Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : FORTE JOURNAL

PERBANDINGAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH KEDONDONG (Spondidas dulcis) SEGAR DAN MANISAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Yan Hendrika; Arie Wijaya
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.482

Abstract

Vitamin  C  merupakan  vitamin  yang  sangat  dibutuhkan  oleh  tubuh yang digunakan dalam  produksi  kolagen,  pembentukan  tulang dan  gigi, penyimpanan yodium, pertumbuhan jaringan, pembentukan sel darah merah, dan kekebalan terhadap infeksi. Vitamin C mudah larut dalam air dan mudah rusak oleh oksidasi, panas, dan alkali. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar vitamin c dalam kedondong segar dan manisan kedondong dalam penyimpanan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eskperimental laboratorium menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Kadar vitamin c pada buah kedondong segar, pada manisan kedondong yang disimpan pada kulkas, dan manisan kedondong yang disimpan pada suhu kamar berturut-turut adalah 0,0664%; 0,040875 dan 0,0299%. Penyimpanan yang paling baik adalah dalam suhu kulkas sehingga dapat menjaga kandungan vitamin c pada buah dan sayur.
PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK JAHE SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DALAM PENINGKATAN KUALITAS MINYAK IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) Yan Hendrika; Azlaini Yus Nasution; Vonny Kurnia Utama; Sherly Putri Arsila
FORTE JOURNAL Vol 3 No 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i2.544

Abstract

The high nutritional content in catfish oil can be a rich source of omega-3 fatty acids, which function in the development of the child's brain. However, the high fatty acid content causes fish oil to become more susceptible to oxidation during the storage process, which can be prevented by adding antioxidants. This study aims to determine the quality of catfish oil after adding ginger oil as an antioxidant. The method used is the titration method to determine the peroxide value and the number of free fatty acids. The results obtained for fish oil peroxide with the addition of ginger oil on days 0, 7, and 14 were 1.58 meq/kg, 1.58 meq/kg, and 2.11 meq/kg. The free fatty acid values of catfish oil added to ginger oil on days 0, 7, and 14 were 0.57%, 0.58%, and 2.11%, respectively. These results show that this value still meets IFOS standards, and ginger oil can act as an antioxidant.
PERBANDINGAN KADAR VITAMIN C PADA BUAH KEDONDONG (Spondidas dulcis) SEGAR DAN MANISAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Yan Hendrika; Arie Wijaya
FORTE JOURNAL Vol 3 No 1 (2023): Edisi Januari 2023
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v3i1.482

Abstract

Vitamin  C  merupakan  vitamin  yang  sangat  dibutuhkan  oleh  tubuh yang digunakan dalam  produksi  kolagen,  pembentukan  tulang dan  gigi, penyimpanan yodium, pertumbuhan jaringan, pembentukan sel darah merah, dan kekebalan terhadap infeksi. Vitamin C mudah larut dalam air dan mudah rusak oleh oksidasi, panas, dan alkali. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar vitamin c dalam kedondong segar dan manisan kedondong dalam penyimpanan yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode eskperimental laboratorium menggunakan spektrofotometer Uv-Vis. Kadar vitamin c pada buah kedondong segar, pada manisan kedondong yang disimpan pada kulkas, dan manisan kedondong yang disimpan pada suhu kamar berturut-turut adalah 0,0664%; 0,040875 dan 0,0299%. Penyimpanan yang paling baik adalah dalam suhu kulkas sehingga dapat menjaga kandungan vitamin c pada buah dan sayur.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SERUM DARI EKSTRAK SARI BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr.) Vonny Kurnia Utama; Mega Nurjannah; Denia Pratiwi; Yan Hendrika
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.814

Abstract

Buah nanas (Ananas comosus L. Merr.) mengandung antioksidan berupa senyawa vitamin C dan vitamin A yang mampu menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas. Sediaan serum dipilih karena efeknya lebih cepat diserap kulit dan memberikan efek yang lebih nyaman dan lebih mudah menyebar dipermukaan kulit dan viskositasnya yang tidak terlalu tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan serum dan melakukan evaluasi fisik dan stabilitas sediaan serum ekstrak sari buah nanas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan cara membuat sediaan serum ekstrak etanol 70% sari buah nanas dengan konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Hasil pada uji organoleptis berbentuk agak kental dan cair, berbau khas ekstrak sari nanas, berwarna kuning lemah dan kuning, uji homogenitas F0, FI, F2 dan F3 bersifat homogen. Ujji pH F0, FI, F2 dan F3 yaitu 4,5-5,3. Uji viskositas F0, F1, F2 dan F3 yaitu 345,7-2624,5 cps. Uji aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh panjang gelombang 514,60 nm dengan nilai absorbansi 0,596, pada formula 1 (konsentrasi ekstrak 1%) diperoleh nilai IC50 sebesar 74,57, formula 2 (konsentrasi 3%) diperoleh nilai IC50 sebesar 41,29, dan formula 3 (konsentrasi 5%) diperoleh nilai IC50 sebesar 45,98. Kandungan antioksidan pada formula 2 dan 3 memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat, sedangkan pada formula 1 memiliki aktivitas antioksidan cukup kuat.