Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemilihan Supplier dengan Metode AHP dan TOPSIS pada PT XYZ Dwi Nurfahrizal; Suseno
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol 3 No 1 (2023): Maret, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trianandra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/juritek.v3i1.1177

Abstract

PT XYZ merupakan produsen pakaian dalam wanita, Bahan baku utama pakaian dalam wanita tersebut adalah kain jenis Microfiber yang saat ini dipasok oleh 3 supplier. Proses memilih supplier yang dilakukan perusahaan saat ini berdasarkan harga terendah. Pemilihan supplier perlu dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat sesuai dengan standar perusahaan sehingga supplier dapat memahami dasar pemilihan tersebut secara lebih obyektif. Salah satu metode yang dapat menyelesaikan pemilihan supplier dengan kriteria-kriteria adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Techicque for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Kriteria kualitas mendapat urutan tertinggi dengan bobot 0,317, disusul oleh harga dengan bobot 0,250, urutan selanjutnya adalah Delivery dengan bobot 0,243, dan terakhir Warranty dengan bobot 0,190. Dari penentuan bobot sub kriteria, lima urutan tertinggi adalah Ketepatan waktu pengiriman dengan bobot 0,513, Serat bahan dengan bobot 0,508, Harga bahan baku dengan bobot 0,454, Kenyamanan bahan dengan bobot 0,345, dan Kemudahan proses klaim dengan bobot 0,447. Urutan berikutnya adalah ketepatan jumlah yang dikirim dengan bobot 0,357, fleksibel dengan bobot 0,342, shipment term dengan bobot 296, payment term dengan bobot 250, batas waktu komplain dengan bobot 0,210, ketahanan warna dengan bobot 0,147, dan yang terakhir jaminan barang dlam keadaan yang baik dengan bobot 0,130. Berdasarkan hasil penetapan nilai kriteria dan perhitungan dengan metode TOPSIS maka supplier kain Microfiber yang terpilih adalah Carvico terpilih sebagai supplier kain Microfiber terbaik dengan nilai preference 0,9.
Penerapan Metode ARIMA dan SARIMA Pada Peramalan Penjualan Telur Ayam Pada PT Agromix Lestari Group Suseno Suseno; Suryo Wibowo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2iI.85

Abstract

Agromix Lestari Group dibangun mulai pada tahun 2020 sedangkan Agromix Lestari sudah berdiri sejak tahun 2004. Agromix Lestari merupakan unit produsen feed supplement & additive untuk ternak. Agromix Lestari mengambil peran dalam memproduksi premix dan multi- microbe. Pengembangan proyek telur ayam fungsional sejak tahun 2017 dimana melalui teknologi pakan ternak mencoba menghasilkan ayam telur bernutrisi tinggi. Dengan tujuan untuk menyediakan telur ayam bernutrisi tinggi yang dapat terjangkau untuk kalangan luas. Produk tersebut diberi nama “Telur Ayam Bahagia”. Metode peramalan yang digunakan adalah Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). ARIMA digunakan untuk pola data berkarakteristik tidak stasioner dan SARIMA untuk pola data musiman. metode tersebut dengan menguji stationeritas ragam dan rata-rata pada data, menguji signifikansi ACF dan PACF, pemeriksaan diagnostik, dan uji asumsi residual dapat memprediksi jumlah permintaan atau penjualan produk beberapa periode kedepan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah menentukan metode yang terbaik untuk meramalkan penjualan telur ayam di PT Agromix Lestari Group dengan membandingkan nilai Mean Square Error (MSE). Berdasarkan pengolahan dan membandingkan MSE, metode yang paling sesuai untuk peramalan pada penelitian ini adalah metode SARIMA dengan nilai MSE sebesar 144.346.
Pencarian Rute Optimal Distribusi Melalui Pendekatan Metode Ant Colony Optimization (ACO): (Studi Kasus : Bakpia Pathok 25) Lutfi Syahr; Moch Khoswara; Habibi Siraj Aflah H; Suseno Suseno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.105

