Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perhitungan Waktu Standar Pelayanan Kasir Minimarket X Di Kota Dumai Fitra Fitra
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v13i2.149

Abstract

Minimarket merupakan toko yang menjual segala macam barang dan makan yang menerapkan sistem mesin kasir poin sale. Minimarket X mempekerjakan 8 karyawan dengan sistem shift. Empat karyawan pada shift pagi mulai dari jam 07.00-15.00 wib dan 4 orang pada shift sore mulai dari jam 15.00-11.00 wib. Waktu yang dibutuhkan seorang kasir untuk melayani satu konsumen bermacam-macam tergantung dari banyaknya jumlah belanjaan konsumen dan kecepatan karyawan. Dengan waktu tersebut kita tidak dapat menentukan waktu standar dengan menggunakan metode time watch study namun bisa menggunakan metode work sampling dengan melihat aktifitas bekerja dan tidak berkerjanya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi melalui pengamatan langsung selama 5 hari. Waktu pengamatan dilakukan untuk karyawan shift pagi berdasarkan waktu yang terpilih menggunakan tabel bilangan acak. Hasil pengujian BKA dan BKB setelah data di perolah tidak ada yang keluar dari batas kontrol yaitu 0,94 untuk batas atas dan 0,70 untuk batas bawah sedangkan hasil uji kecukupan data di dapati data cukup karena nilai N hitung < dari N pengamatan yaitu 88<200. Jumlah konsumen yang dilayani adalah 217 orang. Presentasi produktifitas yang diperoleh adalah 82,00%. Oleh karena itu waktu baku yang diperoleh adalah 12,52 menit dengan nilai faktor penyesuaian 1,16 dan nilai kelonggaran yang diberikan adalah 19%.
Perancangan Perbaikan Tata Letak Pengetaman Kayu UD Indah Karya Dedi Randes; Fitra, Fitra; Irmayani, Irmayani; Febrina, Wetri
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.957 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i1.356

Abstract

Pengetaman Kayu UD Indah Karya adalah satu dari pabrik yang khusus memproduksi seperti daun pintu, daun jendela, konsen pintu dan konsen jendela. Untuk proses produksi Pengetaman Kayu UD Indah Karya membutuhkan kayu kulin dan meranti sebanyak 1 sampai 4 kubik. Dalam proses bongkar muat kayu tersebut untuk produksi, proses ini menjadi keluhan karena dari area unloading ke tempat penyimpanan memiliki jarak yang jauh berakibat dengan menambah beban kerja. Hal ini berakibat dari perencanaan tata letak stasiun-stasiun kerja yang tidak baik, serta juga keluhan atas aliran material yang terganggu. Oleh karena itu akan dilakukan penelitian untuk menyelesaikan permasalahan atas tata letak Pengetaman Kayu UD Indah Karya. Penelitian ini akan membuat layout usulan dengan menggunakan pendekatan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan metode Grafik. Berdasarkan penelitian luas kebutuhan area didapatkan sebesar 277,44 m2. Sedangkan layout usulan Pengetaman Kayu UD Indah Karya adalah layout usulan dengan menggunakan pendekatan metode Systematic Layout Planning (SLP) yang memiliki jarak perpindahan terkecil sebesar 76m.
Analisis Pengendalian Waktu Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai metode Fast Track menggunakan applikasi Microsoft Project Abrar, Aidil; Aziz, Azwan; Fitra, Fitra
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.04 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i1.366

