Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PERMAINAN LEMPAR TANGKAP BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI Didik Purwanto Didik; Siti Rahma; Hesti Putri Setianingsih; Endras Setyo Darmawan
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol. 11 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/tjsspe.v11i1.3886

Abstract

The main problem is that children's gross motor skills have not developed as expected. The aim is to determine the effect of throwing and catching the ball game on the gross motor skills of children in group B of TK An-Nisa Kita Singgani Maku. This research method is quantitative and the type is experimental. The subjects were 20 children consisting of 13 boys and 7 girls. Data collection techniques are carried out through observation, documentation, interviews. Data processing is done by percentage technique and t-test. Based on the results of the recapitulation of children's gross motor skills before being given treatment in the form of ball throwing game activities, there were no children in the BSB category, there were 13.3% in the BSH category, there were 56.7% in the MB category, and there were 30% in the BB category. After being given the treatment, the results for the BSB category were 16.7%, the BSH category was 48.3%, the MB category is 35%, and there are no children who fall into the BB category. Furthermore, data calculations were carried out using the t-test technique. According to the results of the t test calculation data, it can be explained that the calculated t value is -7,429 with a significance of 0,000. because the significance is <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence of the ball-catching game on gross motor skills of early childhood.
Financial Feasibility Study And Economic Impact Of Krl Electrification Project Development Yogyakarta - Solo Sapto Priyanto; Erifendi Churniawan; Endras Setyo Darmawan
Jurnal Syntax Transformation Vol 4 No 7 (2023): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v4i7.760

Abstract

At the beginning of 2022, the Ministry of Transportation through the Directorate General of Railways made improvements in railway operations by developing electrification of the Yogyakarta – Solo KRL line to Palur Station to support the progress of the railway. The development of electrification is one form of development across Yogyakarta – Solo as a real step by the government to provide effective and efficient mass transportation services to support the mobilization of the people of Solo as part of the golden triangle in Central Java This research was conducted to determine the financial feasibility that is the basis for carrying out all activities in life as well as the economic impact generated by the extension of the Yogyakarta-Solo KRL line to Palur Station. In this study, researchers will calculate several aspects, namely net present value (NPV), internal rate of return (IRR), benefit cost ratio (B/C ratio), fuel cost savings and time value savings The method used in this study is the study of literature. This research is expected to provide input to operators and regulators regarding financial independence and the economic impact of the implementation of the Yogyakarta - Solo KRL
Kajian Pemanfaatan Aset Ruang Tunggu Ka Feeder di Stasiun Bandung dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Non-Farebox Endras Setyo Darmawan; Lutfi Fadhilah Firdaus; Ahmad Ependi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i4.4734

