Ni Luh Putu Unix Sumartini, Ni Luh Putu Unix
STIBA Mentari Kupang

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Borrowing in the Translation of Culturally Bound Expression Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Yadnya, Ida Bagus Putra
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 2 (2018): 2nd ELLiC Proceedings: Education 4.0: Trends and Future Perspectives in English Educa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Translation is not only a linguistic transfer and transfer of meaning but also a cultural transfer. Although theoretically equivalence can be attained due to the universal nature of language and cultural convergence but the facts show that a language is used by speakers who often have very different culture from other speakers of language so that in the translation process it is difficult to find a synonymous equivalent especially culturally bound expression. This study tries to identify and describe the phenomena of translating culturally bound expression from Indonesian into English as a result of the translation ideology and strategy exercised by the translator. This is a descriptive translation study focusing on objective aspect of the product using unidirectional parallel bilingual corpora based on text-based theory and translator-based theory. The findings show that based on the study of Indonesian fiction with Balinese culture setting translated into English there is an effort to translate the cultural meaning with the strategy of borrowing.
VERBAL BULLYING DALAM MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA Suciartini, Ni Nyoman Ayu; Sumartini, Ni Luh Putu Unix
Widyadari : Jurnal Pendidikan Vol 19 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : LP2M IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.445 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan, 1) bentuk verbal bullying yang mengemuka di media sosial, 2) penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa pada kasus verbal bullying yang mengemuka di media sosial, dan 3) dampak verbal bullying yang mengemuka di media sosial. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa  (1) bentuk perilaku verbal bullying yang mengemuka di media sosial dinyatakan dalam bentuk menyindir, menghina, dan mengancam, (2) bentuk penyimpangan verbal bullying ditinjau dari prinsip kesantunan berbahasa menyalahi maksim kebijaksanaan, kesimpatian, pemufakatan (kecocokan), dan penghargaan, (3) Dampak verbal bullying yang mengemuka di media sosial dibedakan menjadi 2 yaitu dampak positif, seperti bisa menjadi motivator positif, keinginan kuat untuk berbenah, berani menghadapi tantangan hidup, namun, dampak negatifnya jauh lebih berat, seperti, kehilangan kepercayan diri, disfungsi sosial, penyalahgunaan masa depan, percobaan bunuh diri, dan menjadi pelaku verbal bullying.
VERBAL BULLYING DALAM MEDIA SOSIAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF PENYIMPANGAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA Suciartini, Ni Nyoman Ayu; Sumartini, Ni Luh Putu Unix
Widyadari: Jurnal Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : LPPM IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan, 1) bentuk verbal bullying yang mengemuka di media sosial, 2) penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa pada kasus verbal bullying yang mengemuka di media sosial, dan 3) dampak verbal bullying yang mengemuka di media sosial. Dalam mencapai tujuan ini, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa  (1) bentuk perilaku verbal bullying yang mengemuka di media sosial dinyatakan dalam bentuk menyindir, menghina, dan mengancam, (2) bentuk penyimpangan verbal bullying ditinjau dari prinsip kesantunan berbahasa menyalahi maksim kebijaksanaan, kesimpatian, pemufakatan (kecocokan), dan penghargaan, (3) Dampak verbal bullying yang mengemuka di media sosial dibedakan menjadi 2 yaitu dampak positif, seperti bisa menjadi motivator positif, keinginan kuat untuk berbenah, berani menghadapi tantangan hidup, namun, dampak negatifnya jauh lebih berat, seperti, kehilangan kepercayan diri, disfungsi sosial, penyalahgunaan masa depan, percobaan bunuh diri, dan menjadi pelaku verbal bullying.
OPTIMIZING CROSSWORD PUZZLE METHOD TO IMPROVE ENGLISH VOCABULARY MASTERY OF LPD EMPLOYEES Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Meitridwiastiti, Anak Agung Ayu
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.289-298