Abstract

Kegiatan konstruksi seringkali mengalami banyak masalah dalam pelaksanaanya. Masalah yang seringkali timbul dalam pelaksanaan konstruksi antara lain adalah biaya yang tidak terkendali, waktu yang tidak sesuai jadwal, serta mutu tidak sesuai dengan yang diharapkan. Masalah - masalah tersebut disebabkan oleh kurangnya pengendalian terhadap biaya, waktu ,dan mutu. Pembuatan penjadwalan sangat diperlukan untuk mengontrol, menjalankan dan mengevaluasi setiap pekerjaan berdasarkan urutan dan waktu pekerjaan yang telah direncanakan sebelumnya. Penyimpangan terjadi jika proses pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan awal. Hal tersebut harus segera diatasi agar kembali sesuai dengan perencanaan sehingga proyek tidak mengalami keterlambatan penyelesaian proyek. Penyimpangan yang terjadi dalam suatu kegiatan konstruksi dapat diketahui dengan menggunakan banyak metode. Metode yang tepat akan memberikan hasil yang lebih efisien untuk mengatasi masalah - masalah yang terjadi dalam pelaksanaan konstruksi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian biaya dan waktu adalah metode Fast-Track. Metode ini merupakan metode yang bertujuan untuk mempercepat suatu kegiatan konstruksi, sehingga waktu pelaksanaan yang mengalami keterlambatan kerja dapat kita atasi ssat pekerjaan proyek berlangsung. Pada proyek Pekerjaan Finishing Pembangunan Masjid Muslimin Dumai (Plafon Ruang shalat dan GRC) dilakukan menggunakan metode fast track, maka didapat kesimpulan 34 minggu untuk pekerjaan normal dan 30 minggu pekerjaan yang menggunakan metode fast track.
Analisis Postur Kerja Pada Pekerjaan Cleaning Sludge Mesin Expeller PT XYZ Safii, Amat; Fitra, Fitra; Suarlin, Jhon; Sirlyana, Sirlyana
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.433 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i2.442

Abstract

Peranan manusia sebagai sumber tenaga kerja masih dominan dalam menjalankan proses produksi terutama kegiatan yang bersifat manual. Pekerjaan ini apabila dilakukan dengan cara salah dapat menyebabkan keluhan yang biasa disebut Mucoloskeletal Disorders (MsDs). PT XYZ merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak dibidang pengolahan kelapa sawit. Ada beberapa pekerjaan yang dilakukan dibagian KCP dengan cara manual salah satunya adalah pada pekerja cleaning sludge mesin expeller, yang dilihat dari postur tubuh pekerja. Metode REBA (Rapid Entire Body Assesment) merupakan salah satu metode untuk menilai postur seorang pekerja secara keseluruhan dari pergerakan seluruh bagian tubuh mulai dari leher, punggung, lengan, pergelangan tangan dan kaki pekerja. Penerapan metode REBA dalam penelitian ini ditujukan untuk mengurangi risiko cedera yang berkaitan dengan posisi, terutama pada otot-otot skeletal dan sebagai peringatan bahwa terjadi kondisi kerja yang tidak tepat ditempat kerja. Hasil penelitian menunjukan adanya terdapat satu kegiatan yang memiliki resiko cidera tinggi yaitu pada kegiatan pengambilan sludge dengan nilai skor 8, resiko sedang pada kegiatan pengangkatan dan peletakan ada 8 dengan skor nilai antara 5 sampai 7 dan satu kegiatan resiko rendah yaitu pada kegiatan peletakan dengan skor nilai 2.
INOVASI EKONOMI KREATIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DI PKK RT 06 KELURAHAN JAYA MUKTI KOTA DUMAI Fitra, Fitra; Mesra, Trisna; Abdillah, Nuryasin; Melliana, Melliana; Azmi, Azmi; Hafrida, Lis; Simanullang, Sanco; Faisal, Rudi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i1.1802

Abstract

The dish soap-making training conducted for the women of PKK RT 06 in Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, aimed to enhance their skills and knowledge in the creative economy sector. The activity involved 40 participants and included both theoretical and practical sessions, where participants were taught about ingredients, the soap-making process, and safety and hygiene techniques. The training results showed significant improvements in participants' knowledge and skills. Before the training, most participants lacked basic knowledge of dish soap-making. After the training, they were able to independently produce high-quality soap. This training also strengthened the camaraderie and cooperation among PKK members. However, participants faced challenges in sourcing raw materials. To address this, future training should focus on practical solutions such as providing information on affordable raw material sources and marketing strategies. The sustainability of this training is crucial, with government and stakeholder support needed to help participants develop their dish soap businesses sustainably. This training demonstrates that with the right methods and high motivation, the community can develop new skills beneficial for improving family economies.
PENENTUAN KEY PERFORMANCE INDICATORS DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI DUMAI) Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Abdillah, Nuryasin; Faisal, Rudi; Melliana, Melliana; Nurlaila, Qomaratun
SIGMA TEKNIKA VOL 7, NO 1 (2024): SIGMATEKNIKA, VOL. 7, N0. 1, JUNI 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v7i1.6164

