Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPENSASI LANGSUNG DAN KOMPENSASI TIDAK LANGSUNG, PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Syifi Fauziyah; Ibnu Khayath Farisanu
Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.144 KB) | DOI: 10.55606/jupiman.v1i3.502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompensasi langsung, kompensasi tidak langsung serta kinerja karyawan Pada Departemen Quality Control PT Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Pada Departemen Quality Control PT Kideco Jaya Agung Kecamatan Batu Sopang Kabupaten Paser Kalimantan Timur yaitu 36 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner (angket) dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif persentase dan regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian ini diperoleh persamaan regresi linier berganda Y = 0,869 + 0,586 X1 + 0,197 X2. Dengan menggunakan SPSS 20. Hasil hipotesis uji F menunjukan Fhitung : 29,061 dengan tingkat signifikasi 0,000. Karena probabilitas signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan hasil hipotesis uji parsial untuk variabel kompensasi tidak langsung diperoleh thitung = 1,525 dengan nilai signifikansi sebesar 0,137 > 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukan bahwa secara parsial H2 yang menyatakan bahwa “Ada pengaruh yang tidak signifikan kompensasi tidak langsung secara parsial terhadap kinerja karyawan”, diterima. Dan untuk kompensasi langsung diperoleh thitung = 5,964 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Koefesien Determinasi diketahui bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,616. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kontribusi kompensasi langsung dan kompensasi tidak langsung terhadap kinerja karyawan secara simultan adalah 61,6 %.
The Role of Marketing Mix in Public Health Policy Implementation:A Systematic Review Ibnu Khayath Farisanu; Indri Farradina; Has’ad Rahman Attamimi
Brilliant International Journal Of Management And Tourism Vol. 5 No. 1 (2025): : Brilliant International Journal Of Management And Tourism
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/bijmt.v5i3.6719

Abstract

Effective implementation of public health policies requires strategic approaches to increase population engagement and behavior adoption. The marketing mix framework (4Ps: Product, Price, Place, Promotion) represents a systematic tool for optimizing policy implementation outcomes. A systematic review following PRISMA 2020 guidelines examined evidence from 2023-2024 on marketing mix applications in public health policy implementation. Electronic databases (PubMed, Scopus, Web of Science, Google Scholar) were searched, identifying 847 publications. After screening, 18 studies met inclusion criteria. Data extraction captured marketing mix elements employed, implementation contexts, and health outcomes. Included studies (n=18) predominantly addressed vaccination (n=9) and nutritional behavior change (n=4). Comprehensive integration of all four marketing mix elements produced substantially larger effect sizes (45-88% improvement in outcomes) compared with single-element interventions (15-25% improvement). Strategic product positioning, multi-layered price optimization, expanded place/distribution channels, and integrated promotional campaigns demonstrated synergistic effects in reducing implementation barriers and expanding population reach. Evidence strongly supports integration of marketing mix frameworks into public health policy design and implementation. Future research should examine cost-effectiveness and develop implementation toolkits for resource-constrained settings.