Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS PERENCANAAN TANDON AIR BAWAH TANAH DI SMP NEGERI 22 KOTA MADYA MALANG Dandung Novianto; Armin Naibaho; Udi Subagio; Gerard Appono; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i1.112

Abstract

With the vision of "Realizing Students Who Are Excellent in Achievement, Skilled, Praised in Character and Cultured in an Environment Based on Faith and Faith" SMP Negeri 22 Malang is located in the eastern area of Malang City, bordering the Malang Regency area, precisely in the hilly area of Villa Gunung Buring, Kelurahan Cemoro, the enclosure of Kedungkandang District, Malang City. This school was founded on October 20, 1999, with a land area of 5,597 m2 with a total area of 2,160 m2 consisting of 36 rooms, the number of study groups is 20 classes, each 6-7 study groups, the total number of students is 610 people and is supported by 35 educators. person. As we know above, with a large enough number of teachers, employees and students, it needs quite a lot of clean water. Whereas the water source at the school is obtained from the distribution of water from the housing whose discharge is very small, so it requires a water reservoir to accommodate water, currently the school only has a water reservoir above with a small volume capacity with a small pressure so that the water is unable to meet even though it has been assisted by a pump due to small water discharge.For this reason, the school has a plan to make an underground water reservoir with the aim of storing water which is then raised to the upper reservoir with the help of a pump, that the water reservoir planning is carried by the ground.
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN GUNUNG GANGSIR - JALAN WICAKSONO BEJI PASURUAN Fakhri Ali Machsan; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3752

Abstract

Simpang tak bersinyal yang terletak di Jalan Gunung Gangsir – Jalan Wicaksono yang terletak pada Kecamatan Beji Pasuruan merupakan simpang yang tergolong padat lalu lintasnya, karena di kawasan tersebut merupakan kawasan industri yang banyak berdiri pabrik-pabrik, serta terdapat juga sekolah, pertokoan dan sebagainya. Sehingga dengan banyaknya industri dan fasilitas umum tersebut menyebabkan banyak kendaraan yang melintasi simpang tersebut terutama pada saat jam sibuk seperti pagi dan sore karena pada jam tersebut merupakan berangkat dan pulangnya pegawai pabrik dan pelajar. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kinerja simpang dan biaya kemacetan tersebut data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Data primer didapatkan dengan survei langsung dilapangan sedangkan data sekunder didapatkan dari instansi terkait. Pengolahan data menggunakan MKJI tahun 1997. Dari hasil analisa didapatkan nilai tundaan D = 28 det/smp dan level of service = D, dengan biaya kemacetan sebesar Rp. 492.505. Dari hasil analisa perlu alternatif penanganan simpang dengan melakukan penambahan APILL 2 fase dengan skenario belok kiri langsung untuk pendekat utara dan selatan, dilarang belok kanan untuk pendekat utara dan selatan, pelebaran pendekat untuk semua lengan, dan pembatasan kendaraan berat HV untuk lengan utara dan selatan. Dari hasil analisa alternative penanganan didapatkan nilai tundaan D = 14 det/smp dan level of service = B dengan biaya kemacetan sebesar Rp. 247.455 .
EVALUASI SIMPANG TAK BERSINYAL DAN BIAYA OPRASIONAL DI JALAN LETJEND SUPRAPTOP – JALAN HOS. COKROAMINOTO – JALAN LETJEND SUTOYO KOTA KEDIRI Dwiki Alfian; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3776

Abstract

Keberadaan persimpangan tidak dapat dihindari pada sistem lalu lintas, dimana diperlukan pengaturan pergerakan di persimpangan dengan menggunakan lampu lalu lintas, seperti pada Persimpangan Jalan Letjend Suprapto – Jalan Hos. Cokroaminoto – Jalan Letjend Sutoyo. Permasalahan terjadi adalah terjadinya penumpukan kendaraan karena tidak adanya pengaturan lalu lintas. Selain itu panjang antrian akibat tidak adanya pengaturan lalu lintas dapat menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persimpangan Jalan Letjend Sutoyo – Jalan Hos. Cokroaminoto – Jalan Letjend Suprapto dengan mengevaluasi kinerja simpang untuk mengurangi tundaan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung pada lokasi simpang. Adapaun data yang diambil adalah volume kendaraan yang dilalui tiap simpang, geometrik simpang. Data yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting simpang yang akan menjadi acuan dalam mengevaluasi kinerja simpang dan memberi alternatif dengan nilai tundaan yang sesuai pada klasivikasi jalan dengan memperhatikan teori evaluasi kinerja simpang tak bersinyal. Dari hasil evaluasi, diketahui kinerja simpang kondisi eksisting terdapat nilai Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 1,133 ; tundaan (Delay) 28,81 detik serta tingkat pelayanan D. sedangkan kinerja simpang setelah dilakukan penanganan simpang adalah Derajat Kejenuhan (DS) 0,442 ; tundaan (Delay) 14,85 detik dalam kategori tingkat pelayanan B dan untuk kinerja 5 tahun kedepatan tingkat pelayanan C.
EVALUASI SIMPANG TIGA BERSINYAL MENGGUNAKAN PKJI 2023 PADA JALAN IRIAN JAYA – RAYA MOJOWARNO – NGORO JOMBANG KABUPATEN JOMBANG Hafidhatul Lailiyah; Burhamtoro Burhamtoro; Marjono Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3790

