Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Struktural Interpretatif untuk Merancang Transformasi Digital Pendidikan Tinggi di Indonesia Intan Maria Lewiayu Vierke; Rizal Syarief; Idqan Fahmi; Illah Sailah
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i1.13299

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Interpretive Structural Modeling (ISM) untuk merancang model yang akan digunakan dalam upaya transformasi digital pendidikan tinggi vokasi di Indonesia. Studi empiris dilakukan di Politeknik Negeri Bandung sebagai bagian dari pendidikan tinggi. Temuannya mengungkapkan bahwa Penemuan dan Penemuan, Desain Pembelajaran, Pengalaman Pelajar, serta Pekerjaan dan Pembelajaran Seumur Hidup merupakan elemen kunci yang saling terkait dalam konteks pendidikan kejuruan. Temuan ini memberikan panduan untuk mengoptimalkan program, strategi pemasaran, desain kurikulum, dan pengalaman pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan industri, daya saing lulusan, dan relevansi pendidikan dengan pasar kerja. Hasil penerapan ISM dan dampaknya dapat memberikan manfaat yang signifikan, termasuk peningkatan reputasi institusi, kepuasan mahasiswa, dan kontribusi positif terhadap perekonomian dan masyarakat Indonesia.
The Effect of Business Mentoring, Digital Capability, and Quality Management Capacity on MSMEs’ Export Performance: The Mediating Role of Export Readiness Intan Maria Lewiayu Vierke; Muhammad Aqib Shafiq
Journal The Winners Vol. 27 No. 1 (2026): Journal The Winners (In Progress)
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/tw.v27i1.15034

Abstract

This research examined the effects of business mentoring, digital capability, and quality management capacity on Micro, Small, and Medium Enterprises’ (MSMEs) export performance, with export readiness serving as a mediating variable. The research was conducted among MSMEs in DKI Jakarta. Using a quantitative explanatory design and Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM–PLS) analysis, data were collected from 100 export-oriented MSMEs through an online questionnaire. The results indicate that business mentoring, digital capability, and quality management capacity significantly enhance export readiness, and export readiness significantly improves export performance. However, export readiness does not significantly mediate the relationship between these three internal capabilities and export performance. The novelty of this research lies in its integration of business mentoring, digital capability, and quality management capacity within a single conceptual framework grounded in the Resource-Based View (RBV), Dynamic Capabilities Theory (DCT), and Export Readiness Theory (ERT), while empirically testing the mediating mechanism of export readiness in a metropolitan MSMEs context. The findings highlight that strengthening internal capabilities is essential to building export readiness. However, additional external factors are required to translate that readiness into measurable export performance.