Abstract

Bakpia Pathok 25 merupakan perusahaan yang memproduksi makan khas jogja yaitu bakpia dan telah berdiri sejak 1948. Sampai saat ini Bakpia Pathok 25 masih menjadi salah satu produsen bakpia yang enak dan terkenal di Yogyakarta sehingga dapat berkembang dan bertahan sampai saat ini. Penelitian ini membahas rute distribusi Bakpia Pathok 25 menggunakan metode Traveling Salesman Problem (TSP) Ant Colony Optimization (ACO). Pendekatan dilakukan untuk mencari rute terbaik agar seorang sopir dapat kembali pulang tepat waktu. Rute awal menunjukkan bahwa sopir melakukan perjalanan dengan rute jarak yang ditempuhnya mencapai 26,19 Km. Setelah menggunakan metode Ant Colony Optimization (ACO) dengan menggunakan MATLAB didapatkan hasil optimal yaitu pada iterasi ke-100 menunjukkan bahwa rute yang digunakan oleh Bakpia Pathok 25 untuk distribusi produk bakpia sudah optimal yaitu dengan rute Toko Pathok Jaya, Toko Ongko Jaya, Toko Pasar Pathok, Toko Bandara Jaya, Toko Kembang Jaya dan kembali menuju Toko Pathok Jaya dengan jarak rute 26.19 Km dan jumlah bahan bakar yang dikeluarkan dengan harga mencapai Rp. 26,190 dalam sekali pendistribusian dan waktu yang didapatkan 54 menit. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak perusahaan dan mengetahui dalam memilih rute terpendek yaitu rute optimal untuk melakukan distribusi produk bakpia yang diproduksi sehingga dapat meminimalisasi biaya pendistribusian.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SCRAP METAL MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DENGAN BACKORDER (STUDI KASUS DI BAJA MAKMUR 2) Tomi Rahmadhani; Suseno
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 9: Mei 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja Makmur 2 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengecoran logam. Baja Makmur 2 dalam proses produksi menggunakan bahan baku logam bekas. Pada saat proses peleburan seringkali kehabisan bahan baku yang diakibatkan banyaknya pesanan dari pelanggan sehingga menghambat proses produksi. Data penelitian yang diambil pada periode bulan Oktober 2021 hingga periode bulan September 2022. Pada bulan Desember 2021 perusahaan mengalami kekurangan bahan baku sebanyak 866 kg. Sedangkan bulan September 2022 perusahaan mengalami kekurangan bahan baku sebanyak 390 kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang optimal, frekuensi pemesanan optimal, persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, dan perbandingan total biaya persediaan bahan baku selama satu tahun dari kebijakan perusahaan dan metode Economic Order Quantity dengan backorder. Hasil penelitian menunjukkan pemesanan bahan baku ekonomis menggunakan metode EOQ dengan backorder yaitu sebesar 64.640 kg dengan frekuensi pemesanan 12 kali dalam satu tahun. Total biaya persediaan menurut perusahaan Baja Makmur 2 yaitu sebesar Rp 44.044.469,00. Dengan menggunakan metode EOQ perusahaan hanya mengeluarkan biaya persediaan yaitu sebesar Rp 42.630.680,90 yang dapat menghemat pengeluaran biaya persediaan hingga Rp 1.413.788,10 selama satu tahun. Persediaan pengaman yang didapat yaitu sebesar 10.676 kg, sedangkan titik pemesanan kembali pada perusahaan jika menggunakan metode EOQ yaitu sebesar 10.271 kg.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS BRACKET DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) Imansyah Kaya Hidayat; Suseno
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 10: Juni 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang general contractors, trading, dan fabrication. Six sigma merupakan alat penting bagi manajemen produksi untuk menjaga, memperbaiki, mempertahankan kualitas produk dan terutama untuk mencapai peningkatan kualitas menuju zero defect. (Saripudain & Satar, 2018). Tahapan pelaksanaan six sigma adalah DMAIC (Define – Measure – Analyze – Improve - Control). Terdapat 4 jenis penyebab kecacactan pada produk bracket yaitu lubang tidak presisi, lasan tidak kuat, cat mengelupas dan panjang tidak presisi. Diketahui jumlah cacat produk lasan tidak kuat dan lubang tidak presisi merupakan jens cacat terbesar dengan masih-masing cacat memiliki nilai 8, sedangkan cacat lainya yaitu cat mengelupas 5 dan panjang tidak presisi 3. Pada perhitungan didapatkan nilai DPU adalah 0,036, DPO adalah 0,008666 dan DPMO adalah 866,6 dengan hasil ini Perusahaan PT XYZ memiliki level sigma sebesar 0,39 yang menandakan perusahaan membutuhkan perbaikan lebih lanjut dan melakukan tindakan improvement berupa pendekatan mengunakan 5W + 1H
Rancangan Sistem Informasi Pemantauan Stok Barang Dan Penentuan Manajemen Akuntansi Penggajian Karyawan pada UMKM Bakpia Dwi Agustina Cahyaningrum; Delfi Arviana Wulan Prastika; Suseno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/tmit.v2i2.96

Abstract

Arsip di suatu gudang pada perusahaan memegang peranan penting dalam suatu instansi atau bisnis dan digunakan dalam mendukung proses administrasi atau kegiatan yang dilakukan di perusahaan. Salah satunya arsip penggajian dan pemantauan stok barang dalam beberapa minggu mengakibatkan kesulitan dalam mengambil informasi yang telah disimpan dan akhirnya dapat menghambat langkah berikutnya dalam alur kerja. Oleh karena itu, arsip harus dikelola menggunakan sistem manajemen dokumen yang baik dan benar. Maka diperlukan sistem untuk merancang dan menjaga keamaan data sistem dibuat menggunakan ERP (Enterprise Resource Planning) untuk keperluan penyimpanan dokumen. Dengan penggunaan ERP pada suatu bisnis, salah satu software ERP yang sering digunakan yakni ODOO. ODOO merupakan software ERP berbasis open source yang memiliki modul-modul yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan bagian-bagian dari usaha. Data yang diterima akan dirancang untuk membantu dan mencegah proses penyimpanan yang sangat lama serta pencarian dokumen yang diperlukan secara cepat, akurat dan tepat waktu. Sehingga memudahkan pihak Bakpia Kurnia Sari Jl. Glagahsari No. 91 bagian gudang lebih efektif dan efisien. Metode pengumpulan data yang dilakukan, yaitu studi kepustakaan, wawancara, dan observasi. Dengan adanya penelitian ini berharap sistem yang dibuat dapat membantu SDM di gudang Bakpia Kurnia Sari dan memudahkan dalam proses penyimpanan, pencarian dan dokumen yang tidak mudah hilang atau tercecer.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pisang Menggunakan Metode EOQ dengan Mempertimbangkan Masa Kedaluarsa dan Pemberian Diskon Airlangga Muhammad Alfaridz; Suseno Suseno
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 1 (2024): Februari: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i1.809