Abstract

PT KAI memiliki pendapatan utama dalam bentuk jasa transportasi, baik angkutan penumpang maupun angkutan barang. Namun, selain pendapatan yang bersumber dari angkutan. KAI juga meraup keuntungan dari sewa aset yang dikelola oleh Unit Komersial Non Angkutan. Unit ini dibentuk untuk meningkatkan nilai pendapatan Perusahaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan seluruh aset non angkutan Perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi rencana pemanfaatan ruang tunggu KA Feeder di Stasiun Bandung, menganalisis penentuan jenis usaha yang diprioritaskan di ruang tunggu KA Feeder. Dalam perhitungan pada penelitian ini menggunakan metode Weighted Product, yaitu metode pengambilan keputusan dengan menggunakan nilai atribut yang selanjutnya nilai atribut perlu dipangkatkan terlebih dahulu dengan bobot atribut yang berkaitan. Dalam metode WP ini ada beberapa tahapan yaitu dengan menentukan kriteria, normalisasi bobot, menentukan alternatif, melakukan perhitungan vektor S dan melakukan perhitungan vektor V, lalu yang terakhir melakukan perankingan. Perhitungan pengambilan keputusan menggunakan software Microsoft Excel. Berdasarkan hasil analisis pengambilan keputusan untuk pemilihan jenis usaha yang diprioritaskan dengan metode WP, jenis usaha yang paling diprioritaskan yaitu retail makanan ringan dengan nilai preferensi sebesar 0,282200682. Diurutan kedua terdapat convenient store dengan nilai preferensi sebesar 0,2718982. Diurutan ketiga terdapat coffee shop dengan nilai preferensi sebesar 0,233632169. Lalu diurutan terakhir yaitu keempat, terdapat retail kering dengan nilai preferensi sebesar 0,212268913. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa komersialisasi aset non-angkutan, khususnya di Stasiun Bandung, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan non-farebox KAI, dengan prioritas pada usaha retail makanan ringan. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi PT KAI dalam merancang strategi pemanfaatan aset untuk mendiversifikasi pendapatan.
Analisis Implementasi Tanggap Darurat Pada Elevated Track LRT Sumatera Selatan Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Gianto, Shafa Cesania; Handoko, Handoko; Darmawan, Endras Setyo
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 2 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The evacuation process on the South Sumatra LRT is hazardous because using a walkway along the LRT rails with high-voltage electricity can endanger passengers. This study aims to analyze the implementation of emergency response according to applicable SOP and determine appropriate alternative strategies for handling emergency conditions in elevated track South Sumatera LRT. This study used data collection techniques through observation, interviews, and documentation and then analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method with the app Expert Choice. After conducting interviews and calculating with the AHP method, according to the expert's opinion, there are deficiencies in the SOP, and the best alternative for the evacuation process is obtained, namely using passenger evacuation lorries. From the results of this research, a suggestion can be made to improve the contents of the applicable SOP, which can be used to evacuate passengers for passenger evacuation lorries. ABSTRAK Proses evakuasi pada LRT Sumatera Selatan sangat berisiko dengan cara menggunakan walkway di sepanjang rel LRT yang terdapat aliran listrik tegangan tinggi dan dapat membahayakan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tanggap darurat sesuai SOP yang berlaku dan menentukan strategi alternatif yang tepat dalam penanganan kondisi darurat pada elevated track LRT Sumatera Selatan. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dengan aplikasi Expert Choice. Setelah dilakukan wawancara dan dilakukan perhitungan dengan metode AHP, menurut pendapat ahli terdapat kekurangan pada SOP dan diperoleh alternatif terbaik untuk proses evakuasi yaitu menggunakan lori evakuasi penumpang. Dari hasil penelitian tersebut dapat diberikan usulan untuk menyempurnakan isi SOP yang berlaku serta dapat digunakan dalam proses evakuasi penumpang untuk lori evakuasi penumpang.
Analisis Perubahan Jumlah Penumpang Terhadap Perencanaan Pola Operasi Baru KRL Solo Balapan-Kutoarjo Faza, Maulida Nurul; Iswanto, Ary Putra; Darmawan, Endras Setyo
Prosiding Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Vol 11 No 1 (2024): Prosiding Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : FSTPT Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existing train operated on the Yogyakarta-Kutoarjo route is the Prambanan Express Train, which KRL will replace. Besides that, the addition of passengers needs to be studied in terms of operational patterns. This research aims to analyze the potential total passengers across Solo Balapan-Kutoarjo, design operational patterns, and analyze the facility needs. This study used secondary data by calculating the number of passengers, travel needs, travel time, headway, cross capacity, and calculation of facility needs. The result of the research was that the number of passengers in 2027 was 1,771,455. Based on the daily scenario, the number of trips was 37 weekday trips and 52 weekend trips. The daily scenario still had 41 weekday and weekend trips. The total travel time was 2 hours 4 minutes, and the remaining cross capacity was still up for additional trips. The operational pattern starts at Solo Balapan Station, ends at Kutoarjo Station, and vice versa. So it takes 9 SO trainsets on weekdays and 13 SO trainsets on weekends, while daily it still takes 10 SO trainsets. ABSTRAK Kereta eksisting yang beroperasi pada lintas Yogyakarta – Kutoarjo adalah Kereta Prambanan Ekspres di mana akan digantikan dengan KRL, selain itu adanya penambahan penumpang perlu dikaji mengenai pola operasinya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis potensi jumlah penumpang lintas Solo Balapan–Kutoarjo, merancang pola operasi, serta menganalisis kebutuhan sarana. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode perhitungan jumlah penumpang, kebutuhan perjalanan, waktu tempuh, headway, kapasitas lintas, dan perhitungan kebutuhan sarana. Hasil penelitian adalah jumlah penumpang pada 2027 sebanyak 1.771.455 penumpang. Jumlah perjalanan berdasarkan skenario harian yaitu 37 perjalanan weekday dan 52 perjalanan weekend. Sekenario harian tetap terdapat 41 perjalanan weekday dan weekend. Waktu tempuh total 2 jam 4 menit dan kapasitas lintas tersisa masih memenuhi untuk penambahan perjalanan. Pola operasi diawali dari Stasiun Solo Balapan dan diakhiri di Stasiun Kutoarjo, serta sebaliknya. Dibutuhkan 9 trainset SO pada weekday dan 13 trainset SO pada weekend sedangkan pada harian tetap dibutuhkan 10 traisnset SO.
Pengaruh Kemudahan dan Fitur Layanan Terhadap Minat Beli Tiket Menggunakan Aplikasi KA Bandara (Studi Kasus: KA Bandara YIA) Sholekhah, Uswatun; Kuswati, Atik Roro Siti; Darmawan, Endras Setyo
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 2 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i2.1342