Abstract

Dumai College of Technology, as the only Technical Higher Education Institution in Dumai City, continues to be determined to always improve its performance. The Industrial Engineering study program seeks to make improvements to improve the quality of education, besides that it is also necessary to measure performance as an effort to improve performance in every aspect of the study program's performance. This research is related to the performance assessment of the Industrial Engineering study program at the Dumai College of Technology using the Performance Prism method. This method has five aspects, namely top and bottom are stakeholder satisfaction which is obtained from distributing questionnaires and stakeholder contribution which is obtained by interviews which are used to identify study program objectives which are then used to identify strategies, processes and capabilities. Key Performance Indicators (KPI) for the Industrial Engineering Study Program which has been formed from the processes and capabilities that have been identified are 19 KPIs
PERBAIKAN TATA LETAK IKM VULKANISIR BAN GUNUNG TIMUR DI KOTA DUMAI Ferdiansyah; Fitra; Habibur Rohman; M.Fathir N.A
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i3.36313

Abstract

Gunung Timur Tire Retreading SME, located in West Dumai District, Dumai City, is experiencing inefficiencies in its facility layout. These inefficiencies result in irregular workflows, longer material handling distances, and suboptimal space utilization, which directly affect operational efficiency and productivity. This study aims to improve the facility layout to enhance workflow efficiency through the application of the Systematic Layout Planning (SLP) method and a graph-based approach. The research process includes field data collection, preparation of the operation process chart, from-to chart, activity relationship chart, relationship diagram, space requirement calculation, as well as the design and evaluation of alternative layouts. The analysis results show that the proposed layout using the SLP method reduced the total material handling distance from 545.71 meters to 346.8 meters, while the layout using the graph-based method resulted in a distance of 391.3 meters. The layout proposed using the SLP method demonstrated the highest efficiency, achieving a 36.45% reduction in material handling distance, improved workflow organization, and more optimal space utilization. Eventually, the implementation of the SLP method offers a strategic solution to improve the operational efficiency and productivity of the tire retreading IKM.
PERANCANGAN CONVEYOR PENGANGKAT SAMPAH APUNG SUNGAI Azmi; Yusrizal; Melliana; Trisna Mesra; Fitra; Muhammad Arif; Bambang Wahyu Kusuma
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v5i2.2532

Abstract

Sampah sudah menjadi masalah klasik dari dulu hingga sekarang yang cenderung semakin parah dari tahun ke tahun. Hal ini sejalan dengan terus bertambahnya jumlah penduduk sehingga berbanding lurus dengan volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Sampah yang dihasilkan didominasi oleh sampah organik sebanyak 60-70 % dan sisanya sampah non organik 30-40%. Sebagian dari sampah non organik yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat banyak dibuang di sembarangan dan terbawa oleh aliran sungai. Hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran air, merusak ekosistem air dan berujung terjadinya banjir. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani permasalahan sampah disepanjang aliran sungai, namun belum maksimal. Salah satu penyebabnya adalah kesulitan mengumpulkan dan mengangkat sampah yang berada ditengah atau dipinggiran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat suatu alat yang dapat membantu dalam upaya membersihkan sampah di aliran sungai. Alat dirancang dengan menggunakan conveyor dengan bantuan motor sebagai penggerak sehingga sampah organik dan sampah non organik yang mengapung di sungai dapat terangkat dengan sendirinya. Alat ini dilengkapi dengan perangkap sampah yang dipasang disepanjang lebar sungai yang berfungsi untuk menahan sampah yang terbawa oleh arus. Sampah yang terkumpul dibawa ke area conveyor lalu ditarik keatas dan sampah akan masuk kedalam tempat pembuangannya. Penentuan dimensi pada perancangan alat ini menggunakan pendekatan antropometri karena pengoperasiaannya masih melibatkan manusia sebagai operatornya. Kata kunci: Antropometri , conveyor, Sampah apung