed that the traders’ average total revenue was IDR 350,000 per day, while the average total cost was IDR 220,000 per day, resulting in an average profit of IDR 130,000 per day. The R/C Ratio value of 1.57 indicates that the business is economically feasible because it is greater than 1. In addition, the Break Even Point analysis showed that the minimum production required to reach the break-even point was 24 bundles per day, while the actual production level was around 100 bundles per day, indicating a safe profit zone. Based on the findings, it can be concluded that the areca nut trading business in Wamena is feasible and profitable. This business has strong market demand, simple operational procedures, and stable financial performance. Therefore, it is recommended that traders continue and expand their business in order to improve their economic welfare.