Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat Tentang Pemberian Vaksinasi Booster Covid-19 Andriyanto Dai; Sindi Sindi
Mega Buana Journal of Nursing Vol 1 No 2 (2022): Mega Buana Journal of Nursing
Publisher : Universitas Mega Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.71 KB) | DOI: 10.1234/.v1i2.15

Abstract

Covid-19 saat ini menjadi masalah yang serius diseluruh dunia, dan jumlah kasusnya meningkat setiap hari meyerang semua orang, tanpa global covid-19 pertama kali diumumkan pada 11 maret 2020, menandakan bahwa virus tersebut telah menginfeksi banyak orang diberbagai Negara. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui faktor yang mempengaruhi perilaku masyarakat tentang pemberian vaksinasi booster covid-19. Metode penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di desa Posi yang belum melakukan vaksinasi booster dan sudah melakuan vaksinasi dosis kedua sebanyak 280 orang dan sampel berjumlah 41 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat pemberian vaksinasi pada nilai p=0,021 dan ada hubungan perilaku dengan tingkat pemberian vaksinasi Nilai p = 0,016.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pemasaran Pada Usaha Produk Tempe di Desa Pulau Gambar Sindi Sindi; Regi Utami Nasution; Shalsa Sakil; Zainarti
Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen Vol. 1 No. 4 (2022): Oktober : Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1128.875 KB) | DOI: 10.30640/inisiatif.v1i4.525

Abstract

Pengrajin tempe di Desa Pulau Gambar, Kabupaten Deli Serdang, yang sudah berjalan kurang lebih lima tahun. Selama ini pengrajin tempe paling mengenal cara pembuatan tempe yang turun temurun dan tempe yang dihasilkan ditawarkan sesuai segmen pembeli. Oleh karena itu, diperlukan terobosan-terobosan revolusioner baru yang lebih besar, mengingat produsen tempe sangat maju secara strategis di daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan UKM produk tempe pada UKM di desa Pulau Gambar agar usaha komersial dapat bersaing di pasar dan berkembang di masa depan. Konsekuensi dari penelitian ini adalah peningkatan merchandise tempe untuk meningkatkan iklan melalui kemasan produk yang menarik dan kekinian, pendidikan bakat sumber daya yang bermanfaat dan berkembangnya iklan produk online.
Pengabdian Masyarakat: Waspada Phishing bagi Kalangan Pelajar Melda Agnes Manuhutu; Imanuela Daharang; Sindi Sindi; Goklas Goklas; Marcello Marcello; Alberthus Alberthus; Orulin Orulin
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v3i3.3422

Abstract

Cybercrime threats in the form of Phishing continue to rise, with students being one of the most vulnerable groups. Based on BSSN 2023 data, over 403 million cyber traffic anomalies were recorded in Indonesia, with Phishing as the most frequent cybercrime mode. This community service activity aimed to improve the digital security literacy of SMP Negeri 1 Kabupaten Sorong students through an interactively designed, practice-based education program. The method used was Participatory Learning with four stages: interactive socialization, practical anti-Phishing training, cybersecurity technology application, and continuous evaluation and mentoring. Results showed significant improvement in participants' ability to identify Phishing characteristics, distinguish genuine websites from fake ones, and understand digital account protection measures. The simulation-based and real case study approach proved effective in increasing active student engagement. The success of this program is expected to serve as a model for cybersecurity education activities in other schools in the West Papua region.