Dian Muhtadiah
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Komunikasi Krisis di MECnesia dan Upaya Pemulihan Citra Perusahaan di Masa Pandemi Dian Muhtadiah; Hafied Cangara
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 5 No. 1 (2022): Oktober 2022
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.402 KB) | DOI: 10.55638/jcos.v5i1.345

Abstract

The Covid-19 pandemic has impacted the stability of companies in Indonesia, including that experienced by MECNesia. Due to the absence of company income for one year, this company experienced crisis communication so that many employees resigned. This research uses Situational Crisis Communication Theory (SCCT) with qualitative research methods. The results showed that company leaders took a number of strategic steps to overcome crisis communication problems in their companies, including conducting open dialogue with employees, changing the leaner organizational structure, implementing online learning systems, launching for re-branding the company name by inviting journalists and utilizing social media to make public apologies.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN TRIBUN-TIMUR.COM TENTANG DEMONSTRASI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Dian Muhtadiah; Natasyah Dewanty
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 5 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.406 KB) | DOI: 10.55638/jcos.v5i2.551

Abstract

Demonstrations displayed by the mass media are always associated with violence and crime, creating conflict scenarios involving demonstrators and the police. The Makassar East Tribune media also reporterd on demonstrations that were often carried out by students. This study aims to analyze how the online portal Tribun Timur.com frames news about demonstrations carried out by students of Muhammadiyah Makassar University. This study uses a qualitative descriptive approach using Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki’s framing analysis method, with 4 structure namely syintax, script, thematic and rethorical. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Based on the results of the research by analyzing 5 news stories, the researcher saw that the news presented by Tribun Timur.com had fulfilled the four structures, namely syntax, script, thematic and rethorical. The tribune focused more on the road blockade by students. News of the demonstration can harm the institution, namely the University of Muhammadiyah Makassar, but students do the opposite. The news narrative displayed by Tribun Timur.com can be said to be short. This is because the Tribune presents breaking news, where news is presented briefly and quickly, followed by follow up news.
Analisis Komunikasi Gender pada Profesi Jurnalis di TVRI Sulawesi Selatan Ainun Mardia; Wardah Wardah; Dian Muhtadiah
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i1.1538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi gender pada profesi jurnalis di TVRI Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dan tipe penelitian kualitatif deskritptif. Informan lima orang dengan teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori Genderlect Style oleh Deborah Tannen, percakapan publik versus pribadi, jurnalis laki-laki cenderung tegas dan profesional meskipun rentan terhadap masalah. Sementara, jurnalis perempuan menciptakan suasana nyaman dengan konsep diri yang positif. Perbedaan juga terlihat dalam penyampaian cerita, di mana laki-laki menggunakan bahasa lugas dan informatif, sementara perempuan lebih menonjolkan emosi dan koneksi. Selain itu dalam proses mendengarkan jurnalis perempuan lebih mudah tersentuh, berbeda dengan jurnalis laki-laki yang akan bersikap lebih objektif. Kemudian saat mengajukan pertanyaan, jurnalis perempuan menggunakan pendekatan empati dan kenyamanan narasumber, sedangkan jurnalis laki-laki lebih fokus pada tujuan dengan pertanyaan strategis. Namun dalam lima konteks yang disebutkan, tidak ditemukan perbedaan gender dalam konteks konflik, baik laki- laki maupun perempuan menunjukkan keberanian yang setara.
Penerapan Etika Jurnalistik dalam Penyiaran Berita : (Studi Kasus iNews TV Makassar) Amna Amelia; Diana Rina; Ilham Riyadi; Dian Muhtadiah
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika jurnalistik dalam penyiaran berita di iNews TV Makassar. Etika jurnalistik merupakan elemen penting dalam menjaga kredibilitas media dan kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada prinsip-prinsip etika jurnalistik seperti akurasi, objektivitas, independensi, dan keberimbangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait penyiaran berita di iNews TV Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iNews TV Makassar telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip etika jurnalistik dengan proses verifikasi yang ketat serta penyajian berita yang berimbang dan informatif. Namun, terdapat tantangan dalam menjaga independensi media dari tekanan eksternal yang dapat memengaruhi isi pemberitaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi media penyiaran dalam meningkatkan kualitas pemberitaan yang sesuai dengan standar etika jurnalistik serta menjadi masukan bagi akademisi dalam kajian jurnalistik.