Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Numerik Penyebaran Panas Pada Batang Baja 1-Dimensi Menggunakan Skema Beda Hingga Kompak Rofila El Maghfiroh; rif'atul khusniah; moch. sholeh; marjono marjono; dwi ratnaningsih
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.706 KB)

Abstract

Dalam bidang konstruksi, baja sangat sering digunakan, contohnya adalah untuk pembangunan gedung dan pembangunan sarana transportasi. Salah satu proses pengolahan baja yang sering ditemui adalah proses perlakuan panas pada baja. Perlakuan panas pada suatu baja mengakibatkan terjadinya perpindahan panas. Pada kasus tertentu, fenomena perpindahan panas menjadi hal yang sangat penting untuk diamati. Hal tersebut dikarenakan adanya beberapa komponen memiliki kerentanan terhadap perubahan suhu yang mengakibatkan terjadinya penyebaran panas. Salah satu cara untuk mengamati penyebaran panas adalah dengan analisis numerik. Skema beda hingga kompak pada metode Crank-Nicolson menghasilkan solusi numerik pada persamaan konduksi panas yang diterapkan pada batang baja 1-dimensi. Analisis solusi numerik dilakukan di level waktu tertentu. Skema beda hingga kompak pada metode Crank-Nicolson memberikan solusi numerik dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
PENGARUH PARKIR ON-STREET TERHADAP KINERJA RUAS JALAN ARIEF RAHMAN HAKIM KOTA MALANG Dwi Ratnaningsih
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.977 KB)

Abstract

Permasalahan dibidang lalu lintas diantaranya masalah kemacetan dan masalah polusi. Banyak rekayasa lalu lintas yang diterapkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di ruas jalan terutama di jam-jam sibuk (peak hour). Faktor yang mempegaruhi hambatan samping di ruas jalan meliputi pejalan kaki, parkir dan kendaraan henti, kendaraan keluar masuk dan kendaraan lambat. Meningkatnya jumlah kendaraan berarti meningkat pula kebutuhan akan tempat parkir. Akan tetapi karena banyak kendaraan yang menggunakan parkir di pinggir jalan maka berdampak terhadap kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parkir on-street terhadap kinerja jalan Arief Rahman hakim kota Malang dengan menggunakan aturan yang ada di MKJI. Berdasarkan hasil analisa dengan mengalihkan parkir di jalan Arief Rahman hakim bisa meningkatkan kapasitas jalan sebesar 14 78 % serta menaikkan level of service dari kelas C menjadi kelas B .
PEMODELAN PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KERETA API KOMUTER EKSEKUTIF DAN KERETA API EKONOMI MALANG-SURABAYA Dita Fitrianingsih; Dwi Ratnaningsih; Udi Subagyo
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/prokons.v16i1.357

