Yundri Akhyar
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Pendidikan Tinggi ISLAM di Indonesia (Studi Kasus STIT AI-Kifayah Ke STAI AI-Kifayah) Alwan Hendri; A Andari; Yundri Akhyar
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami evolusi pendidikan tinggi Islam di Indonesia, dengan fokus khusus pada transformasi STIT AI-Kifayah menjadi STAI AI-Kifayah. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang dikombinasikan dengan studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui buku dan sumber lain yang relevan dengan subjek penelitian. Hasil penelitian ini menyoroti sejarah perkembangan pendidikan tinggi Islam di Indonesia, dimulai dari berdirinya ptain pada tahun 1951, diikuti oleh adia pada tahun 1957, IAIN pada tahun 1960, STAIN pada tahun 1997, dan UIN pada tahun 2002. Ditemukan bahwa pendidikan Islam semakin memperhatikan dinamika internal dan eksternal, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas dan kuantitas. Contoh spesifik dari evolusi ini adalah perubahan stit AI-Kifayah menjadi STAI AI-Kifayah, yang merupakan bagian dari tren peningkatan dan diversifikasi dalam pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
Teachers' Pre-Service Programs Curriculum to Prepare Professional Teachers at Education Faculties Yundri Akhyar
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol. 6 No. 2 (2023): IJIEM
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The competency of teachers has a significant impact on the quality of education. The Education Faculties should prepare the teacher to be a professional teacher. The research aim is to find out the the program should pre-service program at faculties to ensure the qualified teacher in the future.The research methodology relies on a review of the relevant literature. The research findingwere the curriculum of the Teachers’ Pre-Service program should be considered are pedagogy and instructional strategies, subject matter expertise, child development and educational psychology, inclusive education, classroom management, assessment and evaluation, teaching practicum, ethics and professionalism, digital literacy and educational technology by combining theoretical knowledge and practical experiences, the teachers'' pre-service program at faculties of education prepares aspiring teachers to become certified educators.
Integrasi Konsep Tarbiyah, Ta'lim, dan Ta'dib dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Lembaga Pendidikan Islam Penri Anto; Yundri Akhyar; Parlindungan Simbolon
Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/ja.v5i1.1015

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tiga konsep utama yang saling berkaitan, yaitu tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Namun, dalam praktiknya ketiga konsep ini sering dipahami secara parsial sehingga tujuan pendidikan Islam belum sepenuhnya tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna, perbedaan konseptual, serta hubungan fungsional antara tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib dalam membentuk manusia berilmu dan berakhlak mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Data dianalisis secara kualitatif melalui proses kategorisasi, interpretasi, dan sintesis konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta’lim berfokus pada proses pemberian ilmu pengetahuan, tarbiyah pada pembinaan dan pengembangan kepribadian secara komprehensif, sedangkan ta’dib menekankan pembentukan adab dan moralitas. Ketiganya membentuk satu kesatuan yang utuh dalam sistem pendidikan Islam. Kesimpulannya, pendidikan Islam ideal harus mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan moral secara harmonis melalui penerapan konsep tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib secara simultan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya reorientasi kurikulum, metode pembelajaran, dan tujuan pendidikan Islam agar lebih menekankan pembentukan manusia berilmu, berakhlak, dan beradab sesuai nilai-nilai Islam.