Abstract

This study aims to find out how optimal the application of the crossword puzzle method is to the results of English vocabulary mastery training for LPD (Lembaga Perkreditan Rakyat) employees in Guwang village, Gianyar Regency. LPD employee naturally deal with vocabularies about banking and finance, but they also equipped with technology and information things daily. By mastering information and technology terms for banking and finance fields is considered improving their self-awareness as an LPD employee in this society 5.0. The type of the research is a qualitative case study model using a pre-experimental design by distributing questionnaires and conducting initial interviews regarding information technology terms to 20 employees. Thus the research sample is the LPD employees at the Guwang Pekraman village, Gianyar, which consists of some level of education such as senior high school, vocational school, diploma and university. The research instrument was a crossword puzzle sheet consist of 20 vocabularies related to financial and information technology terms in English. While the research data were analyzed using data analysis techniques with interactive models (Interactive Mode of Analysis). The stages in data analysis are Data Reduction, Data Presentation and Drawing conclusions. Based on the hypothesis testing that has been done, it can be concluded that the use of the crossword puzzle method has an effect on increasing interest in mastering English actively and increasing the self-confidence of employees. The results of the data analysis are 11 people (55%) who only get vocabulary under 10 pieces (Group. A). Those who managed to get a vocabulary of 10 to 15 were as many as 6 (30%) people (Group. B), the remaining 3 people (15%) got results if they were above 15 (Group. C).
THE EFFECTIVENESS OF CROSSWORD PUZZLE METHOD TO INCREASE THE MOTIVATION IN SPEAKING ENGLISH FOR LPD EMPLOYEES Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Ayu Meitridwiastiti, Anak Agung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.808-816

Abstract

Pelatihan berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris membutuhkan metode khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penerapan metode crossword puzzle terhadap hasil pelatihan berbicara bahasa Inggris bagi karyawan LPD (Lembaga Perkreditan Rakyat) di desa Guwang, Kabupaten Gianyar. Karyawan LPD tentu saja harus mempraktekkan cara berbicara yang tepat dan benar terutamanya  dengan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi dan informasi setiap harinya. Dengan menguasai istilah-istilah teknologi dan informasi untuk bidang perbankan dan keuangan dianggap dapat meningkatkan kesadaran diri mereka sebagai karyawan LPD di era masyarakat 5.0 ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif model studi kasus dengan menggunakan desain pra-eksperimental dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara awal mengenai istilah-istilah teknologi informasi kepada 20 orang karyawan. Dengan demikian sampel penelitian adalah karyawan LPD di Desa Pekraman Guwang, Gianyar, yang terdiri dari beberapa tingkat pendidikan seperti SMA, SMK, Diploma dan Universitas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar teka-teki silang yang terdiri dari 20 kosakata yang berhubungan dengan istilah keuangan dan teknologi informasi dalam bahasa Inggris. Sedangkan data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data dengan model interaktif (Interactive Mode of Analysis). Tahapan dalam analisis data adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode crossword puzzle berpengaruh dalam meningkatkan minat penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan meningkatkan rasa percaya diri karyawan. Hasil analisis data terdapat 11 orang (55%) yang hanya mendapatkan kosakata di bawah 10 buah (Kelompok A). Yang berhasil mendapatkan kosakata 10 sampai 15 sebanyak 6 (30%) orang (Kelompok. B), sisanya 3 orang (15%) mendapatkan hasil di atas 15 (Kelompok. C). 
OPTIMIZING CROSSWORD PUZZLE METHOD TO IMPROVE ENGLISH VOCABULARY MASTERY OF LPD EMPLOYEES Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Meitridwiastiti, Anak Agung Ayu
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 2 (2022): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i2.289-298

Abstract

This study aims to find out how optimal the application of the crossword puzzle method is to the results of English vocabulary mastery training for LPD (Lembaga Perkreditan Rakyat) employees in Guwang village, Gianyar Regency. LPD employee naturally deal with vocabularies about banking and finance, but they also equipped with technology and information things daily. By mastering information and technology terms for banking and finance fields is considered improving their self-awareness as an LPD employee in this society 5.0. The type of the research is a qualitative case study model using a pre-experimental design by distributing questionnaires and conducting initial interviews regarding information technology terms to 20 employees. Thus the research sample is the LPD employees at the Guwang Pekraman village, Gianyar, which consists of some level of education such as senior high school, vocational school, diploma and university. The research instrument was a crossword puzzle sheet consist of 20 vocabularies related to financial and information technology terms in English. While the research data were analyzed using data analysis techniques with interactive models (Interactive Mode of Analysis). The stages in data analysis are Data Reduction, Data Presentation and Drawing conclusions. Based on the hypothesis testing that has been done, it can be concluded that the use of the crossword puzzle method has an effect on increasing interest in mastering English actively and increasing the self-confidence of employees. The results of the data analysis are 11 people (55%) who only get vocabulary under 10 pieces (Group. A). Those who managed to get a vocabulary of 10 to 15 were as many as 6 (30%) people (Group. B), the remaining 3 people (15%) got results if they were above 15 (Group. C).
THE EFFECTIVENESS OF CROSSWORD PUZZLE METHOD TO INCREASE THE MOTIVATION IN SPEAKING ENGLISH FOR LPD EMPLOYEES Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Ayu Meitridwiastiti, Anak Agung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 4 (2023): LINGUISTIK: JURNAL BAHASA & SASTRA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i4.808-816