Abstract

Evalusi Simpang Bersinyal Pada Pertigaan Jalan Irian Jaya (mayor) – Jalan Raya Mojowarno (minor) – Jalan Ngoro Jombang (mayor), Kabupaten Jombang dilakukan karena mimiliki Tundaan yang tinggi sebesar 136,7 det/smp sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui derajat kejenuhan (DS), Biaya Operasioanal Kendaraan (BOK), sehingga dapat memberikan alternatif guna kenyamanan bagi pengguna yang ada. Data yang diperlukan adalah volume kendaraan yang disurvei, waktu sinyal dan geometrik persimpangan. Data jumlah penduduk (2020 – 2022) didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang. Hasil survei mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014), Biaya Operasional Kendaraan (BOK) berpedoman pada Bina Marga 2005 dan untuk Biaya Kemacetan menggunakan rumus Tzedakis 1980. Evaluasi ini menghasilkan derajat kejenuhan DS ≤ 0,94 dan termasuk dalam kategori tingkat pelayanan yang buruk, Rp. 14.468.790 untuk Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan RP. 4.095.889 untuk biaya kemacetan, sehingga perlu diberikan alternatif berupa perubahan 3 fase menjadi 2 fase dan perlebaran jalan dari 4,5 m menjadi 6 m untuk DS menjadi ≤ 0,45 dengan Rp. 6.370.205 untuk BOK dan Rp. 634.955 untuk nilai kemacetan.
STUDI SKY MARKET TERHADAP KERJA JALAN PADA RUAS JALAN RAYA BOGOR KM 20 JAKARTA TIMUR Alif Dwiandra Alfadil; Dwi Ratnaningsih; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3830

Abstract

Ruas Jalan Raya Bogor KM 20 sering dijumpai mengalami kemacetan, hal ini dikarenakan ruas jalan tersebut memiliki arus lalu lintas dan hambatan samping yang tinggi diakibatkan adanya kegiatan Pasar Tumpah. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kinerja ruas jalan Raya Bogor pada kondisi eksisting dan menentukan solusi alternatif terbaik dengan manajemen lalu lintas untuk meningkatkan kinerja jalan pada ruas jalan Raya Bogor. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dengan memerlukan dua jenis data yaitu data primer meliputi data geometrik jalan, data volume lalu lintas dan data hambatan samping. Diperlukan juga data sekunder berupa peta lokasi dan data jumlah penduduk. Hasil penelitian ini pada kondisi eksisting kinerja Jalan Raya Bogor pada arah 1 dan 2 adalah Kecepatan arus bebas (FV) memiliki nilai 44,6505 km/jam; Kapasitas (C) memiliki 2683,82 smp/jam; Derajat Kejenuhan (DS) pada arah 1 memiliki nilai 0,83 dan arah 2 0,78 dan Tingkat pelayanan E pada kedua arah. Alternatif Solusi yang dilakukan dengan melakukan manajemen rekayasa transportasi yaitu membangun Sky Market yang dapat menjadi sarana pengganti tempat berdagang yang sebelumnyadi pinggir jalan menjadi didalam Sky Market. Kinerja Jalan Raya Bogor setelah solusi alternatif sebagai berikut: pada arah 1 dan 2 Kecepatan arus bebas (FV) memiliki nilai 53,8175 km/jam; Kapasitas (C) memiliki 3191,76 smp/jam;  Terjadi penurunan untuk nilai DS sebanyak 1,18% untuk arah 1 menjadi 0,70 dan arah 2 0,66. Pada nilai Tingkat pelayanan E pada kedua arah.
KELAYAKAN FINANSIAL DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN TOL MALANG-KEPANJEN Muhammad hifzhan Azh Zhafir; Burhamtoro Burhamtoro; Muhammad Fajar Subkhan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4080

