M. Arsyad Ambo Tuo
IAIN Sorong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Tutor Sebaya Abdul Razzaq; M. Arsyad Ambo Tuo
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.551 KB) | DOI: 10.58917/ijme.v1i2.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran tutor sebaya setting kooperatif pada siswa kelas (VIII)_3 SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi dan (4) analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas (VIII)_3 SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang pada tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang, yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Obyek penelitian pada penelitian tindakan ini adalah berbagai kegiatan yang terjadi didalam kelas selama berlangsungnya proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes untuk memperoleh data mengenai hasil belajar siswa dan teknik observasi untuk memperoleh data mengenai aktivitas siswa. Analisis data tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada sisklus I, diperoleh ketuntasan individual dari 20 siswa yaitu 14 siswa tuntas dan 6 siswa tidak tuntas, dengan rata-rata ketuntasan secara klasikal 70%. Sedangkan tes hasil belajar matematika dengan penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif pada siklus II diperoleh ketuntasan individual 18 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas, rata-rata ketuntasan secara klasikal mencapai 90%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran tutor sebaya setting koopeartif dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas (VIII)_3 SMP Negeri 3 Duampanua Kabupaten Pinrang.
Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition M. Arsyad Ambo Tuo; Andi Kamal Ahmad
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 1 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.944 KB) | DOI: 10.58917/aijes.v1i2.29

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengupayakan peningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI IPS 2 SMAN 9 pinrang melalui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition. Kriteria peningkatan ditinjau dari menjadi indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah: 1) Jika 85% dari jumlah siswa memperoleh hasil belajar yang mencapai KKM Matematika yang telah ditetapkan di sekolah yaitu 70,00. 2) Aktivitas siswa lebih meningkat selama mengikuti pembelajaran matematika. 3) Siswa lebih serius memperhatikan penjelasan guru. 4) Siswa mempunyai keberanian untuk menanggapi penjelasan guru. 5) Siswa sudah mampu menyimpulkan materi yang telah diajarkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan Penerapan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas XI IPS 2 SMAN 9 Pinrang yang ditandai dengan: 1) pada siklus I jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 15 siswa yang tuntas (71,4%) dan pada siklus II jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM matematika sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 2) Jumlah siswa yang mencapai KKM matematika pada siklus II ≥ 85% dari jumlah siswa yaitu sebanyak 19 siswa yang tuntas (90,5%), 3) Keaktifan siswa meningkat, dengan adanya keseriusan dan perhatian siswa selama mengikuti proses belajar mengajar yang berlangsung, dan 4) Siswa berani dalam mengeluarkan pendapat, dengan semakin hari semakin banyak siswa yang berani untuk menanggapi penjelasan guru.