Abstract

KA Bandara is PT Railink's application which makes it easier to book airport train tickets. Based on data, purchasing tickets through applications is in third place. Complaints related to KA Bandara include the convenience and service features. The research objective is to analyze thi effect of convenience & service features on interest in buying tickets using KA Bandara Application. Data collection by questionnaire and analysis by multiple linear regression using SPSS 26. Analysis includes instrument, classical assumption and hypothesis testing. From the results, there is an effect of convenience on the interest in buying tickets using KA Bandara, the sig. (0.000<0.05) and tcount (7.573>1.984). Service features affect interest in buying tickets using KA Bandara, sig. (0.001<0.05) & tcount (3.326>1.984). Simultaneously, convenience variables & service features affect interest in buying tickets with KA Bandara with sig. (0.000<0.05), Fcount value (98.823>3.090), and a coefficient of determination of 66.4%. ABSTRAK Aplikasi KA Bandara merupakan aplikasi PT Railink yang bertujuan memudahkan pemesanan tiket dari/ke Bandara. Berdasarkan data, pembelian tiket KA Bandara melalui aplikasi di urutan ketiga setelah ibook dan vending machine. Beberapa keluhan terkait aplikasi KA Bandara meliputi kemudahan serta fitur layanan pada aplikasi yang perlu diperhatikan operator. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh kemudahan serta fitur layanan terhadap minat membeli tiket menggunakan aplikasi KA Bandara. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan analisis dengan regresi linear berganda dengan SPSS 26. Analisis meliputi pengujian instrumen, pengujian asumsi klasik serta pengujian hipotesis. Dari analisis, kemudahan mempunyai pengaruh terhadap minat membeli tiket menggunakan aplikasi, sig. (0,000<0,05) dan thitung (7,573>1,984). Fitur layanan mempengaruhi minat membeli tiket menggunakan aplikasi, nilai sig. (0,001<0,05) dan nilai thitung (3,326>1,984). Sedangkan secara simultan, terdapat pengaruh variabel kemudahan dan fitur layanan terhadap minat membeli tiket menggunakan KA Bandara dengan sig (0,000<0,05), Fhitung (98,823>3,090), dan koefisien determinasi sebesar 66,4%.