Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Koefisien Perpindahan Massa dan Karakteristik Gelatin Dengan Proses Leaching dewi fernianti; Astri Handayani; Nola Dwiayu Adinda
Retii 2020: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-15
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit dan tulang merupakan bahan yang banyak mengandung kolagen alami, salah satunya adalah tulang ikan tenggiri. Ikan tenggiri termasuk jenis ikan laut yang bertulang keras yang mengandung kolagen berkisar antara 15-17%. Pemisahan gelatin dalam tulang ikan tenggiri dilakukan dengan metode ekstraksi padat-cair (leaching). Gelatin dalam tulang ikan tenggiri sebelum di ekstraks mengalami proses demineralisasi yang bertujuan untuk mengurangi kandungan garam-garam mineral yang terdapat dalam tulang ikan tenggiri. Proses demineralisasi pada penelitian ini menggunakan ekstrak belimbing wuluh. Belimbing wuluh mengandung asam sitrat sebesar 92,6-133,8 per 100 gram total padatan . Lalu dianalisis koefisien perpindahan massa yang berlangsung pada proses ekstraksi padat – cair (leaching) untuk mengambil gelatin dalam tulang ikan tenggiri . Sebelum penelitian dimulai, maka dilakukan analisa kadar asam sitrat yang terkandung dalam ekstrak belimbing wuluh sebagai bahan perendam dan diperoleh konsentrasinya 1,7 M dan pH 2. Proses penelitian dilakukan pada temperatur 50oC, 60oC, 70oC, 80oC, 90oC, dan massa 50 gr, 100gr, 150 gr, 200 gr dan 250 gr selama waktu ekstraksi 1, 2, 3 jam, sebagai pelarut digunakan aquades. Gelatin yang diperoleh dianalisa karakteristiknya yaitu kadar protein, kadar air, kadar abu, viscositas, kekuatan gel dan kandungan logam, kemudian dilakukan analisis terhadap koefisien perpindahan massa pada proses ekstraksi nya. Hasil analisa penelitian diperoleh kateristik sifat fisik dan kimia gelatin yaitu kadar abu 3,73%, kadar air 8,83%, kadar protein 76,38%, kekuatan gel 60,5365 bloom, viscositas 30,8368 cps, kadar seng (Zn) 98,23 mg/kg, kadar Tembaga (Cu) 27,37 mg/kg. Sedangkan nilai koefisien perpindahan massa yang diperoleh sebesar 7,843 (1/jam).
Sosialisasi Potensi Daun Pepaya Dan Sirih Sebagai Pestisida Nabati Di Desa Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir Marhaini Marhaini; Dewi Fernianti; Mardwita Mardwita; Ani Melani
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i1.9984

Abstract

Program penghijauan adalah salah satu program sebagai bentuk perintah perlindungan lingkungan untuk menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat diimplementasikan di desa-desa, perumahan, sekolah, pusat perbelanjaan, dan banyak lagi. Untuk menciptaan lingkungan asri, sehat, dan meminimaisis pencemaran udara, masyarakat umumya menggunakan pestisida kimia untuk mengendalikan hama tanaman.Meskipun efek yang dihasilkan cenderung cepat dalam membasmi hama, pengunaan pestisid ini justru dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia, membuat hama menjadi resisten, serta meninggalkan sisasisa zat berbahaya di lingkungan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengembangkan pestisida nabati yang menggunakan bahan baku dari tanaman sebagai alternatif yang ramah lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Target kegiatan ini adalah ibu-ibu di desa tersebut, dengan jumlah peserta sekitar 25 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat ini meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi. Setelah penyuluhan dan melihat langsung cara pembuatan pestisida nabati melalui demonstrasi, terlihat adanya peningkatan pengetahuan di kalangan warga, serta minat peserta untuk mencoba membuat pestisida nabati sendiri di rumah. Penggunaan pestisida nabati ini juga lebih ekonomis, mudah didapatkan, dan sederhana dalam cara pembuatannya.
Pemanfaatan Limbah Plastik dan Abu Batu untuk Pembuatan Paving Block Marhaini Marhaini; Mardwita Mardwita; Ani Melani; Ummi Kalsum; Muhammad Arief Karim; Heni Juniar; Dewi Fernianti
Surya Edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Surya Edukasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/se.v2i2.10500

Abstract

Permasalahan sampah plastik dan kondisi jalan lingkungan yang rusak merupakan isu penting di Desa Babatan Saudagar Kec Pemulutan Kab. Ogan Ilir. Sampah plastik rumah tangga seperti kantong kresek dan botol plastik masih banyak dibakar atau dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran dan risiko kesehatan. Di sisi lain, jalan gang lingkungan belum diperkeras dan menjadi sulit dilalui saat musim hujan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan melatih warga membuat paving block dari limbah plastik dan abu batu sebagai solusi infrastruktur dan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan melibatkan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa warga antusias mengikuti kegiatan, memahami dampak sampah plastik, serta berhasil memproduksi paving block yang layak digunakan untuk perkerasan jalan ringan. Teknologi sederhana ini dinilai mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha kecil berbasis daur ulang sampah.