Abstract

UMKM XYZ is one of the developing MSMEs in the food sector with the main product of fried bananas. This company still has not made improvements to inventory management on banana raw materials. Banana raw materials often experience excess every week, causing waste. The rest of the banana raw materials are not reused because the bananas will experience spoilage after passing their expiration date. The importance of controlling raw material inventory in the bussines to reduce the total cost of inventory. Optimal inventory management needs to be a concern for UMKM XYZ because it affects the total cost of inventory. The Economic Order Quantity (EOQ) method which considers the expiration period and provides discounts is one way to solve inventory control problems in a business, by determining the quantity of raw materials that must be bought per order and the budget that must be spent to purchase raw materials, with this a company can reduce the cost of storing raw materials. The findings of studies carried out with the EOQ technique, which considers expiration dates and discounts, show the ideal amount for each order, which is 1,572.78 kg. Therefore, the total inventory cost incurred by UMKM XYZ in one year is IDR 663,301,461 and before using the EOQ method, there is a difference in the total inventory cost of (IDR 764,442,000 - IDR 663,301,461) = IDR 101,140,539. Thus, the EOQ method will be more effective for managing raw material inventory in terms of total inventory costs if applied.
Mengukur Tingkat Efektivitas Mesin Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness pada PT XYZ Mey Surya Nengsih; Suseno Suseno
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2121

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengecoran logam yang memproduksi berbagai logam. Perusahaan ini maju cukup pesat, dimana produknya telah terjual hingga ke luar negeri. Namun saat produksi manhole pada periode November 2022-Maret 2023, terdapat beberapa kerusakan yang mengakibatkan terganggunya dan hilangnya waktu produktif, pada bulan Januari 2023 terjadi kerusakan pada tanur induksi yang menyebabkan downtime selama 240 menit membuat produksi berjalan tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya downtime pada penggunaan tanur induksi dengan menggunakan metode Overall Equpment Effectiveness (OEE) dan menghitung kerugian utama yang timbul menggunakan metode Six Big Losses. Setelah dilakukan pengolahan data diketahui nilai OEE yang didapat sebesar 67,36% < 85% standar JIPM. OEE juga melakukan perhitungan tiga rasio utama yaitu availability ratio yang didapat 95,69%, performance ratio sebesar 75,47%, dan quality ratio sebesar 92,89%. Losses tertinggi yang didapat dari perhitungan six big losses merupakan reduced speed losses sebesar 23,49%. Setelah dilakukan analisis menggunakan diagram sebab akibat diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi penurunan efisiensi mesin yaitu terjadinya kerusakan berupa pasir silika menipis, tungku retak, penyanggah patah, dan pipa pendingin tersumbat. Maka, dilakukan upaya perbaikan berdasarkan faktor dan penyebab permasalahan menggunakan metode 5W+1H.
Upaya Meningkatkan Kualitas Produk Manhole Menggunakan Metode Six Sigma Di PT XYZ Heru Ambrose Sinaga; Suseno Suseno
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2125

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri pengecoran logam seperti Manhole. Berbagai upaya telah dilakukan PT XYZ dalam mengendalikan kualitas produk Manhole, namun pada periode Agustus 2022 hingga Maret 2023 dari total 542 unit Manhole masih terdapat cacat sebesar 3,51%. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Six Sigma yang terbagi menjadi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Dari periode Agustus 2022 sampai Maret 2023 terdapat kecacatan sebanyak 19 unit dengan persentase sebesar 3,51% dari total 542 unit Manhole yang dibagi menjadi 11 unit cacat timbul dengan pesentase sebesar 2,03% dan 8 unit cacat motif dengan persentase sebesar 1,48%. Lalu total DPMO yang didapat adalah 17.527,68 dengan nilai Sigma 3,61. Pengendalian kualitas dilakukan menggunakan metode 5W+1H yaitu pada faktor Manusia yang harus diberikan pelatihan dan pengawasan, kemudian mesin membutuhkan perawatan secara berkala, kemudian melakukan pembentukan tim yang membuat dan mengawasi SOP, lalu dilakukan pengawasan pada pemilihan dan penggunaan bahan baku. Setelah perbaikan dilakukan terdapat penurunan tingkat kecacatan dari 3,51% menjadi 1,94%, penurunan angka DPMO dari 17.537,68 menjadi 9.689,92 dan kenaikan pada nilai Sigma sebesar 0,23 menjadi 3,84.