Abstract

AbstractPT. KAI Daop 8 want to release the executive commuter train Malang-Surabaya and Surabaya-Malang to increase the passenger’s convenience and to suit the train’s passenger. The purpose of this journal is to know about the train’s mode choice between the Malang-Surabaya economy train and the Malang-Surabaya executive commuter train based on passenger interest.The required datas are the respondent’s questionnaires that were taken with Stated Preference technique and the total number of passengers of Malang-Surabaya and Surabaya-Malang economy train on 2016-2021. The analysis began by determining the minimum number of the respondent’s questionnaires, after that the questionnaires were shared, the questionnaires were processed with Microsoft Excel and the result was processed with SPSS 25.The results of the analysis show that the selected of the train’s mode choice based on passenger interest is (UKOM – ULOK) = -0,460 – 0,053X1 – 0,171X2, X1 is for the travel time difference of executive commuter train and existing train, X2 is for the cost difference of executive commuter train and existing train.Keywords: Commuter train, Stated Preference Method, Mode choice
PERENCANAAN JALUR SEPEDA DI JALAN SOEKARNO HATTA KOTA MALANG Dwi Ratnaningsih
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasilitas jalur khusus pengguna sepeda sangat diperlukan untuk keamanan dan kenyamanan bersepeda Saat ini minat masyarakat untuk bersepeda sangat tinggi baik untuk aktifitas olahraga, sekolah maupun ke kantor. Ruas Jalan Soekarno Hatta Kota Malang merupakan jalan yang mempunyai volume lalu lintas yang tinggi hal ini disebabkan disekitar jalan Soekarno Hatta merupakan daerah perumahan dan kawasan kampus Universitas Brawijaya dan kampus Politeknik Negeri Malang. Bagi pengguna sepeda jalan Soekarno Hatta merupakan jalur yang kurang nyaman karena belum ada jalur khusus untuk sepeda. Penelitian ini bertujuan merencanakan studi jalur sepeda di ruas jalan Soekarno Hatta Kota Malang sehingga pengguna sepeda dapat bersepeda dengan aman, nyaman dan tidak mengganggu kinerja ruas jalan Soekarno Hatta. Data primer yang dibutuhkan antara lain: volume lalu lintas, jumlah sepeda, geometrik jalan, kecepatan,rambu dan marka. Data Sekunder yang dibutuhkan antara lain : jumlah penduduk kota malang, peta lokasi. Berdasarkan analisa sepeda yang melewati jalan Soekarno Hatta keperuntukkannya adalah untuk olahraga dan bukan untuk kargo maka jalur sepeda didesain satu lajur yang terletak di sisi kiri dan sisi kanan badan jalan dan dipisahkan dengan marka dengan lebar 1,20
PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA TANDON AIR BERSIH DESA WRINGINSONGO KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Devi Zettyara; Dwi Ratnaningsih; Sitti Safiatus Riskijah; Rizki Putri Ramadhani; Wahiddin Wahiddin; Akhmad Suryadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6628

Abstract

Dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya, manusia berupaya mengadakan air bersih yang cukup bagi dirinya sendiri, sehingga ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan yang sehat. Desa Wringinsongo secara geografis merupakan salah satu desa dari total 15 desa yang ada di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang dengan luasan sebesar 137,5 Ha atau 1,91% dari luas Kecamatan Tumpang. Hasil pemantauan di lapangan, menunjukkan bahwa dengan jumlah penduduk yang tergolong besar, jumlah debit air bersih yang mengalir ke masyarakat cukup kecil. Oleh karena itu, dibutuhkan pembaharuan pada tandon air bersih, karena sumber air bersih yang sudah ada dinilai sudah besar dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mitra dalam menghitung dana yang dibutuhkan untuk rencana pembangunan tandon air bersih, sehingga bentuk akhir yang diperoleh adalah RAB. Rencana pembuatan bangunan tandon air bersih di wilayah Desa Wringinsongo membutuhkan biaya sebesar Rp 267.258.200,00.
PENATAAN ULANG LAHAN PARKIR KAWASAN LRT CITY CIBUBUR Deni Setyowati; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9576

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna LRT di Stasiun Harjamukti, kebutuhan akan fasilitas parkir juga ikut meningkat. Namun, pemanfaatan ruang parkir yang tersedia masih belum optimal akibat penataan ruang yang kurang efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan ulang lahan parkir di kawasan LRT City Cibubur guna meningkatkan kapasitas dan efektivitas penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di area parkir melalui analisis kondisi dan karakteristik parkir yang ada. Kemudian dilakukan proses penataan ulang untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan parkir. Metode pengambilan data untuk penelitian ini adalah survei inventarisasi lahan untuk mengetahui kondisi eksisting area penelitian, survei karakteristik parkir untuk mendapat data durasi dan volume parkir kendaraan. Analisis karakteristik dan desain parkir dilakukan dengan mengacu pada pedoman Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tahun 1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi parkir yang ada di LRT City Cibubur menyediakan 274 SRP untuk sepeda motor dan 125 SRP untuk mobil, dengan puncak indeks parkir masing-masing 1,14 dan 1,3. Nilai indeks ini menunjukkan bahwa lahan parkir melebihi kapasitasnya. Setelah penataan ulang, kapasitas parkir meningkat menjadi 432 SRP untuk sepeda motor dan 83 untuk mobil dengan menggunakan alternatif sudut 60°.
ANALISIS KINERJA DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN ANGKUTAN SEKOLAH TRAYEK CAMPURDARAT-TULUNGAGUNG Nabila Permatasari Handoko; Dwi Ratnaningsih; Marjono Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3761

