Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI BAHAYA NARKOTIKA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KALANGAN MAHASISWA Muthia Aryuni; Yuli Fitriana; Muhammad Ardi Munir; Gabriella Bamba Ratih Lintin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.24271

Abstract

Based on the results of a survey by the National Narcotics Agency of the Republic of Indonesia and LIPI in 2019, the province of Central Sulawesi is one of the largest contributors to drug abuse and ranks fourth in Indonesia (Rafii, 2020a). Adolescence and early adulthood are a period of searching for identity and acknowledging the truth. The desire to seek satisfaction and fulfillment of the vulnerable ego makes them face various problems. This can have a negative impact if the environment does not get attention from adults because it can lead to negative things such as free sex, and drug abuse. This community service activity aims to provide knowledge about the dangers of narcotics to students using the socialization method. The target of this activity was student representatives from the Student Executive Board (BEM) of each faculty at Tadulako University (UNTAD) Palu, with a total of 30 socialization participants. The activities were carried out using the lecture and discussion method for two days in the new Hall of the UNTAD Faculty of Medicine. Result: there is an increase in the average value (mean) of 81.90 and the NGain score of 77% which is included in the effective category in increasing knowledge about the dangers of narcotics in students before and after being given socialization.  ---  Berdasarkan hasil survey BNN RI dan LIPI pada tahun 2019 lalu, provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah penyumbang terbesar penyalahgunaan narkoba dan berada pada urutan keempat se-Indonesia (Rafii, 2020a). Masa remaja dan dewasa awal pada dasarnya merupakan masa pencarian jati diri serta pengakuan akan kebenaran. Keinginan mencari kepuasan dan pemenuhan ego rentan membuat mereka dihadapi dengan berbagai permasalahan. Hal ini dapat berdampak negatif bila lingkungan tersebut tidak mendapakan perhatian dari orang dewasa karena dapat menjurus kearah yang negatif seperti seks bebas, penyalahgunaan narkotika. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkotika kepada mahasiswa dengan metode sosialisasi. Sasaran kegiatan ini adalah perwakilan mahasiswa pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) setiap fakultas di Universitas Tadulako (UNTAD) Palu, dengan jumlah total peserta sosialisasi sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi selama dua hari di Aula baru Fakultas Kedokteran UNTAD. Hasil: terdapat peningkatan nilai rata-rata (mean) sebesar 81,90 dan NGain score sebesar 77% yang termasuk dalam kategori efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahaya narkotika pada mahasiswa sebelum dan setelah diberikan sosialiasasi.
Sosialisasi Pemilihan Pengobatan Alternatif Patah Tulang: Socialization of Choosing Alternative Treatment for Fractures Muhammad Ardi Munir; I Kadek Rupawan; Nilawati; Muhammad Ihsan Akib; Budi Dharmono Tulaka; Amirah Basry
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8606

Abstract

Patah tulang merupakan suatu kondisi dimana tulang pecah dan tidak berbentuk yang dapat mengubah posisi tulang. Perawatan dan terapi tulang yang patah berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada jenis patahnya tulang, lokasi patahnya tulang serta kondisi umum pasien yang mengalami patah tulang. Beberapa masyarakat banyak yang memilih pengobatan tradisional dan perawatan ke dukun patah tulang dikarenakan beberapa hal seperti sosial, ekonomi dan budaya turun temurun yang ada di daerah sekitar. Pengobatan alternatif yang relatif murah dibandingkan pengobatan medis adalah salah satu alasan warga lebih memilih pengobatan tersebut yaitu dengan metode baurut dan manangkir. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendekatan analisis kondisi wilayah sasaran dilanjutkan identifikasi masalah dengan melaksanakan kegiatan dalam bentuk intervensi dan implementasi dalam mengatasi masalah melalui kegiatan berupa pemberian edukasi. Media promosi yang dilakukan dalam kegiatan ini dalam bentuk poster, leaflet dan spanduk untuk memudahkan dalam mengedukasi dalam pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Pengambangan.