Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI KASUS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I, II & III DI SD NEGERI 009 BALIKPAPAN SELATAN Mely Safitri; Casmudi Casmudi; Ryan Angga Pratama
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 12 No 1 (2019): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.167 KB) | DOI: 10.36277/kompetensi.v12i1.14

Abstract

Matematika merupakan sarana untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari sehingga perlu dikuasai dengan baik, namun sebagian besar siswa mengganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit, khususnya kelas I, II & III di SD Negeri 009 Balikpapan Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar siswa, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dan hambatan dalam mengenali penyebab kesulitan belajar siswa di SD Negeri 009 Balikpapan Selatan. Penelitian ini adalah adalah penelitian yang bersifat kualitatif dengan subjek 9 siswa yang terindikasi kesulitan belajar matematika dan 3 guru kelas untuk membimbing dan mendampingi siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan kesulitan yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika yaitu, kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan perhitungan, kesulitan memecahkan masalah, kesulitan memahami simbol, dan penggunaan proses yang keliru. Faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar faktor internal diantaranya, sikap belajar matematika siswa, minat belajar matematika siswa, motivasi belajar matematika siswa dan kemampuan penginderaan serta kesehatan tubuh. Faktor eksternal diantaranya penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana sekolah, dan lingkungan keluarga. Hambatan dalam mengenali penyebab kesulitan belajar siswa adalah lingkungan sekolah serta motivasi dan sikap.
Analisis Vegetasi dan Potensi Pohon Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Kawasan Pura Agung Pulaki, Buleleng Moh. Jafron Syah; I Made Pasek Anton Santiasa; Mely Safitri; Made Luhur Sahadeva; Indra Saputra Sihotang; Made Allan Theja Kurniawan
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v12i2.106515

Abstract

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis Raffles) merupakan primata anggota famili cercopithecidae yang memiliki peran penting terhadap ekosistem alami. Keberadaan M. fascicularis di Bali, tidak lepas dari adanya pengaruh kepercayaan umat hindu yang menganggap satwa ini sakral, sehingga populasinya tetap dipertahankan, salah satunya populasi M. fascicularis di kawasan pura Agung Pulaki, di desa Banyupoh, Gerokgak, Buleleng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vegetasi serta potensi tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai pakan alami M. fascicularis di kawasan pura Agung Pulaki. Metode pengambilan data vegetasi menggunakan plot quadrat, sedangkan pencatatan potensi tumbuhan pakan menggunakan pencatatan aktivitas makan dengan ad libitum sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi vegetasi di kawasan pura agung pulaki terdiri atas vegetasi pohon, perdu dan semak dengan nilai INP tertinggi pada masing masing jenis vegetasi adalah Borassus flabellifer (pohon siwalan INP 39,54%), Azadirachta indica (pedu mimba INP 46,66%), dan Sida acuta (semak galunggang INP 66,40%). Indeks keanekaragaman jenis menunjukan keragaman yang masih tergolong sedang pada tingkat pohon (H’= 2,183) dan rendah pada vegetasi perdu (H’= 1,957) dan semak (H’= 1,445). Vegetasi yang ada sebagian besar tidak berpotensi sebagai pakan alami bagi M. fascicularis. Hal ini menjadi salah satu faktor dari adanya perubahan perilaku alami yang dapat mengancam keberlangsungan hidup satwa serta dapat merugikan manusia yang berada di sekitarnya. Upaya konservasi yang berkelanjutan dengan menambah pohon sebagai pakan alami satwa perlu dilakukan sebagai mitigasi konflik jangka panjang antara M. fascicularis dengan manusia di kawasan pura Agung Pulaki.