Abstract

Analisis kelayakan pembanguna jalan tol Malang-Kepanjen sangat penting bagi masyarakat pengguna jalan, pemerintah, dan investor. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan opsi bagi masyarakat dalam hal pengguna jalan menentukan rute perjalanannya dan menjadi salah satu pertimbangan untuk pemerintah dan investor dalam menganalisis kelayakan pembangunan dari aspek finansialnya. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan data primer berupa hasil survei volume lalu lintas di beberapa titik pada jalan eksisting di sekitar tol Malang-Kepanjeng dan data sekunder berupa data geomteri jalan tol Malang-Kepanjen, PDRB dan populasi penduduk Kota Malang, nilai investasi jalan tol Malang-Kepanjen serta harga komponen BOK. Tahapan analisis data dalam penelitian ini terdiri atas 5 tahapan yaitu forecasting, trip assignment dengan menggunakan metode Smock dan dibagi menjadi 2 seksi, analisis kondisi jalan atau kinerja lalu lintas sebelum dan sesudah proyek, analisis kelayakan ekonomi dan kelayakan finansial berdasarkan perhitungan pendapatan tarif tol, BCR, NPV, Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Period (PP). Berdasarakan hasil analisis, didapatkan aspek kelayakan finansial menurut data volume hasil perhitngan dapat diketahui nilai BCR (1,16 > 1), nilai NPV (510.338,2 (million) > 1), nilai IRR (13,70% > 5,25%) dan PP (45 tahun < 50 tahun) serta tarif tol Malang – Kepanjen sebesar Rp. 1200/Km serta kenaikan tarif tol 12% per dua tahun.
ANALISIS DAN PELAPORAN KERUSAKAN JALAN RAYA DR. IR. SOEKARNO KABUPATEN MALANG DENGAN METODE BINA MARGA Rafli Rochim Ramadhan; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4100

Abstract

Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno sepanjang 4,5 KM merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Kepanjen dengan Kecamatan Ngajum. Pada jalan ini ditemukan banyak permasalahan kerusakan jalan seperti lubang, retak dan alur yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan, kondisi segmen, menentukan jenis penanganan kerusakan, mengetahui metode pelaksanaan penanganan, menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperlukan untuk menanganani kerusakan, dan bentuk pelaporan kerusakan jalan. Metode yang digunakan yaitu Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI). Data primer yang dibutuhkan yaitu survey kondisi jalan, survey volume lalu lintas, dan nilai International Roughness Index (IRI) sedangkan untuk data sekunder berupa data teknis jalan dan Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Malang Tahun 2022. Hasil analisis diperoleh kerusakan jalan berupa kerusakan lubang, retak dan bekas roda. Hasil perhitungan kondisi jalan didapatkan kondisi baik sebesar 42%, kondisi sedang sebesar 49%, kondisi rusak ringan sebesar 9%, dan rusak berat sebesar 0%. Jenis penanganan berupa pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala dengan rencana perbaikan kerusakan jalan berupa mengupas perkerasan dengan Cold Milling Machine, menambal kerusakan, mengisi celah/ retak pada permukaan (sealing), dan lapis tipis aspal pasir (latasir). Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk menangani kerusakan jalan sebesar Rp 1.783.130.000. Bentuk pelaporan kerusakan pada Jalan Dr. Ir. Soekarno berupa gambar yang berisikan titik lokasi setiap jenis kerusakan beserta koordinatnya pada setiap STA per 100 meter.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN DAN PENANGANANNYA PADA JALAN RAYA CAMPURDARAT – BOYOLANGU MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) Mohammad Fahmi Abdillah; Burhamtoro Burhamtoro; Qomariah Qomariah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4231

Abstract

Jalan Raya Boyolangu – Campurdarat Kabupaten Tulungagung sepanjang 17,7 km merupakan jalan lokal primer. Kenyamanan pada jalan menurun karena volume kendaraan yang meningkat setiap tahun dan kerusakan jalan yang semakin parah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan, mengetahui penanganan kerusakan, menentukan penanganan kerusakan. Data primer yang digunakan di dapatkan melalui survei kerusakan jalan, dan survei lalu lintas harian rata-rata. Sedangkan data sekunder berupa harga satuan pekerjaan Kabupaten Tulungagung tahun 2022. Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI) digunakan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan jalan. Dari analisis diperoleh bahwa terdapat kerusakan jalan berupa retak memanjang, retak melintang, retak buaya, berlubang, dan bekas roda. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan 40% kondisi baik, 52% kondisi sedang, 8% kondisi buruk, dan 0% kondisi sangat buruk. Bentuk pemeliharaan kerusakan adalah pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala dengan rencana perbaikan yaitu pekerjaan penambalan, pekerjaan filler, pekerjaan lapisan tipis aspal (latasir).
ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 8 JARIT-PUGER DENGAN JALAN EKSISTING MENGGUNAKAN METODE MOVING CAR OBSERVER (MCO) Muhammad Faiz Zurroyyan; Burhamtoro Burhamtoro; Muhammad Fajar Subkhan
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4276

