Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Media Sosial dan Citra Diri: Peran Akun Kedua dalam Melindungi Identitas dan Privasi Anak serta Remaja Suri, Ihsan; Aji Patria Perkasa, Arsenius Wisnu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet dan media sosial, telah memberikan pengaruh besar pada cara individu, terutama anak dan remaja, dalam komunikasi interpersonal. Terdapat ancaman viktimisasi seperti cyberbullying, cyberstalking, dan cyberaggression yang mengintai mereka dalam bersosial media. Meski demikian, Instagram menjadi salah satu platform yang paling populer di kalangan perempuan berusia 18-24 tahun di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi mengapa anak dan remaja yang memiliki kesadaran akan ancaman tersebut tetap aktif dalam menggunakan media sosial Instagram, bahkan sampai memiliki akun kedua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara terhadap empat orang mahasiswi yang aktif menggunakan akun kedua Instagram. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat kompleksitas hubungan antara penggunaan media sosial, citra diri, dan ancaman viktimisasi di kalangan anak dan remaja. Akun kedua dinilai oleh narasumber sebagai strategi untuk mengatasi tekanan sosial dalam berkomunikasi secara interpersonal melalui media sosial Instagram.  
Analisis Strategi Pengamanan Objek Vital Nasional Studi Kasus: Kota Tua Jakarta Dewanti, Handaru Faradila; Wisnu Aji Patria Perkasa, Arsenius
UNES Law Review Vol. 6 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i4.1960

Abstract

Based on the Decision of the Minister of Tourism of the Republic of Indonesia Number KM.70/UM. 001/MP/2016 regarding the Determination of National Vital Objects in the Tourism Sector, the Kota Tua tourist area has been designated as a National Vital Object. As one of the national vital objects, it certainly requires security strategies to protect historical artifacts, tourists, and individuals working in Kota Tua. Unfortunately, cases of crimes such as ATM theft, pickpocketing, and impersonation of police officers still occur. These security disturbances can create feelings of insecurity for individuals in the Kota Tua area. One security strategy that can be applied is the concept of crime prevention through environmental design (CPTED). The metode used in this research is a qualitative approach with descriptive research. Data collection is done through observation, interviews, and literature studies. This research will be conducted in Kota Tua, West Jakarta. The results of this study indicate that the Kota Tua Management Unit has implemented crime prevention through environmental design with three component which is access control, surveillance, and territoriality, despite some shortcomings.
Peredaran dan Penyalahgunaan Narkotika pada Kalangan Marginal: Studi Kasus Tukang Sampah di Daerah X Jakarta Selatan Audrey Fellycianio; Arsenius Wisnu Aji Patria Perkasa
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 4 No. 4 (2024): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (Mei - Juni 2024)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v4i4.2104

Abstract

Peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi fenomena yang meresahkan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peredaran dan penyalahgunaan narkotika oleh oknum tukang sampah di Daerah X, Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini adalah tukang sampah yang terlibat langsung dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi tukang sampah sehingga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Penelitian ini menyoroti perlunya perhatian khusus terhadap masalah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di kalangan tukang sampah.
Pemberdayaan Sosial Ekonomi RW 027 Mekarjaya Depok melalui Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Lingkungan Cerdas (AI Smart Environment) Andrea Abdul Rahman Azzqy; Arsenius Wisnu Aji Patria Perkasa; Windarto Windarto; Mika Viandy Rahman; Muhamad Nadhief Mahendra
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal KRESNA Mei 2026
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v6i1.283

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di RW 027, Kelurahan Mekarjaya, Kota Depok, untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah, rendahnya partisipasi warga, serta belum adanya sistem administrasi digital. Program memperkenalkan model bank sampah berbasis AI Smart Environment yang mengintegrasikan smart bin IoT, CCTV tenaga surya, LED marquee, dan aplikasi digital terhubung dengan Telegram AI. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, instalasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: volume sampah bernilai ekonomi naik dari 12 kg/hari menjadi 28 kg/hari (kenaikan 133%), pendapatan bulanan meningkat dari Rp500.000 menjadi Rp680.000 (kenaikan 36%), serta partisipasi rumah tangga bertambah dari 20% menjadi 48% dari total KK. Selain itu, 280 akun rumah tangga (87% dari RW 027) telah terdaftar dalam sistem digital, meskipun implementasi penuh aplikasi dan chatbot masih dalam tahap penyelesaian. Capaian ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Model ini diharapkan dapat direplikasi di komunitas perkotaan lain serta mendukung visi Smart City Depok
Inmate Subculture Audrina Salsabila Rosmaningtyas Arifin; Arsenius Wisnu Aji Patria Perkasa
卷 9 编号 1 (2026): Journal of Correctional Issues (ICI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v9i1.632

Abstract

Lembaga pemasyarakatan di Indonesia telah mengalami perubahan tujuan seiring waktu berjalan. Hal ini mengakibatkan perubahan hukum serta kebijakan seperti mulai terlaksananya berbagai pembinaan. Perubahan ini juga dapat mengakibatkan perubahan subkultur penjara. Subkultur penjara yang diadopsi oleh WBP disebut prisonisasi. Prisonisasi ini memberi berbagai dampak bagi WBP. Karena usia remaja terdampak prisonisasi lebih parah, peneliti ingin mengetahui bagaimana perubahan dampak prisonisasi yang dialami anak binaan di LPKA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan data wawancara, observasi, studi literatur dengan analisis wacana. Hasil menunjukkan bahwa dari empat subjek anak binaan, salah satunya terdampak prisonisasi parah, satu lainnya berpotensi untuk terdampak prisonisasi parah jika ada faktor ajakan teman sebaya dan dua lainnya tidak terdampak prisonisasi. Ditemukan bahwa hierarki dapat muncul saat tamping menyalahgunakan perannya. Hal ini memperkuat kemungkinan bahwa peran adalah elemen baru prisonisasi. Dampak prisonisasi berubah menjadi ketakutan akan kejahatan yang terulang kembali.