Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS PERENCANAAN MUSHOLA DARUL GHIFARI AN NASRI MERJOSARI LOWOKWARU KOTA MALANG Moch. Khamim; Winda Harsanti; Mohamad Zenurianto; Rinto Sasongko; Fajar Purnomo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIMAS) Vol 9 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2022
Publisher : Publisher UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v9i2.197

Abstract

Musholla menurut arti bahasa adalah tempat shalat. Musholla adalah untuk bangunan kecil yang dipergunakan sebagai tempat sujud, tempat shalat yang dapat memberikan sedikit pernaungan dari terik panas matahari. Istilah kedua yang digunakan sebagai tempat sholat adalah masjid. Secara bahasa, masjid berasal dari kata sajada-yasjudu-sujudan, yang berarti tempat sujud dalam rangka beribadah kepada Allah Swt. atau tempat untuk mengerjakan shalat. Secara istilah, masjid mengandung makna sebagai pusat segala kebajikan kepada Allah Swt., di dalamnya terdapat dua bentuk kebajikan, yaitu kebajikan yang dikemas dalam bentuk ibadah khusus kepada Allah Swt. dan kebajikan yang dikemas dalam bentuk amaliyah sehari-hari dalam berkomunikasi dengan sesama jamaah. Desain mushola yang baik yaitu desain yang sesuai kebutuhan, keinginan jamaah, dan desain yang kekinian
BIMBINGAN TEKNIS PERENCANAAN MUSHOLA DARUL GHIFARI AN NASRI MERJOSARI LOWOKWARU KOTA MALANG Moch. Khamim; Winda Harsanti; Mohamad Zenurianto; Rinto Sasongko; Fajar Purnomo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v9i2.197

Abstract

Musholla menurut arti bahasa adalah tempat shalat. Musholla adalah untuk bangunan kecil yang dipergunakan sebagai tempat sujud, tempat shalat yang dapat memberikan sedikit pernaungan dari terik panas matahari. Istilah kedua yang digunakan sebagai tempat sholat adalah masjid. Secara bahasa, masjid berasal dari kata sajada-yasjudu-sujudan, yang berarti tempat sujud dalam rangka beribadah kepada Allah Swt. atau tempat untuk mengerjakan shalat. Secara istilah, masjid mengandung makna sebagai pusat segala kebajikan kepada Allah Swt., di dalamnya terdapat dua bentuk kebajikan, yaitu kebajikan yang dikemas dalam bentuk ibadah khusus kepada Allah Swt. dan kebajikan yang dikemas dalam bentuk amaliyah sehari-hari dalam berkomunikasi dengan sesama jamaah. Desain mushola yang baik yaitu desain yang sesuai kebutuhan, keinginan jamaah, dan desain yang kekinian
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS TERHADAP PEMBANGUNAN APARTEMEN URBAN SIGNATURE – LRT CITY CIRACAS Wahyu Rinaldi Hendra Saputra; Rinto Sasongko; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4286

Abstract

Dalam perubahan tata guna lahan akan mengakibatkan perubahan suatu sistem  lalu-lintas yang disebabkan oleh adanya bangkitan dan tarikan akibat bangunan baru atau perubahan tata guna lahan. Pembangunan yang tidak disertai dengan kajian dampak lalu lintas, tidak akan dapat diketahui efek yang terjadi seperti kemacetan atau tundaan. Berdasarkan Analisa Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) maka dapat diperhitungan berapa besarnya bangkitan, tarikan, dan nilai Derajat Kejenuhan (DS). Dengan mengetahui hal tersebut dapat dilakukan penangan rekayasa lalu-lintas dan manajemen lalu-lintas untuk mengatasi dampaknya. Adhi Commuter Properti melakukan pembangunan gedung baru di kawasan Jakarta Timur yaitu Apartemen Urban Signature. Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume lalu-lintas pada sekitar area pembangunan diantaranya: Jl. Raya Ciracas dan Jl. Pengantin Ali. Pada tahun 2022 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 1,80 dan 1,79 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F,pada tahun 2027 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai DS sebesar 2,73 dan 2,72 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, sedangkan Jl. Pengantin Ali pada tahun 2022 memiliki nilai DS sebesar 1,19 dan 1,16 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, pada tahun 2027 Jl. Pengantin Ali memiliki nilai DS sebesar 1,80 dan 1,76 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 7 MENGGUNAKAN PEDOMAN GEOMETRIK 2021 Nizhar Abrar Al. Afghany; Dwi Ratnaningsih; Rinto Sasongko
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5508

Abstract

Proyek jalur lintas selatan lot 7 berada di desa Tambakrejo kecamatan Wonotirto yang memiliki luas wilayah sebesar 4.89 km2, untuk presentase luas wilayah terhadap kecamatan sebesar 2.97%. Jumlah penduduk di Desa Tambakrejo sebanyak 5.108 orang dan kepadatan di Desa Tambakrejo sebanyak 1.045 jiwa/km2. Penelitian dilakukan di jalur lintas selatan LOT 7 pada STA 0+000-5+000. Meningkatnya jumlah penduduk dan kedekatan wilayahnya dengan objek wisata, area perkebunan jagung dan tebu juga persawahan, mengakibatkan daerah sekitar proyek Jalan Lintas Selatan Lot 7, mengalami peningkatan lalu lintas kendaraan baik ringan maupun berat. Untuk refrensi maka direncanakan ulang jalan baru menggunakan metode Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini berupa data: trase jalan, peta topografi dan klasifikasi jalan. Hasil dari perhitungan ulang geometrik jalan, terdapat 10 tipe tikungan S – C – S, terdapat 7 lengkung vertikal cembung dan 7 lengkung vertikal cekung, volume galian didapatkan 359.507,910 m3, dan volume timbunan didapatkan 343.810,910 m3.