Abstract

Angkutan umum rute Campurdarat-Tulungagung merupakan salah satu jalur angkutan sekolah di Kabupaten Tulungagung. Seiring berjalannya waktu jumlah siswa sekolah semakin meningkat, mengakibatkan jumlah permintaan dan penawaran angkutan sekolah menjadi kurang seimbang. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja angkutan dan biaya operasional kendaraan. Analisis kinerja ini membutuhkan dua data yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer meliputi survei statis dan survei dinamis yang berasal dari hasil survei on board. Data sekunder meliputi rute dan jumlah penumpang bersumber dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung. Selanjutnya indikator kinerja angkutan meliputi faktor muat (load factor), kecepatan, headway, dan lama perjalanan. Analisis Biaya Operasional Kendaraan menggunakan metode Pacific Consultans International (PCI). Hasil evaluasi kinerja dari penelitian ini adalah load factor yang melebihi standar kinerja angkutan sekolah sebesar 131%, kecepatan 22,788 km/jam, dan headway 3 menit lebih 42 detik, serta biaya operasional kendaraan sebesar Rp6.661,87/km.
STUDI SKY MARKET TERHADAP KERJA JALAN PADA RUAS JALAN RAYA BOGOR KM 20 JAKARTA TIMUR Alif Dwiandra Alfadil; Dwi Ratnaningsih; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3830

Abstract

Ruas Jalan Raya Bogor KM 20 sering dijumpai mengalami kemacetan, hal ini dikarenakan ruas jalan tersebut memiliki arus lalu lintas dan hambatan samping yang tinggi diakibatkan adanya kegiatan Pasar Tumpah. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kinerja ruas jalan Raya Bogor pada kondisi eksisting dan menentukan solusi alternatif terbaik dengan manajemen lalu lintas untuk meningkatkan kinerja jalan pada ruas jalan Raya Bogor. Metode yang digunakan pada penelitian ini berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dengan memerlukan dua jenis data yaitu data primer meliputi data geometrik jalan, data volume lalu lintas dan data hambatan samping. Diperlukan juga data sekunder berupa peta lokasi dan data jumlah penduduk. Hasil penelitian ini pada kondisi eksisting kinerja Jalan Raya Bogor pada arah 1 dan 2 adalah Kecepatan arus bebas (FV) memiliki nilai 44,6505 km/jam; Kapasitas (C) memiliki 2683,82 smp/jam; Derajat Kejenuhan (DS) pada arah 1 memiliki nilai 0,83 dan arah 2 0,78 dan Tingkat pelayanan E pada kedua arah. Alternatif Solusi yang dilakukan dengan melakukan manajemen rekayasa transportasi yaitu membangun Sky Market yang dapat menjadi sarana pengganti tempat berdagang yang sebelumnyadi pinggir jalan menjadi didalam Sky Market. Kinerja Jalan Raya Bogor setelah solusi alternatif sebagai berikut: pada arah 1 dan 2 Kecepatan arus bebas (FV) memiliki nilai 53,8175 km/jam; Kapasitas (C) memiliki 3191,76 smp/jam;  Terjadi penurunan untuk nilai DS sebanyak 1,18% untuk arah 1 menjadi 0,70 dan arah 2 0,66. Pada nilai Tingkat pelayanan E pada kedua arah.
EVALUASI SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG GADEN KABUPATEN PAMEKASAN Nabilla Ardian; Dwi Ratnaningsih; Supiyono Supiyono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3859

