Budi Purnomo
Politeknik Bumi Akpelni

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja, Kemampuan dan Lingkungan Kerja Terhadap Penerapan ISO 9001 di Smk Akpelni Semarang Budi Purnomo; Iik Suryati Azizah
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.538 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.27

Abstract

Setiap organisasi dituntut untuk dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam organisasi tersebut terutama sumber daya manusianya. Pengelolaan sumber daya manusia tidak lepas dari faktor karyawan yang diharapkan dapat berprestasi sebaik mungkin demi mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini dilakukan di SMK Akpelni Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, kemampuan kerja dan lingkungan kerja terhadap ISO 9001. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 70 responden. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja, kemampuan kerja dan lingkungan kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap ISO 9001 di SMK Akpelni Semarang.
Peranan Chief Engineer dalam Meningkatkan Produktifitas Kerja di Engine Room pada Mt. Griya Flores Victor Wiku Widyo Bharoto; Budi Purnomo; Puryadi Puryadi
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 21 No 2 (2019): Gema Maritim Vol 21 No 2 tahun 2019 tanggal 30 September 2019
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.31 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v21i2.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa jauh peran dari Cief Engineer dalam meningkatkan produktivitas kerja dikapal terutama pada bagian mesin. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan pengamatan langsung dilapangan ketika penulis bekerja menjadi masinis di atas kapal tanker MT.Griya Flores milik dari PT.Humpuss Transportasi Kimia - Jakarta Selatan. Adapun pengamatan yang dilakukan antara lain: Melakukan pengamatan secara langsung kondisi diatas kapal khususnya dikamar mesin saat penulis berada diatas kapal. Penulis juga melakukan pencatatan dan monitoring langsung kinerja dari Kepala Kamar Mesin dan beberapa perwiral mesin kapal dan beberapa data. Mengingat begitu banyak masalah yang timbul dalam pembahasan penelitian, penulis membatasi lingkup bahasan permasalahan ini khususnya hanya pada masalah organisasi dan administrasi personal pada MT. Griya Flores Untuk lebih memudahkan pembahasan masalah setelah diidentifikasi masalahnya, maka dilaksanakanlah pemilihan masalah sesuai USG, adapun USG itu sendiri adalah sebagai berikut (Urgency adalah masalah yang apabila tidak segera diatasi akan berakibat fatal dalam jangka waktu panjang. (Seriousness) adalah masalah yang apabila terlambat diatasi akan berdampak fatal terhadap kegiatan tetapi berpengaruh pada jangka pendek. (Growth) Adalah masalah potensial untuk tumbuh dan berkembangnya masalah dalam jangka panjang dan timbulnya masalah baru dalam jangka panjang. Identifikasi Masalah Bahwa sehubungan dengan produktivitas kerja yang rendah penulis telah mengidentifikasi beberapa masalah, antara lain Timbulnya Kejenuhan Kerja Perbedaan latar belakang budayaAkibat perbedaan bahasa, SDM Kurang terampil ,Kurangnya disiplin kerja membuat ABK mesin terampil agar operasional kapal lancar. Peranan tugas dan tanggung jawab Cief Engineer yang berlaku di lingkungan perusahaan dalam meningkatkan kelancaran operasional kapal, Peningkatan keterampil ABK mesin dalam Bekerja, Menegakkan disiplin kerja Disarankan kepada seluruh perwira di atas kapal untuk meningkatkan kemampuan manajemen, agar supaya dapat mengatasi setiap permasalahan yang bersangkutan dengan kerja di kamar mesin, sehingga produktifitas kerja dapat dicapai semaksimal mungkin.Untuk mempromosikan seorang masinis untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi, sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan ijazah yang dimiliki tetapi juga mempertimbangkan pengalaman kerja diatas kapal, serta prestasi selama kerja. Cief engineer sebagai pimpinan tertinggi di Engine room agar lebih mendalami masalah manajemen dan kepemimpinan yang baik agar dapat membimbing dan mengayomi anak buah kamar mesin