Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Information Science and Library

Pemindahan Arsip Inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Studi Kasus: Keterbatasan Fasilitas Records Center) Erika Maulina; Jazimatul Husna
Information Science and Library Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jisl.v6i2.12552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fasilitas Records Center terhadap proses pemindahan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pengelolaan arsip inaktif menjadi bagian penting dari penyusutan arsip dinamis yang bertujuan menjaga ketertiban administrasi dan efisiensi ruang kerja. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dua Records Center telah mendukung proses penyusutan arsip, namun keterbatasan kapasitas ruang pada Records Center yang berada di dalam lingkungan kantor menjadi tantangan utama dalam proses pemindahan arsip. Proses pemindahan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Penyesuaian prosedur dan strategi pengelolaan berbasis kolaborasi antarunit kerja menjadi kunci untuk menjaga efektivitas pengelolaan arsip inaktif. Meskipun terdapat keterbatasan, pelaksanaan penyusutan arsip tetap berjalan sesuai kebijakan dan peraturan kearsipan yang berlaku. Kata kunci: Records Cente; Arsip Inaktif; Pemindahan Arsip; Keterbatasan Fasilitas; Sekretariat Daerah
Digitalisasi Pengelolaan Surat Menyurat menggunakan E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantoran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Layalia Kawanda; Jazimatul Husna
Information Science and Library Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jisl.v6i2.12815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sistem pengelolaan surat menyurat dari metode manual ke digital menggunakan sistem E-office pada Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta. Transformasi ini dilatarbelakangi oleh tuntutan efisiensi, efektivitas, dan digitalisasi administrasi publik sebagaimana diamanatkan oleh Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2021 tentang Percepatan Penggunaan E-office dan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manual memiliki sejumlah keterbatasan, seperti risiko kehilangan buku agenda fisik, proses disposisi yang memakan waktu, serta ketergantungan tinggi terhadap dokumen cetak. Setelah penerapan E-office, proses surat menyurat menjadi lebih cepat, tertata, dan terdokumentasi secara digital. Surat langsung masuk ke akun Kepala Biro dan dapat didisposisikan secara berjenjang ke bagian-bagian terkait tanpa perantara fisik. Sistem ini juga mempermudah pengelolaan arsip dan pelacakan surat keluar dan masuk melalui spreadsheet.Meskipun membawa dampak positif, penerapan E-office masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan akses sistem akibat gangguan teknis dan perlunya adaptasi bagi pegawai yang terbiasa dengan sistem manual. Diperlukan pelatihan dan peningkatan literasi digital untuk memastikan seluruh pegawai dapat beradaptasi secara optimal. Secara keseluruhan, implementasi E-office telah meningkatkan efisiensi kerja dan membentuk fondasi   kuat   bagi   modernisasi   administrasi   pemerintah   daerah. Kata kunci: E-office, digitalisasi, surat menyurat, administrasi perkantoran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Digitalisasi Arsip Inaktif: Studi Kasus Penerapan SIKD Pada Unit Kearsiapan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Nila Vinca Risma Trisna; Jazimatul Husna
Information Science and Library Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jisl.v6i2.13139

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada analisis pengelolaan arsip inaktif dengan penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) di Unit Kearsipan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Arsip inaktif dipahami sebagai arsip yang masih bernilai guna tinggi, tetapi frekuensi pemakaiannya telah menurun, sehingga memerlukan penanganan yang terorganisasi dan efisien. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan penelusuran dokumen dari para arsiparis serta pegawai yang berkaitan dengan proses pengelolaan arsip. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa implementasi SIKD mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip inaktif, khususnya dalam aspek pengelompokan, klasifikasi, penyimpanan, dan temu kembali arsip. Sistem ini membantu mempercepat proses pencarian dokumen, menekan kemungkinan kehilangan arsip, serta meningkatkan efisiensi kerja pegawai. Namun, penerapan SIKD masih dihadapkan pada sejumlah hambatan, antara lain kurangnya tenaga terampil, terbatasnya sarana prasarana, serta minimnya kemampuan literasi digital. Upaya perbaikan dilakukan melalui pelatihan pegawai, penyusunan SOP, optimalisasi ruang arsip, serta pengembangan integrasi sistem dengan aplikasi SRIKANDI. Secara keseluruhan, SIKD memberikan dampak positif terhadap modernisasi dan digitalisasi pengelolaan arsip, sekaligus mendukung pemerintahan berbasis elektronik yang lebih akuntabel. Kata kunci: Arsip inaktif, SIKD, pengelolaan arsip, sistem informasi kearsipan, kearsipan digital, ANRI, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah