Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Animasi Macromedia Flash terhadap Aktivitas Siswa pada Materi Tekanan di SMP Negeri 1 Suhaid Saputra, Wahyu
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan media animasi macromedia flash terhadap aktivitas siswa pada materi tekanan untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Suhaid. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental design dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII  SMP Negeri 1 Suhaid yang terdiri dari 3 kelas. Sampel dipilih secaracluster random  sampling dan diperoleh siswa kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil persentase aktivitas setiap individu 95%-100% dengan kriteria sangat baik. Besar pengaruh dengan nilai 1,19 tergolong tinggi menggunakan analisis effect size (ES). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model discovery learning berbantuan media animasi macromedia flash dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas VIII pada materi Tekanan di SMP Negeri 1 Suhaid.
Pengembangan Instrumentasi Penentuan Kecepatan Gerak Silinder pada Bidang Miring dengan Menggunakan Arduino Wahyu Saputra; Yudhiakto Pramudya
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v8i2.1248

Abstract

Pada penelitian ini dibuat suatu eksperimen yang secara otomatis dapat mengukur kecepatan benda menggelinding pada bidang miring berbasis mikrokontroler dengan sensor photogate serta dibandingkan dengan hasil dari analisis video Tracker. Pembuatan sensor photogate didasarkan pada LED inframerah dan Light Dependent Resistor (LDR) yang dipasangkan di lintasan bidang miring sebagai pendeteksi silinder tepat saat menggelinding. Hasil perhitungan nilai ralat kecepatan rata-rata dan percepatan rata-rata pada sudut 5° dan sudut 10° menggunakan sensor photogate lebih kecil daripada analisis video Tracker, hal ini menunjukkan pengukuran pada sensor photogate lebih teliti dari analisis video Tracker. Kesalahan relatif kecepatan rata-rata pada sudut 5°, 10°, dan 15° bila dibandingkan dengan Tracker adalah  6,03%, 9% dan 73,62%. Ketelitian dari pengukuran menggunakan sensor photogate dapat dilakukan dengan kemiringan sudut bidang miring antara 1° sampai 10°.
Remote IoT Blynk: suhu dan penerangan ruang laboratorium keperawatan Nazuarsyah Nazuarsyah; Ully Muzakir; Mukhroji Mukhroji; Rossiana Br Ginting; Wahyu Saputra
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i2.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah alat monitoring dan kendali suhu serta penerangan ruangan yang berbasis Internet of Things (IoT) dan menggunakan Blynk. Bentuk penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: Tahap perancangan alat kendali yang terdiri dari sensor DS18B20, Liquid Crystal Display (LCD), relay, Light Emitting Diode (LED), dan buzzer kemudian dihubungkan ke microcontroller NodeMCU esp8266. Perangkat yang akan dikendalikan yaitu lampu dan Air Conditioner (AC) yang dihubungkan langsung ke relay sebagai output. Tahap perancangan aplikasi monitoring serta kendali menggunakan platform blynk berbasis android yang dipasang pada smartphone. Setelah dilakukan pengujian pada hardware dan software, hasilnya rata-rata waktu respon untuk menghidupkan lampu sebesar 1,09 detik, dan untuk mematikan lampu sebesar 0,95 detik. Rata-rata waktu respon untuk menghidupkan AC sebesar 0,97 detik, dan untuk mematikan AC sebesar 1,04 detik. Alat ini tidak hanya dapat mengukur suhu ruangan, tetapi dapat juga digunakan sebagai alat ukur suhu tubuh pada manusia. Sistem ini dapat dimodifikasi untuk penghematan energi dan biaya.
Pendekatan Fenomenologi dalam Pengembangan Platform Web Berbasis Observasi CCTV untuk Refleksi dan Evaluasi Pembelajaran Nurul Agustin; Wahyu Saputra; Muhammad Lukman Haris Firmansah
InsightEd Vol. 1 No. 2 (2026): Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Konsorsium Pengetahuan Innoscientia (KOPINNOS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of observation activities in the Indonesian 2013 Curriculum is still constrained by limited documentation, fragmented evaluation practices, and the lack of utilization of educational technology to support reflective learning, thus creating a gap between the availability of technology and its meaningful integration in the experiential learning process. This study aims to develop a conceptual framework for a web-based CCTV observation platform that supports reflection and evaluation of learning by integrating Internet of Things (IoT) technology, a web-based learning environment, experiential learning principles, and a phenomenological perspective. This study employs a qualitative conceptual research design using Conceptual Framework Analysis (CFA) and document analysis. Data sources include scientific literature on IoT in education, smart classrooms, analytical learning, CCTV-based observation, experiential learning, and phenomenology, as well as curriculum documents related to the implementation of the Scientific Approach in the 2013 Curriculum. The findings indicate that observation activities are fundamental to knowledge construction and reflective learning, while the CCTV-supported observation system can provide an authentic and continuous record of classroom interactions. This study concludes that a web-based CCTV observation platform based on experiential learning and phenomenological principles can bridge the gap between technological capabilities and meaningful educational practices, thereby supporting the enhancement of continuous learning and reflective evaluation in contemporary education
Developing an IoT-Based Smart Soil Analyzer to Support Sustainable Agriculture and Contextual STEM Learning in Organic Chemistry Yulia Dewi Puspitasari; Matsun Matsun; Hendrik Pratama; Wahyu Saputra; Tri Wahyuni Maduretno; Muhammad Shohibul Ihsan; Zaqueu António Freitas
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 5 No. 2 (2026): August
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v5i2.550

Abstract

Organic chemistry is often taught in abstract concepts, especially on topics related to soil organic matter, nutrient transformation, and the nitrogen cycle. This study aims to develop and validate an IoT-supported Smart Soil Analysis to support contextual STEM-based learning in organic chemistry. This research uses a Research and Development approach with a 4D model, limited to the defining, designing, and developing stages. The prototype was revised based on feedback from six subject matter experts, six media experts, and six evaluation experts prior to limited testing. Validity was measured using the Content Validity Index (CVI), resulting in average CVI scores of 0.88 (content), 0.91 (media), and 0.90 (evaluation), indicating high validity. A limited trial involving nine science education students showed an overall practicality score of 3.6 out of 4.0. This device integrates real-time measurements of soil pH, nitrogen (N), phosphorus (P), potassium (K), and electrical conductivity, allowing students to analyze organic matter decomposition, nutrient availability, and fertilization recommendations within a project-based STEM framework. The research results show that the Smart Soil Analyzer is a valid and practical learning medium that effectively connects organic chemistry concepts with real-world agricultural contexts.