Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SIGMA TEKNIKA

PENENTUAN KEY PERFORMANCE INDICATORS DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI DUMAI) Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Abdillah, Nuryasin; Faisal, Rudi; Melliana, Melliana; Nurlaila, Qomaratun
SIGMA TEKNIKA VOL 7, NO 1 (2024): SIGMATEKNIKA, VOL. 7, N0. 1, JUNI 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v7i1.6164

Abstract

Dumai College of Technology, as the only Technical Higher Education Institution in Dumai City, continues to be determined to always improve its performance. The Industrial Engineering study program seeks to make improvements to improve the quality of education, besides that it is also necessary to measure performance as an effort to improve performance in every aspect of the study program's performance. This research is related to the performance assessment of the Industrial Engineering study program at the Dumai College of Technology using the Performance Prism method. This method has five aspects, namely top and bottom are stakeholder satisfaction which is obtained from distributing questionnaires and stakeholder contribution which is obtained by interviews which are used to identify study program objectives which are then used to identify strategies, processes and capabilities. Key Performance Indicators (KPI) for the Industrial Engineering Study Program which has been formed from the processes and capabilities that have been identified are 19 KPIs
PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP PROSES PERMESINAN BAJA KARBON RENDAH Hakim, Arif Rahman; Nurlaila, Qomaratun; Lase, Zulfikri
SIGMA TEKNIKA Vol 6, No 2 (2023): SIGMATEKNIKA, VOL. 6, N0. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v6i2.5631

Abstract

Permesinan dilakukan untuk membentuk benda kerja sesuai dengan desain. Pengerjaan permesinan meliputi boring, drilling, pembubutan, dan frais. Permesinan juga dilakukan untuk memperbaiki bagian elemen mesin yang menglami kerusakan atau keausan. Sebelum dilakukan permesinan terkadang material mengalami perlakukan panas. Dalam studi ini akan dipelajari bagaimana pengaruh perlakuan panas quenching pada baja karbon rendah dengan suhu yang bervariasi. Perlakuan panas dilakukan dengan memanaskan benda uji dengan variasi suhu (3000C, 3500C, 4500C, 550 0C, dan 750 0 C), dengan waktu tahan 5 menit kemudian didinginkan secara lambat dan pendinginan cepat serta menggunakan udara dan air tawar. Studi ini memperlihatkan bahwa Perlakuan panas pada baja karbon rendah mempengaruhi laju permesinan (drilling). Perbandingan laju permesinan drilling terhadap variasi suhu perlakuan panas baja karbon rendah memperlihatkan perubahan laju yang signifikan. Benda uji (TP A, suhu perlakuan panas 300oC) tanpa quenching mempunyai laju drilling rata-rata 9,1 mm/menit. Benda uji (TP B, suhu perlakuan panas 350oC) mempunyai laju drilling rata-rata 7,5 mm/menit. Benda uji (TP C, suhu perlakuan panas 450oC) mempunyai laju drilling rata-rata 6,56 mm/menit. Benda uji (TP D, suhu perlakuan panas 550oC) mempunyai laju drilling rata-rata 5,97 mm/menit dan Benda uji (TP E, suhu perlakuan panas 750oC) mempunyai laju drilling rata-rata 1,2 mm/menit
Perbaikan Tata Letak IKM Es Kristal Kurnia Kota Dumai Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Fitra, Fitra; Putri, Vania Adrilla; Lumban Gaol, Jeverson; Ahmad, Zulfadhli; Nurlaila, Qomaratun
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8299

Abstract

Es Kristal Kurnia merupakan usaha mikro yang berfokus pada produksi es kristal guna memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Dumai. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar, muncul permasalahan pada tata letak fasilitas produksi yang kurang optimal. Hal ini menyebabkan aliran kerja menjadi tidak efisien, jarak perpindahan antar proses menjadi panjang, serta terjadi penumpukan material di beberapa titik. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan metode Systematic Layout Planning (SLP) serta metode berbasis grafik. SLP digunakan untuk mengevaluasi hubungan antar aktivitas melalui Activity Relationship Chart dan From-To Chart, sedangkan metode berbasis grafik membantu dalam menyusun alternatif tata letak berdasarkan hubungan kedekatan dan jarak antar stasiun kerja. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan jarak aliran diketahui jarak aliran bahan dan perpindahan dengan metode SLP sebesar 268,25m. Untuk jarak aliran bahan dan perpindahan dengan metode grafik sebesar 300,47m. Sedangkan jarak aliran bahan untuk layout saat ini sebesar 461,11m. Oleh karena itu dengan aliran bahan dan perpindahan terkecil yaitu metode SLP. Perubahan tata letak ini memberikan dampak positif terhadap kelancaran aliran proses dan pemanfaatan ruang kerja yang lebih efisien, sehingga mendukung peningkatan produktifitas di IKM Es Kristal Kurnia.