Michala Michala
Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Pasca Pandemi melalui Total Physical Response Michala Michala; Siti Munawaroh; Sri Annisa
Acitya Bhakti Vol 3, No 1 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v3i1.24828

Abstract

Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan selama masa pandemic membuat anak tergantung pada gadget dan media pembelajaran daring, sehingga anak seolah memiliki kesulitan kembali kepada metode pembelajaran konvensional dalam ruang kelas di masa pasca pandemi, yang menyebabkan rendahnya minat belajar anak. Tujuan dari program ini adalah untuk dapat meningkatkan minat belajar peserta didik serta mendayagunakan tenaga pendidik dan orang tua peserta didik agar dapat mendampingi anak belajar dengan lebih efektif. Untuk itu diterapkan 3 program, yakni 1) menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan sekaligus praktek microteaching di sekolah formal, 2) metode pembelajaran pendampingan pribadi di sekolah non-formal, serta 3) mengoptimalkan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran melalui seminar pola asuh anak generasi alpha. Dalam pelaksanaan pembelajaran, peneliti menggabungkan multimedia yang dipakai pada masa daring PJJ dengan kegiatan pembelajaran luring yang dilakukan langsung di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode tindakan (action research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang didapat menyatakan bahwa ketiga program yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan minat belajar anak di masa pasca-pandemi, yang ditunjukkan dengan antusiasme dan kecepatan respon peserta didik.
Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Pasca Pandemi melalui Total Physical Response Michala Michala; Siti Munawaroh; Sri Annisa
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 1 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v3i1.24828

Abstract

Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan selama masa pandemic membuat anak tergantung pada gadget dan media pembelajaran daring, sehingga anak seolah memiliki kesulitan kembali kepada metode pembelajaran konvensional dalam ruang kelas di masa pasca pandemi, yang menyebabkan rendahnya minat belajar anak. Tujuan dari program ini adalah untuk dapat meningkatkan minat belajar peserta didik serta mendayagunakan tenaga pendidik dan orang tua peserta didik agar dapat mendampingi anak belajar dengan lebih efektif. Untuk itu diterapkan 3 program, yakni 1) menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan sekaligus praktek microteaching di sekolah formal, 2) metode pembelajaran pendampingan pribadi di sekolah non-formal, serta 3) mengoptimalkan keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran melalui seminar pola asuh anak generasi alpha. Dalam pelaksanaan pembelajaran, peneliti menggabungkan multimedia yang dipakai pada masa daring PJJ dengan kegiatan pembelajaran luring yang dilakukan langsung di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode tindakan (action research). Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang didapat menyatakan bahwa ketiga program yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan minat belajar anak di masa pasca-pandemi, yang ditunjukkan dengan antusiasme dan kecepatan respon peserta didik.
Optimizing Finger Painting to Enhance Painting Skills in Early Childhood Michala Michala; Ulfiyah Ulfiyah; Eti Juhaeti; Iis Dewi Hartati
Early Childhood Development Gazette Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/gazette.v2i2.1274

Abstract

This study aimed to improve the painting skills of children aged 5–6 years through finger painting activities at TK Alam Jabal Nur Gunung Jati Cirebon. The classroom action research was conducted in two cycles, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observation and assessment of children’s ability to draw various shapes and paint with diverse objects. The findings indicated a significant improvement from the pre-cycle, which showed a low interpretation, to the second cycle, which reached a high category. Children who were initially hesitant and afraid of making mistakes became more confident, willing to experiment, and able to combine colors and shapes more creatively. Providing examples of techniques and teacher demonstrations proved to be key factors of success, consistent with literature emphasizing the importance of guidance and creative exploration. These findings highlight that finger painting is an effective pedagogical strategy to foster fine motor skills, creativity, and self-expression in early childhood, while also contributing to innovative practices in early childhood art education.