Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA 24-59 BULAN Eva Oktariani; Yulnefia; ratih ayuningtiyas; vivi vazelah
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between knowledge and behaviour of maternal in fulfilling balanced nutrition with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the work area of ​​the Kandis Health Center, Kandis District, Siak Regency in 2024. This study used a cross-sectional research design with a sampling technique using probability sampling with the proportionate stratified random sampling method, with a sample size of 229 respondents. The analysis used was univariate and bivariate analysis with the Chi-Square statistical test. From the results of the data analysis, a significant relationship was found between maternal knowledge in fulfilling balanced nutrition with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the work area of ​​the Kandis Health Center, Kandis District, Siak Regency in 2024 with a p-value of 0.023 and a PR of 6.456. In addition, a relationship has been found between maternal behaviour (p-value 0.006) and maternal behavior (p-value 0.006) in fulfilling balanced nutrition with the incidence of stunting for PR values ​​of behavior of 10.114. Maternal knowledge is related to fulfilling balanced nutrition and are risk factors for stunting in toddlers aged 24-59 months in the work area of ​​the Kandis Health Center, Kandis District, Siak Regency in 2024. Not only that, maternal behavior in fulfilling balanced nutrition are related and are risk factors for stunting in toddlers aged 24-49 months in the work area of ​​the Kandis Health Center, Kandis District, Siak Regency
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR DENGAN BERAT BADAN BALITA USIA 2-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS LIMAPULUH KOTA PEKANBARU Yulnefia; Aulia Iffah K
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita (2–5 tahun) merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan gizi seimbang, termasuk buah dan sayur. Konsumsi buah dan sayur di Indonesia masih rendah meskipun ketersediaannya cukup, yang dapat mempengaruhi status gizi balita, walaupun menurut data SSGI tahun 2022 prevalensi stunting provinsi Riau berada di urutan ke-6 terendah sebesar 17,0 % akan tetapi di Ibu Kota Provinsi tersebut masih banyak ditemukan balita dengan kejadian stunting. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah dan sayur dengan berat badan balita usia 2–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional pada 88 balita yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Konsumsi buah dan sayur diukur menggunakan kuesioner frekuensi, sedangkan berat badan diukur dan dibandingkan dengan standar WHO (Z-score BB/U). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas konsumsi sayur 1x/hari pada 42% balita dan mayoritas konsumsi buah 1x/hari pada 55,7% balita. Sebagian besar balita 72,2% memiliki berat badan normal, 17,0% underweight, 4,5% severely underweight, dan 5,8% overweight. Terdapat hubungan signifikan antara konsumsi sayur dengan berat badan (p=0,000 r=0,589) dan konsumsi buah dengan berat badan (p=0,000 r=0,512). Konsumsi buah dan sayur berhubungan dengan berat badan balita. Peningkatan asupan keduanya penting untuk mendukung status gizi optimal.