Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia Dalam Memberikan Pelayanan Masyarakat Di Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser Nuriyah Nuriyah; Karlina Karlina; Ainun Ainun; Istiqomah Istiqomah; Maulidia Setio Ningsih; Satrio Adi Purnomo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkm.v1i3.32

Abstract

Desa merupakan organisasi pemerintahan yang memiliki hak istimewa dalam mengurus sendiri urusan daerahnya termasuk urusan masyarakatnya. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menyebutkan bahwa desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan, dan kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat. Sebagai garda terdepan dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan umum di desa, Desa Senaken memiliki masalah SDM, aparat Desa Senaken masih belum sepenuhnya profesional. Latar belakang pendidikan yang sebagian besar hanya berada pada level menengah menjadi kendala utama dalam membaca kebutuhan publik yang wajib dilayani. Metode dalam proses edukasi ini adalah pemberian materi dan diskusi terkait dengan hal-hal yang menjadi tugas, fungsi dan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap perangkat desa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirasa memiliki banyak manfaat bagi perangkat Desa Senaken, dilihat dari bobot pertanyaan mereka yang memang sangat mendasar. Bagi perangkat desa edukasi ini sangat berguna dan berharap kedepannya akan terus diadakan sehingga mereka bisa terus menambah ilmu dan wawasan mengingat waktu dan dana mereka sangat terbatas untuk rutin mengkuti pelatihan pengembangan SDM. Edukasi yang didapatkan dalam pengabdian masyarakat ini akan diimplementasikan dalam prose pelayanan di Kantor Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.
PENGARUH PENGAWASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN PASIR BELENGKONG KABUPATEN PASER Istiqomah Istiqomah; Karlina Karlina; Suhendra Pahri
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jimeb.v2i1.549

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawasan kerja terhadap kinerja pegawai, dan mengetahui variabel yang dominan terhadap variabel kinerja pegawai. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian pada Kantor Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser. Seluruh responden berjumlah 49 orang responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini diperoleh persamaan dimana Y = 1,268 + 0,151 X1 + 0,065 X2 + 0,614 X3 - 0,203X4. Dapat diartikan bahwa setiap perubahan variabel Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4), berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y), jika variabel X atau bebas ditingkatkan satu satuan, maka variabel Y atau tidak bebas akan meningkat satu satuan. Berdasarkan penelitian ini diketahui nilai Koefisien Korelasi atau R sebesar 0,721 atau 72,1%, ini berarti tedapat hubungan yang kuat dari variabel pengawasan kerja (X) terhadap variabel kinerja pegawai (Y), sedangkan koefisien Determinasi sebesar 0,519 atau 51,9% artinya variabel kinerja pegawai (Y) dijelaskan oleh variabel pengawasan kerja (X) tang terdiri dari Penetapan standar kerja (X1), Pengukuran hasil kerja (X2), Tindakan koreksi/perbaikan (X3), dan Umpan balik (X4) sebesar 0,519 atau 51,9% sedangkan sisanya sebesar 49,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yaitu disiplin dan motivasi kerja. Nilai F hitung sebesar 11,890 sedangkan F tabel sebesar 2,58 maka F hitung > F tabel atau 11,890 > 2,58. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya Secara simultan variabel bebas berpengaruh positif terhadap variabel terikat. Diketahui bahwa nilai t hitung tertinggi adalah variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) yaitu sebesar 4,656, sedangkan signifikansi t tabel α = 5% dimana dengan perbandingan 0,000 < 0,05 , maka variabel Tindakan Koreksi/Perbaikan (X3) memiliki pegaruh dominan terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser.