Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pendidikan; Mewujudkan Masyarakat Peduli Terhadap Pendidikan Di Desa Bonto Majannang, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng Risnawati Risnawati; Andi Hajar; Cheriani Cheriani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6305

Abstract

Pengabdian terhadap masyarakat dalam kegiatan sosialisasi pendidikan ini menggunakan pendekatan sosial bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Sosialisasi pendidikan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung proses pendidikan di desa tersebut, baik melalui kesadaran akan pentingnya pendidikan maupun melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan pendidikan. Peneliti tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program peningkatan kepedulian pendidikan. Subjek pada pengabdian ini melibatkan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan setelah dilaksanakan sosialisasi. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan respons positif dengan mendukung program-program pendidikan yang ada di desa. Peneliti ini menyimpulkan bahwa sosialisasi pendidikan dengan pendidikan pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
Sosialisasi Pendidikan; Mewujudkan Masyarakat Peduli Terhadap Pendidikan Di Desa Bonto Majannang, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng Risnawati Risnawati; Andi Hajar; Cheriani Cheriani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i12.6305

Abstract

Pengabdian terhadap masyarakat dalam kegiatan sosialisasi pendidikan ini menggunakan pendekatan sosial bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Sosialisasi pendidikan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung proses pendidikan di desa tersebut, baik melalui kesadaran akan pentingnya pendidikan maupun melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan pendidikan. Peneliti tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program peningkatan kepedulian pendidikan. Subjek pada pengabdian ini melibatkan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan setelah dilaksanakan sosialisasi. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan respons positif dengan mendukung program-program pendidikan yang ada di desa. Peneliti ini menyimpulkan bahwa sosialisasi pendidikan dengan pendidikan pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan.
Volleyball Tournaments as a Medium for Strengthening Community Social Cohesion: A Qualitative Community Service Study in Sialang Sakti Village Ira Firna; Maria Herlinda Dos Santos; Andi Ogo Darmianto; Andi Hajar
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 5 No. 3 (2025): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v5i3.2106

Abstract

Social engagement in rural communities continues to face challenges in building solidarity, cooperation, and active citizen participation. This study aims to analyze the role of volleyball tournaments as a medium for strengthening community social cohesion within community service activities in Sialang Sakti Village. The research employed a qualitative approach with a case study design, utilizing participatory observation, in-depth interviews, and documentation techniques. The findings indicate that volleyball tournaments are able to enhance social interaction, strengthen togetherness, and instill values of cooperation, discipline, sportsmanship, and social responsibility. However, several limitations were identified, including variations in participation levels among different age groups and the lack of program sustainability. These findings confirm that community sports function not only as recreational activities but also as important instruments for building social networks and internalizing collective values. Active community participation through such activities can serve as strategic social capital for sustainable village development. Therefore, the development of a more structured and sustainable sports-based community service model is necessary to strengthen long-term social impacts and ensure equitable involvement of all community groups.