The cultural transformation caused the character of the youth to undergo a very significant change. it needs to get attention in learning because lifestyle changes in the era of society 5.0 affect the mindset and behavior of youth. Requires the dissemination of learning that leads to local genius in its principles and application. The research method used is to use library research with a narrative review design. Data analysis in this study used Miles and Huberman's interactive analysis model, namely data reduction, data analysis, and drawing conclusions. The results showed that the digital age affects the character of youth who are more focused on smartphones than the more realistic environment and social life. The crisis of character education is caused by learning that has been more focused on cognitive knowledge without paying attention to the local geniuses that exist in the environment and society. The crisis of character education can be overcome through the dissemination of learning that has a local genius point of view in constructing behavior. The presence of local genius in learning makes cultural acculturation can influence the character of youth in a better direction so that local cultural wisdom is not lost due to the influence of foreign cultures. Transformasi budaya menyebabkan karakter pemuda mengalami perubahan yang sangat signifikan. Hal ini perlu mendapatkan perhatian dalam pembelajaran, karena perubahan gaya hidup di era society 5.0 mempengaruhi pola pikir dan perilaku pemuda. Hal tersebut membutuhkan diseminasi pembelajaran yang mengarah ke local genius dalam prinsip dan penerapannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan library research dengan desain narrative review. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model analysis interactive Miles and Huberman yaitu reduksi data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital mempengaruhi karakter pemuda yang lebih terfokus pada smartphone daripada lingkungan dan kehidupan sosial yang lebih nyata. Krisis pendidikan karakter diakibatkan oleh pembelajaran yang selama ini lebih terfokus kepada pengetahuan kognitif tanpa memperhatikan local genius yang ada pada lingkungan dan masyarakat. Krisis pendidikan karakter dapat diatasi melalui diseminasi pembelajaran yang memiliki sudut pandang local genius dalam mengkonstruksi perilaku. Kehadiran local genius dalam pembelajaran menjadikan akulturasi budaya dapat mempengaruhi karakter pemuda ke arah yang lebih baik, sehingga kearifan lokal budaya tidak hilang akibat pengaruh budaya asing.