Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Usia, Jenis Kelamin, dan Profil Lipid di Rumah Sakit Umum Daerah Subang Indri Rahmawati; Suganda T; Eka Nurhayati
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6132

Abstract

Abstrak. Diabetes melitus (DM) disebabkan kelainan resistensi insulin, insulin atau keduanya dengan karakteristik hiperglikemia, dan merupakan penyakit metabolik kronik progresif. Prevalensi DM tipe 2 tahun 2018 meningkat sebanyak 8,5%. DM tipe 2 merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner, diawali kondisi dislipidemia. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik pasien DM tipe 2 di RSUD Subang berdasarkan usia, jenis kelamin, dan profil lipid. Jenis penelitian deskriptif dengan teknik total sampling berjumlah 31 sampel sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil pasien DM tipe 2 di RSUD Subang tahun 2021 terbanyak kelompok lansia awal 15 orang (48,4%), jenis kelamin terbanyak perempuan 20 orang (64,5%), kadar kolesterol total kategori agak tinggi dan normal berjumlah masing-masing sebanyak 12 orang (38,7%), trigliserida terbanyak kategori normal sejumlah 14 orang (45,2%), High-Density Lipopotein terbanyak kategori tinggi sejumlah 18 orang (58,1%), dan Low-Density Lipoprotein terbanyak kategori optimal sejumlah 21 orang (67,8%). Data usia, jenis kelamin, dan profil lipid dianalisis statistik menggunakan Microsoft Excel. DM tipe 2 hasil dari kurangnya aktivitas dan gaya hidup tidak sehat. Faktor risiko DM terdapat yang dapat diubah dan tidak dapat diubah seperti genetik, usia dan jenis kelamin, sehingga didapatkan karakteristik pasien DM tipe 2 di RSUD Subang berdasarkan usia, jenis kelamin, dan profil lipid. Abstract. Diabetes mellitus (DM) is caused by abnormalities of insulin resistance, insulin or both with characteristics of hyperglycemia, and is a progressive chronic metabolic disease. The prevalence of type 2 DM in 2018 increased by 8.5%. Type 2 DM is a risk factor for coronary heart disease, starting with dyslipidemia. The aim of this study was to determine the characteristics of type 2 DM patients at Subang Hospital based on age, sex, and lipid profile. This type of descriptive research with a total sampling technique totaling 31 samples according to the inclusion and exclusion criteria. The results of type 2 DM patients at Subang Hospital in 2021 were mostly in the early elderly group of 15 people (48.4%), the most sex was female 20 people (64.5%), the total cholesterol level was in the rather high and normal category, amounting to 12 each people (38.7%), the most triglycerides in the normal category were 14 people (45.2%), the High-Density Lipoprotein the most in the high category were 18 people (58.1%), and the Low-Density Lipoprotein in the optimal category was 21 people (67.8%). Age, gender, and lipid profile data were statistically analyzed using Microsoft Excel. Type 2 DM results from a lack of activity and an unhealthy lifestyle. DM risk factors that can be changed and cannot be changed such as genetics, age and gender, so that the characteristics of type 2 DM patients at Subang Hospital are obtained based on age, sex and lipid profile.
Mengelola Konflik Ekspektasi Peran: Perspektif Guru Taman Kanak-Kanak di Era Digital Tri Nur Aini Noviar; Indri Rahmawati; Raditya Pratama Putra
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 9 No. 1 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.2026v9i1.2127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai lillahita'ala dalam mengatasi stres yang dialami oleh guru Taman Kanak-Kanak (TK) akibat pembuatan media pembelajaran berbasis digital. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui angket yang kemudian disebarkan kepada guru TK di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat internalisasi nilai lillahita'ala yang tinggi, yang berkontribusi pada kemampuan mereka dalam mengelola stres kerja. Faktor-faktor seperti dukungan rekan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja juga ditemukan berperan signifikan dalam penanggulangan stres. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis guru di era digital.