Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN KOMPRES HANGAT BUBUK KAYU MANIS TERHADAP MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKRONIS PADA PASIEN ASAM URAT (GOUT ARTHRITIS) Yuli Aryanti; Nila Yuliana; Yasinta Aloysia Daro
Jurnal Kesehatan Samawa Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN SAMAWA
Publisher : Jurnal Kesehatan Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat atau gout arthritis merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan serangan nyeri akut pada sendi akibat penumpukan kristal monosodium urat. Prevalensi penyakit ini terus meningkat dengan dampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan penerapan kompres hangat bubuk kayu manis dalam mengatasi nyeri kronis pada pasien asam urat. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan melakukan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Intervensi kompres hangat bubuk kayu manis diberikan dua kali sehari (pagi dan malam) selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15-20 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan skala nyeri yang signifikan dari 6 menjadi 0 (pada skala 0-10) setelah tiga hari intervensi. Senyawa aktif dalam kayu manis yang memiliki sifat antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan bekerja sinergis dengan efek panas kompres untuk mengurangi inflamasi sendi dan menekan transmisi impuls nyeri. Kesimpulan: Kompres hangat bubuk kayu manis merupakan terapi nonfarmakologi yang efektif, aman, mudah diterapkan, dan dapat mengurangi ketergantungan pasien terhadap analgesik kimia dalam mengatasi nyeri kronis pada pasien asam urat.
KARAKTERISTIK MASYARAKAT LOKAL PENGGUNA TANAMAN OBAT PADA ETNIS DI PULAU SUMBAWA Laily Widya Astuti; Nila Yuliana; Yasinta Aloysia Daro; Muhammad Fauzi; Seftiani Utami
Jurnal Kesehatan Samawa Vol. 10 No. 1 (2025): JKS 2025
Publisher : Jurnal Kesehatan Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal budaya di Pulau Sumbawa yang berhubungan dengan kesehatan masih kurang, dalam hal ini perlunya mendapat perhatian dari tenaga kesehatan khususnya masyarakat yang menggunakan tanaman obat lokal. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui usia masyarakat Pulau Sumbawa (Etnis Sumbawa, Etnis Bima, Etnis Dompu) yang menggunakan tanaman obat, (2) mengetahui jenis kelamin (Etnis Sumbawa, Etnis Bima, Etnis Dompu) yang menggunakan tanaman obat (3) mengetahui pendidikan (Etnis Sumbawa, Etnis Bima, Etnis Dompu) yang menggunakan tanaman obat, dan mengetahui lama tinggal (Etnis Sumbawa, Etnis Bima, Etnis Dompu) yang menggunakan tanaman obat. Metode pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yaitu usia responden lebih banyak berusia 41-50 tahun, jenis kelamin lebih banyak perempuan, pendidikan lebih banyak yang berpendidikan Diploma/Sarjana, dan berdasarkan lama tinggal masyarakat di tempat tinggalnya paling banyak lebih dari 20 tahun.
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI RUANG PERAWATAN ANAK RSUD SUMBAWA Yasinta Aloysia Daro
Jurnal Kesehatan Samawa Vol. 10 No. 2 (2025): JKS
Publisher : Jurnal Kesehatan Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan serius, tercatat sebagai salah satu penyebab kematian terbanyak pada anak usia di bawah lima tahun.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada anak balita. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan jumlah sampel 44 balita yang di rawat di ruang anak RSUD Sumbawa, Data dikumpulkan melalui kuesioner riwayat pemberian ASI dan rekam medis untuk memastikan diagnosis pneumonia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05 dengan derajad kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif memiliki kejadian pneumonia lebih tinggi dibandingkan balita yang mendapatkan ASI eksklusif. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,002, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia. Kesimpulannya, ASI eksklusif terbukti berhubungan dengan penurunan kejadian pneumonia pada balita. Oleh karena itu, promosi ASI eksklusif perlu terus digencarkan sebagai upaya preventif untuk menurunkan angka kejadian pneumonia di wilayah Sumbawa.