Ketahanan terhadap gempa merupakan aspek penting dalam rekayasa struktur, terutama pada bangunan yang berada di wilayah dengan tingkat kegempaan tinggi seperti Kota Parepare, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan shear wall terhadap respon struktur akibat beban gempa pada Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Parepare serta menentukan konfigurasi penempatan yang paling efektif. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS dengan metode respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2019. Tiga model struktur dikembangkan, yaitu struktur eksisting tanpa shear wall dan dua model modifikasi dengan variasi penempatan shear wall. Parameter yang dievaluasi meliputi partisipasi massa, gaya geser dasar, simpangan antar lantai, dan efek P-Delta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh model memenuhi persyaratan partisipasi massa minimum sebesar 90%. Penambahan shear wall meningkatkan nilai gaya geser dasar masing-masing sebesar 33,61% pada model 1 dan 37,75% pada model 2. Simpangan antar lantai terkecil diperoleh pada model 2, yaitu 4,297 mm arah X dan 5,720 mm arah Y, yang menunjukkan peningkatan kekakuan dan pengurangan deformasi struktur. Analisis P-Delta menunjukkan bahwa seluruh model tetap berada dalam kondisi stabil terhadap beban gempa. Dapat disimpulkan bahwa penempatan shear wall sangat mempengaruhi kinerja struktur, dan model 2 merupakan konfigurasi paling efektif. Penelitian ini merekomendasikan optimasi penempatan shear wall dalam perencanaan struktur tahan gempa serta memberikan implikasi terhadap peningkatan praktik desain bangunan tahan gempa pada wilayah seismik serupa.