Abstract

Kemacetan lalu lintas pada persimpangan diakibatkan oleh adanya tundaan atau antrian yang panjang dikarenakan volume lalu lintas yang tinggi dan berdampak pada tingginya biaya kemacetan. Kemacetan yang terjadi pada Simpang Gaden disebabkan oleh kendaraan angkutan umum (MPU) yang parkir sembarangan dan menurunkan penumpang di tengah jalan sehingga terjadi antrian yang panjang. Pada jam-jam puncak, Simpang Gaden merupakan penghubung pergerakan masyarakat dari pinggiran kota menuju tengah kota. Selain itu, adanya aktivitas pasar tradisional pada area persimpangan yang tidak memiliki lahan khusus sehingga para penjual berjualan di pinggir jalan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang kemudian memberikan solusi untuk menangani permasalahan pada simpang dan mengurangi biaya kemacetan. Data yang digunakan meliputi geometrik simpang, sinyal lalu lintas, volume lalu lintas pada jam puncak, dan kecepatan rata-rata kendaraan pada jam puncak. Penghitungan kinerja simpang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, dan biaya kemacetan menggunakan rumus dari Tzedakis 1980. Setelah dilakukan penghitungan, didapatkan empat hasil sebagai berikut. Pertama, pada kondisi eksisting kapasitas simpang sebesar 925 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,95, nilai tundaan rata-rata sebesar 57,52 det/smp, dan tingkat pelayanan atau level of service (LOS) simpang berada pada kategori E. Kedua, biaya kemacetan pada kondisi eksisting sebesar Rp6.802.954,26/jam. Ketiga, pada kondisi alternatif penanganan dengan pengaturan 2 fase tanpa belok kanan dan waktu siklus 40 detik, diperoleh kapasitas simpang sebesar 1107 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,33, nilai tundaan rata-rata sebesar 15,53 det/smp, dan tingkat pelayanan simpang berada pada kategori B. Keempat, pada kondisi alternatif biaya kemacetan dapat dikurangi menjadi Rp1.203.275,48/jam.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG TERMINAL MOJOAGUNG KABUPATEN JOMBANG Abdul Muizzi; Marjono Marjono; Dwi Ratnaningsih
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4752

Abstract

Kemacetan pada Simpang Terminal Mojoagung, Kabupaten Jombang disebabkan oleh tingginya volume lalu lintas pada persimpangan sehingga membuat arus lalu lintas di simpang tersebut menjadi terhambat. Skripsi ini bertujuan untuk menilai kinerja simpang bersinyal pada kondisi eksisting dan setelah dilakukan penanganan, mengetahui biaya operasional kendaraan pada kondisi eksisting dan setelah diberikan alternatif penanganan serta menghitung nilai kemacetan. Data yang diperlukan untuk mengetahui kondisi eksisting pada evaluasi ini adalah data data primer yang meliputi data geometrik, data hambatan samping, data LHR dan data kecepatan kendaraan. Hasil evaluasi menunjukkan derajat kejenuhan sebesar 0,98 saat kondisi eksisting pada hari senin, 25 Juli 2022 pada pukul 06.30 – 07.30 WIB, dengan tingkat nilai pelayanan sebesar 66,9 det/skr yang dikategorikan F, hal ini menjadikan dasar dilakukannya alternatif yang dapat meningkatkan kinerja simpang. Perhitungan biaya operasional kendaraan menggunakan metode PCI. Dari hasil evaluasi, alternatif yang digunakan adalah dengan pengalihan arus untuk kendaraan besar kecuali bus yang awalnya melewati simpang Terminal Mojoagung dialihkan ke by pass mojoagung, belok kiri jalan terus untuk pendekat timur, dan merubah waktu siklus sehingga mengurangi derajat kejenuhan menjadi 0,20 – 0,64 dan tingkat pelayanannya menjadi C sebesar 23,5 det/skrP. Biaya operasional kendaraan terhadap kemacetan setelah diberi penanganan Rp.593.047,00/jam pendekat barat, Rp.189.233,00/jam pendekat selatan, Rp.1.194.142,00/jam pendekat timur.