Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Dukungan Sosial Orangtua dan Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Autisme Melani Aprianti; Aulia Kirana; Alita Randiyani
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2018): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v11i2.2759

Abstract

Children with autism have difficulties in their cognitive function, language, behavior, and social interaction. Teachers and parents have an important role to educate and take care of autistic children to achieve their independence. One form of environmental role in helping the autonomy of children with autism is social support. In order to improve the child's ability, treatment should be comprehensively between parent, psychologist (counselor), psychiatrist, teacher and therapist. But in reality, the handling of children with autism requires a very expensive cost. Unfortunately, many autistic children are unable to afford those therapies because the cost is too high. This research intends to study the social support of teachers and parents in children with autism who cannot afford any therapies to help the children independently. Therefore the support from teachers and parents become very crucial in developing their independence, because they do not have other resources to train autistic children. This research is qualitative research, with purpose to obtain a complete picture of the respondents’ experiences to the circumstances they experienced. The respondents in this research are parent and teacher. We also interview the child’s relatives, who knows the parent and the teacher, to validate their stories. The results show that with their economic limitation, both parent and teacher try to develop the autistic children to be independent, through tangible assistance, informational support and emotional support.
SELF-REGULATED LEARNING DAN STRES AKADEMIK SAAT PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA UNIVERSITAS X DI JAKARTA BARAT Aulia Kirana; Wahyu Juliartiko
Jurnal Psikologi Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2021.v14i1.3566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan self-regulated learning dan stres akademik selama pembelajaran daring COVID-19. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 232, yang terdiri dari 81 laki-laki dan 151 perempuan. Alat ukur penelitian ini menggunakan skala self-regulated learning dan skala stres akademik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dan stres akademik mahasiswa saat pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 di universitas X di Jakarta Barat. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi self-regulated learning maka semakin rendah stres akademik mahasiswa. Hal ini menunjukkan adanya self-regulated learning dan strss akademik saat pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19.
Self-Compassion dan Resilience pada Ibu Bekerja di Tangerang Kirana, Aulia; Agustini, Agustini; Rahmadanti, Tisah
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss2pp480-487

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-compassion and resilience in working mothers in Tangerang. The study was conducted on 180 respondents of working mothers in Tangerang. This research instrument uses a measurement tool of adaptation and modification with a total of 26 items for self-compassion with Cronbach's Alpha of 0.929 and a resilince instrument consisting of 25 items with Cronbach's Alpha of 0.955. The data analysis technique used was the Spearman's Rho correlation test and the results of the data analysis showed that there was a significant positive relationship between self-compasson and resilience with a correlation of (r) 0.635 with a significance value of 0.000. The relationship between the two variables shows that if mothers working in Tangerang have a high level of self-compassion, they can have a high level of resilience.
Social Comparison dan Life Satisfaction pada Dewasa Awal Pengguna Media Sosial Rahmad, Sarah Annisa; Kirana, Aulia
Merpsy Journal Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v15i2.19935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan social comparison dengan life satisfaction pengguna media sosial pada dewasa awal di Tangerang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 138 responden dengan kriteria usia dewasa awal 18 - 40 tahun, berdomisili di Tangerang, dan aktif menggunakan media sosial di kehidupan sehari-hari. Alat ukur yang digunakan adalah Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) dan  The Riverside Life Satisfaction Scale (RLSS). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi dan hasil analisis data menunjukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara social comparison dengan life satisfaction dengan nilai koefisien korelasi sebesar r= -0,366 dan nilai signifikansi 0,000 (p< 0,01). Hasil tersebut menunjukan semakin tinggi perilaku social comparison, maka akan diikuti dengan rendahnya tingkat life satisfaction pada subjek dewasa awal pengguna media sosial dan begitu juga sebaliknya.
Perubahan Kurikulum terhadap Kematangan Karir pada Siswa SMA Kelas XI Dalam Memilih Jurusan Daniya, Nabila Ighra; Kirana, Aulia
Merpsy Journal Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v15i1.19934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan kematangan karir remaja pada siswa kelas XI di SMA X Tangerang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA X Tangerang dengan Jumlah responden 244 responden. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan korelasional, dengan teknik pengambilan sampling, yaitu teknik non-probability sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Skala Personal Self-Concept (PSC) Questionnaire dan Skala Career Maturity Inventory From C. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi spearmen’s rho dengan bantuan SPSS 24. hasil analisis data menunjukan adanya hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan kematangan karir dengan nilai koefisien korelasi sebesar r= 0.179 dan nilai signifikansi 0.005 (p< 0.05). Hasil tersebut menunjukan semakin tinggi konsep diri maka semakin tingginya kematangan karir pada siswa
Hubungan Self-Disclosure Dengan Loneliness Pada Mahasiswa Merantau Pengguna Media Sosial Di Jakarta Aulia Kirana; Rachma Dwi Gita Sari
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 9 (2026): NJMS - April 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-disclosure dengan loneliness pada mahasiswa perantau pengguna media sosial di Jakarta. Penelitian dilakukan terhadap 151 responden yang melebihi jumlah minimum berdasarkan perhitungan G*Power. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability accidental sampling dengan kriteria mahasiswa berasal dari luar Jakarta, telah tinggal di Jakarta minimal satu tahun, dan aktif menggunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Alat ukur yang digunakan adalah skala self-disclosure berdasarkan teori DeVito (2011) dan skala loneliness berdasarkan teori Russell (1996). Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara self-disclosure dengan loneliness pada mahasiswa perantau pengguna media sosial di Jakarta, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,749 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05).