Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR DALAM MENDUKUNG PERTANIAN ORGANIK MASYARAKAT WAMENA, PAPUA INDONESIA Inrianti; Patras Pumoko; Sepling Paling; Alber Tulak
Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/karunia.v1i4.331

Abstract

Abstract: Wamena is one of the areas with the potential to develop a wide variety of food crops and plantations in large and medium quantities because it is supported by its natural conditions. Wamena, especially throughout Jayawijaya Regency and even other Regencies in the Central Highlands of Papua, are known for their organic farming. In order to support and maintain the productivity of organic farming systems, as an academic activist in the agricultural sector, it is necessary to conduct training on making organic fertilizer through the use of banana weevils known as Local Microorganism Fertilizer (MoL). This training was based on observations of farmer groups in the Wesaput district, where all farmers in the farmer groups had never used organic liquid fertilizers or inorganic fertilizers as additional nutrients to increase the growth and production of their agricultural products. Therefore we try to provide understanding and approaches to farmer groups through community service on how to make Local Microorganism Liquid Fertilizer in order to increase the yields of local farmers in the Wesaput District, especially the village of Kama. As a result of this activity, we saw that the farmer group community in Wesaput gave a good response so they asked for similar activities to be carried out again so that the farmer group community was more independent in making and using liquid organic fertilizer using the natural resources around them.
EFEKTIVITAS MIKROORGANISME LOKAL BERBAHAN NASI BASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KANGKUNG DARAT (Ipomoea reptans Poir.) Inrianti Inrianti; Sepling Paling; Alber Tulak; Meri Berliana; Erinus Mosip; Maria Gabriela Mbinu; John Pumoko
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 13 No. 1 (2026): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v13i1.12686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas mikroorganisme lokal (MoL) berbahan nasi basi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kangkung darat (Ipomoea reptans Poir.) serta mengidentifikasi konsentrasi perlakuan yang paling optimal. Penelitian dilaksanakan pada Juli–September 2022 di Kampung Hom-hom, Kecamatan Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima taraf perlakuan, yaitu tanpa MoL, 20 mL MoL + 80 mL air, 40 mL MoL + 60 mL air, 60 mL MoL + 40 mL air, dan 80 mL MoL + 20 mL air. Masing-masing perlakuan diulang empat kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, dan berat segar tanaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi MoL nasi basi berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil. Perlakuan terbaik diperoleh pada konsentrasi 80 mL MoL + 20 mL air, yang menghasilkan tinggi tanaman 48,30 cm, jumlah daun 16,20 helai, lebar daun 6,08 cm, dan berat segar 283,32 g. Hasil ini menunjukkan bahwa nasi basi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku MoL yang murah, sederhana, dan ramah lingkungan untuk mendukung budidaya kangkung darat.