Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA KERJASAMA TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN PBF BINA PRIMA SEJATI Umul Angga Brahmono; Sahat Saragi; Nurita Andayani
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v5i1.324

Abstract

The large number of pharmacies is not proportional to the number of PBF in DKI Jakarta, causing intense competition in drug distribution activities to pharmacies. The main concept of partnership or cooperation with customers is trust. Building trust will have an impact on bringing loyalty to continue working with the company. This study aims to determine the effect of the length of cooperation between PBF and pharmacies on customer trust. This research was conducted by survey and observation methods. The sampling technique was carried out by Probability Sampling with a Proportionate Stratified Random Sampling approach in order to obtain 69 pharmacies. The results showed that the length of cooperation from 69 pharmacies was 7-12 months for 1 pharmacy, 13-24 months for 8 pharmacies and >24 months for 60 pharmacies. The highest pharmacy confidence level is 85.51%, moderate is 13.04% and low is 1.45%. Based on the results of the Pearson correlation test, a sig value of >0.05 indicates that there is no relationship between length of cooperation and customer trust in PBF. This shows that there is no relationship between the length of time of cooperation with the level of trust the Pharmacy has in PBF Bina Prima Sejati.
PEMANFAATAN FLASHCARDS ANATOMI TUBUH MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENYIMPANAN OBAT PADA SISWA SMK Al MUHADJIRIN 2 BEKASI Bayu Dwi Handono; Pristiyantoro; Umul Angga Brahmono; Ida Diana Sari; Dwi Elsha Shanty Fauzani
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this community service is to evaluate the effectiveness of using human anatomy flashcards and proper hypertension medication storage information as educational media to enhance students' knowledge of hypertension and medication storage. This research involved 26 respondents from SMK Al Muhadjirin 2 Bekasi who received educational intervention in the form of human anatomy flashcards and information on proper hypertension medication storage. Knowledge was measured before (pre-test) and after (post-test) the intervention using the Paired Sample t-Test. The pre-test results showed an average knowledge score of 10.27, which increased to 10.92 in the post-test, with an average difference of -0.65. Normality test using Shapiro-Wilk indicated that the pre-test data were normally distributed (p=0.253 > 0.05). The Paired Samples t-test results showed a p-value of 0.003 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between pre-test and post-test scores. This demonstrates that flash cards are effective in improving participants' understanding of human anatomy, its relationship with hypertension, and the importance of proper medication storage
Gambaran Kesesuaian Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Pasien Umum Rawat Jalan Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Citra Harapan Bekasi Bulan Maret 2023 Alifa Sabrina; Bayu Dwi Handono; Umul Angga Brahmono; Popi Sumiati
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.2 No.1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu standar pelayanan minimal rumah sakit adalah waktu tunggu. Waktu tunggu merupakan salah satu komponen yang menyebabkan ketidakpuasan pasien, apabila pasien merasakan pelayanan yang diterima tidak sesuai dengan harapan, maka tidak terjadi adanya loyalitas pasien. Salah satu mutu yang ingin dicapai instalasi farmasi rumah sakit yaitu dapat meminimalkan waktu tunggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian waktu tunggu pelayanan resep obat pasien umum rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Citra Harapan Bekasi terhadap Kepmenkes RI No 129 tahun 2008. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilakukan secara observasional dengan mencatat waktu tunggu pelayanan resep. Sampel diambil dengan metode accidental sampling yaitu dengan mengambil data yang dapat tercatat selama waktu penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini ada 107 lembar resep. Hasil penelitian menunjukkan persentase kesesuaian waktu tunggu pelayanan resep obat pasien umum rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Citra Harapan yaitu untuk resep obat jadi ada 72 lembar resep yang sesuai atau sebesar 83,72% dengan rata-rata waktu tunggu 18 menit 32 detik, dan yang tidak sesuai ada 14 lembar atau sebesar 16,28% dengan rata-rata waktu tunggu 34 menit 57 detik. Sedangkan untuk obat racikan ada 19 lembar resep yang sesuai atau sebesar 90,48% dengan rata-rata waktu tunggu 30 menit 3 detik, dan yang tidak sesuai ada 2 lembar atau sebesar 9,52% dengan rata-rata waktu tunggu 68 menit 5 detik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan waktu tunggu pelayanan resep obat pasien umum rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Citra Harapan yang memenuhi kesesuaian untuk obat jadi sebesar 83,72% dan untuk obat racikan 90,48%.
Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek Dafa Depok Bulan Januari 2025 Bayu Dwi Handono; Umul Angga Brahmono; Ayu Dwi Indriani
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.3 No.3 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar pelayanan kefarmasian merupakan pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Standar pelayanan kefarrmasian di Apotek meliputi pengelolaaan sediaan farmasi dan pelayanan farmasi klinik.. Kepuasan pasien tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelayanan kesehatan, oleh karena  itu  kepuasan  menjadi  bagian  penting dalam  pelayanan kesehatan. Peningkatan kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian dapat dilakukan berdasarkan lima dimensi kualitas layanan yang di kenal dengan Servqual yang meliputi dimensi keandalan (reliability), dimensi ketanggapan (responsiveness), dimensi jaminan (assurance), dimensi empati (emphaty) dan dimensi bukti fisik (tangible). Terdapat keluhan dari pasien Apotek Dafa Depok berdasarkan uji pendahuluan yang dilakukan peneliti yaitu dengan alasan sarana dan prasarana yang kurang memadai serta belum pernah dilakukan evaluasi tentang kepuasan di Apotek Dafa Depok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien tentang pelayanan kefarmasian di Apotek Dafa Depok. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif . Teknik pengambilan  sampel pada penelitian ini adalah dengan cara accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 239 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Apotek Dafa Depok. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dari lima dimensi  dengan jumlah sampel 239 responden yang mengisi kuesioner di Apotek Dafa Depok didapatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek Dafa Depok menyatakan sangat puas pada dimensi keandalan (reliability) sebesar 83,13%, menyatakan sangat puas pada dimensi ketanggapan (responsiveness) sebesar 86,19%, menyatakan sangat puas pada dimensi jaminan (assurance) sebesar 86,29%, menyatakan sangat puas pada dimensi empati (emphaty) sebesar 86,85%, menyatakan puas pada dimensi bukti fisik (tangible) sebesar 79,77%. Dari kelima dimensi kualitas pelayanan dapat disimpulkan bahwa rata-rata kepuasan pasien terhadap pelayananan kefarmasian di Apotek Dafa bulan Januari 2025 yaitu  84,45% dan masuk dalam  kategori sangat puas.