Abstract

Pada daerah Jarit sampai Puger terdapat keberadaan pasar dan kegiatan lokal aktifitas masyarakat sekitar sehingga menyebabkan terjadinya hambatan di sepanjang jalan tersebut yang mengakibatkan menurunya kecepatan kendaraan yang melintasi jalan tersebut, yang mempengaruhi pada waktu tempuh kendaraan yang semakin lama dan peningkatan konsumsi BBM. Tahapan metode penelitian yaitu dimulai dengan menghitung volume lalu lintas di lapangan. Dari hasil pehitungan volume tersebut dicari volume puncak, dan juga mencari kecepatan rata-rata kendaraan yang melintas. Setelah itu menghitung BOK dengan metode Moving Car Observer (MCO). Metode MCO ini dimulai dengan mengobservasi kerdaraan yang melewati Jalur Lintas Selatan (JLS), jalan eksisting 1 dan jalan eksisting 2. Berdasarkan 1. Dari hasil analisis dan perhitungan volume kendaraan, didapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) kondisi Jalur Lintas Selatan (JLS) sebesar 0,21; jalan eksisting 1 pada segmen 1 sebesar 0,82 , segmen 2 sebesar 0,59 , segmen 3 sebesar 0,82; jalan eksisting 2 pada segmen 1 sebesar 0,82 , segmen 2 sebesar 0,58 , segmen 3 sebesar 0,84 , segmen 4 sebesar 0,28 ,dan segmen 5 sebesar 0,21. Perbandingan BOK Jalur Lintas Selatan (JLS) lebih ekonomis bila dibandingan jalan eksisting 1 dan jalan eksisting 2. Dimana nilai BOK yang melewati Jalur Lintas Selatan (JLS) pada kendaraan mobil penumpang (LV) sebesar Rp 3.576,89 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp 3.576,89 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 3.576,90 . Pada kendaraan berat menengah (HV) sebesar Rp7.646,09 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp7.806,23 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 7.856,35 Pada kendaraan bus besar (LT) sebesar Rp 8.388,39 dan untuk jalan eksiting 1 sebesar Rp 8.550,63 untuk jalan eksisting 2 sebesar Rp 8.601,11
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS TERHADAP PEMBANGUNAN APARTEMEN URBAN SIGNATURE – LRT CITY CIRACAS Wahyu Rinaldi Hendra Saputra; Rinto Sasongko; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4286

Abstract

Dalam perubahan tata guna lahan akan mengakibatkan perubahan suatu sistem  lalu-lintas yang disebabkan oleh adanya bangkitan dan tarikan akibat bangunan baru atau perubahan tata guna lahan. Pembangunan yang tidak disertai dengan kajian dampak lalu lintas, tidak akan dapat diketahui efek yang terjadi seperti kemacetan atau tundaan. Berdasarkan Analisa Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) maka dapat diperhitungan berapa besarnya bangkitan, tarikan, dan nilai Derajat Kejenuhan (DS). Dengan mengetahui hal tersebut dapat dilakukan penangan rekayasa lalu-lintas dan manajemen lalu-lintas untuk mengatasi dampaknya. Adhi Commuter Properti melakukan pembangunan gedung baru di kawasan Jakarta Timur yaitu Apartemen Urban Signature. Pembangunan ini diperkirakan akan berpengaruh terhadap volume lalu-lintas pada sekitar area pembangunan diantaranya: Jl. Raya Ciracas dan Jl. Pengantin Ali. Pada tahun 2022 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 1,80 dan 1,79 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F,pada tahun 2027 Jl. Raya Ciracas memiliki nilai DS sebesar 2,73 dan 2,72 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, sedangkan Jl. Pengantin Ali pada tahun 2022 memiliki nilai DS sebesar 1,19 dan 1,16 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F, pada tahun 2027 Jl. Pengantin Ali memiliki nilai DS sebesar 1,80 dan 1,76 nilai tersebut menunjukan tingkat pelayanan pada kategori F.