Abstract

Pelatihan berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris membutuhkan metode khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penerapan metode crossword puzzle terhadap hasil pelatihan berbicara bahasa Inggris bagi karyawan LPD (Lembaga Perkreditan Rakyat) di desa Guwang, Kabupaten Gianyar. Karyawan LPD tentu saja harus mempraktekkan cara berbicara yang tepat dan benar terutamanya  dengan hal-hal yang berhubungan dengan teknologi dan informasi setiap harinya. Dengan menguasai istilah-istilah teknologi dan informasi untuk bidang perbankan dan keuangan dianggap dapat meningkatkan kesadaran diri mereka sebagai karyawan LPD di era masyarakat 5.0 ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif model studi kasus dengan menggunakan desain pra-eksperimental dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawancara awal mengenai istilah-istilah teknologi informasi kepada 20 orang karyawan. Dengan demikian sampel penelitian adalah karyawan LPD di Desa Pekraman Guwang, Gianyar, yang terdiri dari beberapa tingkat pendidikan seperti SMA, SMK, Diploma dan Universitas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar teka-teki silang yang terdiri dari 20 kosakata yang berhubungan dengan istilah keuangan dan teknologi informasi dalam bahasa Inggris. Sedangkan data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data dengan model interaktif (Interactive Mode of Analysis). Tahapan dalam analisis data adalah Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode crossword puzzle berpengaruh dalam meningkatkan minat penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan meningkatkan rasa percaya diri karyawan. Hasil analisis data terdapat 11 orang (55%) yang hanya mendapatkan kosakata di bawah 10 buah (Kelompok A). Yang berhasil mendapatkan kosakata 10 sampai 15 sebanyak 6 (30%) orang (Kelompok. B), sisanya 3 orang (15%) mendapatkan hasil di atas 15 (Kelompok. C). 
THE USE OF ENGLISH-LANGUAGE STICKERS IN VIRAL EATERIES TO INCREASE YOUNG PEOPLE'S INTEREST IN LEARNING ENGLISH IN DENPASAR Sumartini, Ni Luh Putu Unix; Vinaya, Ni Luh Made; Utami, Luh Putu Rika
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): LITERA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v12i1.5372

Abstract

English is an international language that plays a vital role in the era of globalization, particularly in tourism, education, and the professional world. However, English proficiency among young people in Indonesia, including those in Denpasar, still faces several challenges. One major obstacle is limited vocabulary mastery, which hinders their ability to understand texts, follow conversations, and express ideas both orally and in writing. This condition often reduces students’ confidence to use English in daily communication. Therefore, innovative strategies are needed to enhance vocabulary acquisition in a simple, engaging, and youth-oriented way. This study introduces the use of English-language stickers as a medium for incidental learning in public spaces, specifically at three popular dining spots in Denpasar—Kopi Jaya, Nasi Jinggo Bu Jero, and Nasi Jinggo Gundul. These stickers serve not only as aesthetic elements but also as educational tools that present simple and contextual vocabulary that is easy to comprehend. Due to their visual and repetitive nature, as well as their closeness to young people’s social environments, the stickers are expected to stimulate intrinsic motivation and strengthen vocabulary internalization. The research applies a qualitative approach supported by simple quantitative data using a One-Group Pretest-Posttest design. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The objectives are to (1) identify factors contributing to low English vocabulary proficiency among young people in Denpasar, (2) examine the role of stickers as an incidental learning medium, and (3) evaluate the effectiveness of English stickers in public spaces in enhancing motivation to learn English. The findings are expected to contribute meaningfully to students by improving vocabulary and motivation, to teachers as an alternative non-formal learning strategy, and to future researchers as a reference for developing simple, low-cost, and impactful learning media that connect formal learning with real-life experiences.